21:10 | 1 November 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Perkuat Ekonomi Masyarakat Kawasan Hutan dengan Bimtek Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial     

redaktur by redaktur
23 January 2026 | 06:51
in Pemerintahan
Reading Time: 3min read
0
Gubernur

Gubernur Mahyeldi membuka Bimtek Penyusunan RUPS, Kamis (22/1/2026), di Padang.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Peran perhutanan sosial sebagai instrumen strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan, terus diperkuat. Langkah itu dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial (RUPS).

Terhadap itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, Bimtek menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas kelompok pengelolaan usaha perhutanan sosial agar lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Baca Juga

Retreat ASn

ASN Bukan Sekadar Terima Gaji, Wabup Ahmad Fadly Ingatkan Integritas dan Bahaya Judol-Pinjol

1 November 2026
Nagari Creative Hub

Luncurkan Nagari Creative Hub, Annisa dan Vasko Tantang UMKM Nagari Sungai Duo Bersaing di Pasar Digital

31 October 2026

“Dengan bimtek ini, diharapkan kapasitas kelompok pengelolaan usaha perhutanan sosial di Sumatera Barat semakin meningkat, sekaligus mampu mengembangkan bidang usaha yang benar-benar dibutuhkan pasar,” ujar Gubernur Mahyeldi dihadapan peserta Bimtek Penyusunan RUPS, Kamis (22/1/2026), di Padang.

Gubernur menegaskan, perhutanan sosial di Sumbar tidak lagi dipandang semata sebagai program pengelolaan hutan, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Perhutanan sosial merupakan solusi strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan, agar tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kebijakan perhutanan sosial, lanjut Mahyeldi, masyarakat diberikan ruang dan kepercayaan untuk mengelola kawasan hutan secara mandiri, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Gubernur juga mengungkapkan, hingga saat ini luasan perhutanan sosial di Sumbar telah mencapai 340 ribu hektare. Capaian tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap upaya pelestarian hutan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, sejak tahun 2025, rata-rata pendapatan petani hutan di Sumbar tercatat mencapai Rp3,1 juta per bulan.

Menurut Mahyeldi, keberhasilan perhutanan sosial sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan di tingkat Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Oleh karena itu, penyusunan RUPS menjadi tahapan penting dalam memperkuat perencanaan usaha, tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan daya saing produk hasil hutan.

“Kami mendorong pengelola KPS dan KUPS untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses pasar. Dengan pengelolaan yang baik dan berorientasi usaha, perhutanan sosial dapat membuka lapangan kerja baru serta memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan RUPS ini diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar selama dua hari ini, bertujuan memperkuat kelembagaan dan usaha KPS/KUPS, mendorong peningkatan level KUPS dari Silver ke Gold maupun dari Gold ke Platinum, serta mendukung pencapaian Rencana Operasional FOLU Net Sink 2030.

Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 60 pengelola KPS/KUPS level Silver dan Gold yang berasal dari 30 kelompok dengan beragam komoditas, seperti ekowisata, agroforestri kopi dan durian, madu, pengolahan pangan lokal, gaharu, serta rotan. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 30 pendamping KPS/KUPS yang berasal dari penyuluh kehutanan ASN serta NGO/CSO.

Gubernur berharap, melalui kegiatan ini dapat dihasilkan dokumen RUPS yang matang dan siap disahkan, penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan kualitas dan daya saing produk, serta terwujudnya pengelolaan hutan yang semakin lestari dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan atau yang mewakili, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Kepala UPTD PLUT Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh peserta Bimbingan Teknis Penyusunan RUPS.

(Ismardi/*)

Tags: Bimtek Penyusunan RUPSEkonomi MasyarakatGubernur MahyeldiMasyarakat sekitar kawasan hutan
SendShareTweet

BeritaTerkait

Retreat ASn

ASN Bukan Sekadar Terima Gaji, Wabup Ahmad Fadly Ingatkan Integritas dan Bahaya Judol-Pinjol

1 November 2026
Nagari Creative Hub

Luncurkan Nagari Creative Hub, Annisa dan Vasko Tantang UMKM Nagari Sungai Duo Bersaing di Pasar Digital

31 October 2026

300 Keluarga di Enam Kelurahan Payakumbuh Masuk Peta Kerentanan Pangan, Pemko Turun Tangan

31 October 2026

Bupati Eka Putra Pasang Lima Komitmen, Pungli dan Kebocoran PAD Tak Boleh Terjadi

31 October 2026

Eka Putra Perkuat Disiplin dan Solidaritas ASN: Jangan Kompak Hanya Saat Retreat!

31 October 2026

Pemkab Dharmasraya Perkuat Benteng Hukum, Kejari Siap Kawal Kebijakan dan Pembangunan Daerah

31 October 2026

POPULAR

bantuan seragam sekolah

Wabup Solok Selatan: Penerima Seragam Gratis Hari Ini, Calon Pemimpin Daerah Esok Hari

27 October 2026
Anando Putra Demas

Anando Putra Demas Pimpin Gebrakan Hukum di Kampar, Hadirkan Hakim dan Kanwil Kemenkum Riau ke Desa

28 October 2026
MAN 2 Solok

Perkuat Sinergi Pendidikan, MAN 2 Solok Rangkul Orang Tua Lewat Program Parenting

28 October 2026
Tani Merdeka Indonesia

Petani Masih Dihantui Krisis Air, Tani Merdeka Kota Solok Ditantang Hadirkan Solusi Nyata

29 October 2026
Silek Pangian Langkah Ampek Resmi Dibuka, Koto Hilalang Hidupkan Kembali Warisan Leluhur Minangkabau

Silek Pangian Langkah Ampek Resmi Dibuka, Koto Hilalang Hidupkan Kembali Warisan Leluhur Minangkabau

24 October 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • 502 Pembalap Panaskan Batusangkar Cup Race 2026, Ribuan Penonton Tumpah Ruah di Cindua Mato
  • ASN Bukan Sekadar Terima Gaji, Wabup Ahmad Fadly Ingatkan Integritas dan Bahaya Judol-Pinjol
  • Rp13,4 Miliar Mengalir ke Asam Jujuhan, Perjuangan Bupati Annisa Buka Harapan Baru Petani Sawit
  • Jejak Curanmor Pasar Ibuh Mengarah ke Tarok, Polisi Amankan Pria 31 Tahun dan Dua Sepeda Motor
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In