Beritanda.net – Keselamatan penonton dan pembalap menjadi perhatian serius Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menjelang gelaran Batusangkar Cup Race 2026. Ia tak ingin kejuaraan balap motor yang berlangsung di jantung Kota Batusangkar itu justru menyisakan insiden akibat lemahnya pengamanan dan kelalaian panitia.
Bupati Eka Putra secara tegas meminta seluruh panitia memperketat pengawasan, terutama di kawasan tikungan dan pintu masuk lintasan yang rawan dimasuki penonton. Targetnya jelas: Batusangkar Cup Race 2026 sukses digelar tanpa insiden atau zero incident.
Penegasan tersebut disampaikan Eka Putra saat memimpin rapat final persiapan Batusangkar Cup Race 2026 di Gedung Indojolito, Batusangkar, Kamis (29/10/2026). Kejuaraan dijadwalkan berlangsung Minggu (1/11/2026) di sirkuit nonpermanen Lapangan Cindua Mato, Batusangkar.
Rapat itu turut dihadiri Kabag Ops Polres Tanah Datar, Dandim 0307 Tanah Datar, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta panitia pelaksana.
Eka Putra mengingatkan, pengalaman menggelar kejuaraan serupa pada tahun-tahun sebelumnya tidak boleh membuat panitia lengah. Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan terkendali.
“Semua tentu berharap kegiatan ini sukses dan selamat, baik bagi penonton maupun pembalap. Walaupun sudah sering kita laksanakan, kita tetap harus berhati-hati. Semua panitia harus jelas siapa mengerjakan apa dan bertanggung jawab atas apa,” tegasnya.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan Bupati adalah kebiasaan penonton yang memasuki area lintasan ketika balapan berlangsung. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya, terutama di titik tikungan dan pintu masuk lintasan yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.
Karena itu, panitia diminta mengevaluasi kelemahan penyelenggaraan sebelumnya dan memastikan tidak ada celah bagi penonton untuk menerobos area balapan.
Tak hanya pengamanan lintasan, persoalan parkir kendaraan juga menjadi perhatian. Eka secara khusus melarang kawasan depan SMP Negeri 1 Batusangkar dijadikan lokasi parkir karena jalur tersebut merupakan akses utama ambulans menuju RSUD jika terjadi kecelakaan atau kondisi darurat.
Menurutnya, jalur evakuasi harus benar-benar steril. Jangan sampai ketika pertolongan medis dibutuhkan, ambulans justru terhambat oleh kendaraan yang parkir sembarangan.
Eka menjelaskan, Batusangkar Cup Race bukan semata-mata ajang adu kecepatan, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan wadah resmi bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga otomotif.
Melalui kejuaraan tersebut, pemerintah berharap aksi balap liar dapat ditekan karena para pembalap memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan kemampuan melalui kompetisi yang terorganisasi.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program kita agar balap liar bisa berkurang. Karena itu, kita fasilitasi melalui kejuaraan resmi Batusangkar Cup Race sehingga pembalap maupun penonton bisa menyalurkan minatnya dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh panitia, OPD terkait, serta unsur pengamanan menjaga kekompakan dan membangun komunikasi cepat apabila ditemukan kendala selama kegiatan berlangsung.
“Panitia harus kompak. Jika ada masalah, segera komunikasikan dengan panitia lainnya dan OPD terkait. Kita ingin kegiatan ini sukses bersama dengan harapan zero insiden,” tegas Eka.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Tanah Datar mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan kejuaraan agar tertib berlalu lintas dan memastikan kendaraan dilengkapi sesuai ketentuan. Ia juga mengingatkan bahwa kepolisian saat ini tengah melaksanakan Operasi Singgalang.
Dandim 0307 Tanah Datar turut menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Batusangkar Cup Race 2026 dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta kondusif.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Andre menyampaikan, kejuaraan tahun ini akan mempertandingkan 17 kelas dengan peserta dari sejumlah daerah, di antaranya Sumatera Barat dan Riau.
Ia berharap dukungan seluruh pihak, baik panitia, pemerintah daerah, aparat keamanan maupun masyarakat, sehingga Batusangkar Cup Race 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga otomotif, tetapi juga mampu memberikan tontonan menarik tanpa mengabaikan keselamatan.
(Irfan)







