Beritanda.net – Deru mesin balap memecah suasana di jantung Kota Batusangkar. Ribuan pasang mata tertuju ke lintasan ketika 502 pembalap dari berbagai penjuru Sumatera ambil bagian dalam Batusangkar Cup Race 2026. Ajang adu kecepatan yang mempertandingkan 17 kelas ini bukan sekadar menghadirkan tontonan memacu adrenalin, tetapi juga membawa misi menekan balap liar, mencetak bibit pembalap berprestasi, dan menggairahkan perekonomian masyarakat.
Kejuaraan yang dipusatkan di Sirkuit Nonpermanen Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, Minggu (1/11/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati kawasan Lapangan Cindua Mato. Mereka datang menyaksikan persaingan para pembalap yang menguji kemampuan dan ketangguhan di lintasan, baik pada kategori motor 2 tak maupun 4 tak.
Tak hanya menjadi magnet bagi pecinta otomotif, kejuaraan yang berlangsung selama dua hari itu juga menjadi momentum bagi Tanah Datar untuk memperlihatkan potensinya sebagai daerah penyelenggara kompetisi olahraga otomotif.

Dari Jalanan ke Arena Prestasi
Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan, Batusangkar Cup Race bukan sekadar panggung adu kecepatan. Lebih dari itu, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengasah bakat, meningkatkan keterampilan, dan meniti jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Menurutnya, pembinaan pembalap melalui kompetisi resmi menjadi salah satu langkah penting agar potensi anak muda di bidang otomotif dapat berkembang secara terarah.
“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pembalap, baik dari Sumatera Barat maupun provinsi lainnya. Kejuaraan ini sangat diminati para pembalap dari berbagai daerah di Sumatera. Semoga melalui ajang ini, kalian semakin berkembang dan sukses hingga ke tingkat nasional,” ujar Eka Putra.
Ia berharap, kejuaraan tersebut mampu melahirkan pembalap-pembalap potensial yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di berbagai kompetisi nasional.
Bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kehadiran Batusangkar Cup Race juga menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat, khususnya komunitas dan pecinta olahraga otomotif yang membutuhkan wadah kompetisi resmi.

Di balik ketatnya persaingan para pembalap, Eka Putra melihat peluang lain yang tidak kalah penting, yakni dampak penyelenggaraan kegiatan terhadap perekonomian masyarakat.
Kehadiran pembalap, kru, dan ribuan penonton diharapkan memberikan peluang usaha bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Kita berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah,” katanya.
Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, IMI Sumbar, IMI Tanah Datar, para sponsor, khususnya Bank Nagari, serta masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Namun, di tengah tingginya antusiasme penonton, Bupati mengingatkan satu hal yang tidak boleh diabaikan: keselamatan.
Ia meminta seluruh masyarakat mematuhi ketentuan pengamanan, tidak melintasi pembatas, serta tidak menyeberangi lintasan saat perlombaan berlangsung.
“Kejuaraan ini memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi. Karena itu, saya mengingatkan seluruh penonton agar mematuhi aturan dan tidak melewati pembatas demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Batusangkar Cup Race 2026, Ary Andre Jr, mengungkapkan bahwa kejuaraan tersebut diikuti 502 pembalap dari berbagai daerah di Sumatera.
Para peserta berlaga dalam 17 kelas perlombaan yang meliputi kategori motor 2 tak dan 4 tak.
Menurut Andre, penyelenggaraan kejuaraan ini memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar mencari pembalap tercepat. Salah satu misi utamanya adalah menyediakan arena kompetisi resmi bagi generasi muda sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan aksi balap liar.
Melalui kompetisi yang terorganisasi, para pecinta kecepatan diharapkan dapat menyalurkan minat dan bakatnya dalam kegiatan yang memiliki aturan dan memperhatikan aspek keselamatan.
Andre juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, unsur Forkopimda, Bank Nagari, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga otomotif tersebut turut datang dari Bank Nagari.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Chandra menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Ketua Pelaksana Ary Andre Jr sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Batusangkar Cup Race 2026.
Pembukaan kejuaraan juga dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Ketua Harian IMI Sumbar, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.
Dengan ratusan pembalap dan ribuan penonton yang meramaikan Lapangan Cindua Mato, Batusangkar Cup Race 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai pesta otomotif sesaat. Ajang ini membawa harapan lahirnya pembalap berprestasi, berkurangnya aksi balap liar, serta terbukanya peluang ekonomi bagi masyarakat Tanah Datar.
(Irfan)







