Beritanda.net – Semen Padang FC akhirnya menemukan jalan kembali menuju kemenangan. Setelah melewati periode sulit, Kabau Sirah bangkit dengan menaklukkan Persiku Kudus 2-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (24/10/2026) malam.
Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi kemenangan perdana Stefano “Teco” Cugurra sejak menangani tim kebanggaan Ranah Minang tersebut.
Dua gol kemenangan Semen Padang FC dicetak Savio Roberto melalui titik penalti pada menit ke-45 dan Stefano Lilipaly pada menit ke-65. Sementara itu, Persiku sempat menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh Muhammad Isa pada menit ke-54.
Kemenangan ini menjadi jawaban atas tekanan yang menghampiri Kabau Sirah setelah serangkaian hasil kurang memuaskan. Tambahan tiga poin sekaligus mengangkat kepercayaan diri tim untuk kembali bersaing di papan klasemen.
Sebelum menundukkan Persiku, Semen Padang FC melewati periode sulit dengan hasil imbang 1-1 melawan PSIS Semarang, kalah 0-1 dari PSPS Pekanbaru, takluk 1-2 dari Persikad Depok, serta bermain imbang 1-1 kontra PSMS Medan.
Di sisi lain, Persiku Kudus semakin terpuruk. Tim tersebut belum juga meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan yang telah dijalani, dengan catatan satu hasil imbang dan enam kekalahan.
Tambahan tiga poin membuat Semen Padang FC mengoleksi 10 poin dari tujuh pertandingan dan untuk sementara naik satu tingkat ke posisi kelima klasemen. Puncak klasemen masih ditempati PSPS dengan 18 poin setelah menang 3-2 atas Persikad Depok.
Savio Buka Jalan, Lilipaly Jadi Pembeda
Pertandingan berjalan hati-hati sejak menit awal. Kedua tim tampak berusaha membangun permainan tanpa mengambil terlalu banyak risiko. Namun, Semen Padang FC perlahan mulai menemukan celah untuk menekan pertahanan tuan rumah.
Peluang pertama Kabau Sirah hadir pada menit ke-13 melalui Risman Maring. Tembakannya dari dalam kotak penalti masih mampu diamankan penjaga gawang Persiku, M. Ridwan.
Persiku merespons lima menit kemudian lewat sepakan Ivan Veras, tetapi bola masih melebar. Semen Padang kembali mengancam melalui sundulan Elisio Batista pada menit ke-19, meski belum membuahkan hasil.
Memasuki pertengahan babak pertama, Kabau Sirah mulai mengendalikan ritme permainan. Pada menit ke-34, Batista memperoleh peluang melalui tendangan voli setelah menerima umpan Novri Setiawan. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar.
Dua menit berselang, Savio Roberto melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi belum menemui sasaran. Persiku juga sempat mengancam melalui situasi sepak pojok pada menit ke-38, namun peluang tersebut gagal dimaksimalkan.
Semen Padang terus menekan menjelang turun minum. Sundulan Igor Cukovic pada menit ke-40 dan tandukan Batista semenit kemudian belum mampu memecah kebuntuan.
Tekanan Kabau Sirah akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-43, wasit menunjuk titik putih setelah umpan Novri Setiawan di dalam kotak penalti mengenai tangan pemain belakang Persiku.
Savio Roberto yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-45. Gol tersebut membawa Semen Padang FC menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Persiku meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Muhammad Isa melihat posisi penjaga gawang Semen Padang yang berada di luar sarangnya.
Tanpa ragu, Isa melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur masuk ke gawang Kabau Sirah. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Semen Padang tak membiarkan momentum beralih terlalu lama ke kubu lawan. Teco memasukkan Stefano Lilipaly untuk menggantikan Risman Maring. Keputusan tersebut terbukti tepat.
Pada menit ke-65, sundulan Elisio Batista menghasilkan bola muntah di dalam kotak penalti. Lilipaly menyambutnya dengan tembakan kaki kanan, tetapi M. Ridwan masih mampu menepis bola.
Bola kembali jatuh ke kaki Lilipaly. Kali ini, pemain tersebut melepaskan tembakan menggunakan kaki kiri yang tak mampu dibendung penjaga gawang Persiku. Gol! Semen Padang kembali unggul 2-1.
Gol tersebut menjadi titik penting bagi Kabau Sirah untuk menjaga kendali pertandingan. Pada menit ke-71, Lilipaly kembali mengancam melalui tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola melebar tipis dari tiang gawang.
Persiku belum menyerah. Pada menit ke-77, tuan rumah memperoleh peluang melalui tembakan dari dalam kotak penalti. Penjaga gawang Semen Padang berhasil menepis bola sebelum membentur mistar gawang.
Dua menit berselang, giliran Semen Padang yang nyaris menambah keunggulan. Ilija Spasojevic, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyambut umpan Rezaldi Henusa. Namun, bola hanya membentur tiang gawang Persiku.
Memasuki menit-menit akhir, Persiku terus menggempur pertahanan Kabau Sirah demi mencari gol penyeimbang. Salah satu peluang pada menit ke-86 berhasil digagalkan setelah Igor Cukovic membuang bola muntah dari dalam kotak penalti.
Wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Persiku meningkatkan tekanan, sedangkan Semen Padang berupaya mempertahankan keunggulan melalui penguasaan bola dan serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Semen Padang FC. Kabau Sirah pun meninggalkan Bantul dengan tiga poin penting, sekaligus mengakhiri periode sulit dan membuka lembaran baru bersama Teco.
(Arif M)






