Beritanda.net – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mendorong terwujudnya birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja. Komitmen itu kembali ditegaskan Bupati Solok Selatan H. Khairunas saat melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Selasa (29/9/2026).
Dalam sambutannya, Khairunas menegaskan bahwa proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah dilakukan secara profesional dan tidak didasarkan pada intervensi, tekanan, maupun kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Saya ingin menegaskan sejak awal, bahwa pelantikan ini tidak dilandasi oleh intervensi dari pihak mana pun. Tidak ada tekanan, tidak ada titipan, dan tidak ada kepentingan pribadi ataupun kelompok,” tegas Khairunas.
Menurutnya, pengisian jabatan dilakukan melalui sistem manajemen talenta dengan mempertimbangkan berbagai aspek, di antaranya kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta rekam jejak masing-masing aparatur.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membangun tata kelola birokrasi yang bersih sekaligus memastikan setiap aparatur sipil negara (ASN) memperoleh ruang pengabdian sesuai kemampuan dan potensi yang dimilikinya.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara ditempatkan sesuai dengan kompetensinya, sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, bukan karena faktor kedekatan, hubungan kekeluargaan, maupun pertimbangan non-profesional lainnya,” ujarnya.

Jabatan Bukan Hadiah
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Khairunas mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Jabatan, katanya, tidak semestinya dipandang sebagai hadiah maupun sekadar kebanggaan, melainkan sebagai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan dan hasil kerja terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, bukan hadiah. Jabatan adalah tanggung jawab, bukan sekadar kebanggaan,” katanya.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik segera menunjukkan kinerja terbaik dengan menjunjung tinggi integritas, dedikasi, dan loyalitas kepada negara, pemerintah daerah, serta masyarakat Solok Selatan.
Menurut Khairunas, ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat. Kondisi tersebut menuntut aparatur untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, menghadirkan inovasi, serta membangun kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Pola kerja lama yang tidak efektif harus ditinggalkan. Mari kita bangun budaya kerja yang profesional, disiplin dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Lebih lanjut, Khairunas menegaskan bahwa penempatan seseorang dalam jabatan bukanlah akhir dari proses penilaian. Kinerja dan integritas pejabat akan terus menjadi bagian dari evaluasi pemerintah daerah secara objektif dan berkelanjutan.
Ia memastikan aparatur yang mampu menunjukkan kinerja dan integritas akan memiliki kesempatan untuk terus berkembang. Sebaliknya, pejabat yang tidak mampu memenuhi tuntutan kinerja akan dievaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Inilah wujud keadilan dalam birokrasi yang ingin kita bangun bersama,” pungkas Khairunas.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Solok Selatan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, kepala perangkat daerah, camat, serta jajaran aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
(Irman Kuto)







