21:24 | 30 October 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Pertanian

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana, Gubernur Mahyeldi Motivasi Gerakan Tanam Serempak di Agam

redaktur by redaktur
1 May 2026 | 10:44
in Pertanian
Reading Time: 3min read
0
Tanam Padi

Gubernur Mahyeldi ikuti tanam padi dilahan terdampak bencana guna mengantisipasi kekeringan

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Pemerintah mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare yang dilaksanakan di berbagai daerah secara nasional, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ikut turun langsung menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare yang dipusatkan di Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga

Tani Merdeka Indonesia

Kapolres Solok Kota Gandeng Tani Merdeka, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

21 October 2026
Jelang Pelantikan 28 Oktober, Tani Merdeka Indonesia Kota Solok Perkuat Sinergi dengan Pemko untuk Sejahterakan Petani

Jelang Pelantikan 28 Oktober, Tani Merdeka Indonesia Kota Solok Perkuat Sinergi dengan Pemko untuk Sejahterakan Petani

20 October 2026

Program nasional yang dilaksanakan secara serentak di 25 provinsi ini menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan, khususnya di tengah ancaman kekeringan yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Di Sumbar 7.000 Hektare

Gubernur Mahyeldi mengatakan Sumbar menjadi salah satu daerah yang terdampak cukup besar akibat bencana hidrometeorologi. Ribuan hektare sawah mengalami kerusakan, hingga saat ini upaya rehabilitasi dan percepatan tanam terus dilakukan Pemerintah Daerah dan Kementerian Pertanian dengan progres yang cukup baik.

“Yang terdampak di Sumatera Barat lebih kurang 7.000 hektare. Untuk kategori ringan dan sedang sekitar 3.902 hektare. Alhamdulillah rehabilitasi sudah mencapai sekitar 62 persen dan yang sudah ditanami hampir 50 persen,” ujar Mahyeldi.

Seiring dengan capaian tersebut, Mahyeldi menegaskan, pihaknya terus mendorong upaya percepatan tanam agar lahan yang telah dipulihkan segera kembali produktif dan tidak terbengkalai.

“Penanaman kembali lahan yang telah dipulihkan harus cepat, supaya ketersediaan pangan, khususnya beras tetap aman,” kata Mahyeldi.

Selain percepatan tanam, langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah menindaklanjuti arahan Kementerian Pertanian dengan memetakan wilayah rawan kekeringan agar musim tanam tidak terganggu.

“Arahan Pak Sekjen segera kita tindak lanjuti supaya pada Agustus nanti tidak terdampak kekeringan dan kita bisa panen tepat waktu,” ujarnya.

Dengan langkah tersebut, Sumbar diharapkan dapat terus mendukung target nasional swasembada pangan melalui percepatan rehabilitasi lahan dan optimalisasi areal pertanian produktif.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti yang memimpin langsung pelaksanaan gerakan tanam di Kabupaten Agam, menegaskan pentingnya percepatan penanaman pada lahan yang telah siap.

Ia menjelaskan, total 50.000 hektare lahan yang ditanami terdiri dari 5.000 hektare lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR), 43.000 hektare lahan Optimasi Lahan (Oplah), serta lahan terdampak bencana di Sumbar yang telah direhabilitasi.

“Lahan yang sudah siap tanam harus segera ditanami. Tidak boleh menunggu terlalu lama karena nanti kembali ditumbuhi semak dan tidak produktif,” tegas Idha Widi Arsanti.

Menurutnya, percepatan tanam merupakan bagian dari strategi nasional untuk menjaga produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis menyampaikan pemulihan sawah terdampak bencana di daerahnya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama akibat ancaman longsor susulan.

Dari sekitar 1.700 hektare lahan terdampak, sebagian telah mulai kembali ditanami dan kini memasuki usia tanam sekitar satu bulan. Proses rehabilitasi dilakukan melalui pola padat karya dengan skema bantuan yang langsung ditransfer ke rekening kelompok tani tanpa perantara.

“Dana bantuan langsung masuk ke rekening kelompok tani. Mereka mengelola sendiri, termasuk menyewa alat. Jadi perputaran ekonomi langsung dirasakan masyarakat,” ujar Bupati Agam.

Namun demikian, ancaman sedimentasi dari perbukitan saat hujan deras masih berpotensi menimbun kembali sawah yang telah diperbaiki. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Agam mengusulkan tambahan alat berat, khususnya ekskavator mini, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kerusakan tidak kembali meluas.

(Melatisan/*)

Tags: Antisipasi Musim kemarauKabupaten AgamLahan Terdampak BencamaTanam Padi serentaj
SendShareTweet

BeritaTerkait

Tani Merdeka Indonesia

Kapolres Solok Kota Gandeng Tani Merdeka, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

21 October 2026
Jelang Pelantikan 28 Oktober, Tani Merdeka Indonesia Kota Solok Perkuat Sinergi dengan Pemko untuk Sejahterakan Petani

Jelang Pelantikan 28 Oktober, Tani Merdeka Indonesia Kota Solok Perkuat Sinergi dengan Pemko untuk Sejahterakan Petani

20 October 2026

Bibit Jagung PT CMK Dilepas ke Makasar, Bupati Solok Garap 2.300 Hektare untuk Genjot Ekonomi Daerah

16 October 2026

Target 13 Ton per Hektare, Dharmasraya Gaspol Modernisasi Pertanian Lewat PM-AAS

1 October 2026

Banjir Bandang Rusak Sawah Warga Kayu Aro, Bupati Solok Perintahkan Pemulihan Dipercepat

30 September 2026

Dari Solok Menembus Nasional, PT CMK Bidik Produksi 3.000 Ton Benih Jagung Hibrida PS 08 pada 2027

24 September 2026

POPULAR

Silek Pangian Langkah Ampek Resmi Dibuka, Koto Hilalang Hidupkan Kembali Warisan Leluhur Minangkabau

Silek Pangian Langkah Ampek Resmi Dibuka, Koto Hilalang Hidupkan Kembali Warisan Leluhur Minangkabau

24 October 2026
bantuan seragam sekolah

Wabup Solok Selatan: Penerima Seragam Gratis Hari Ini, Calon Pemimpin Daerah Esok Hari

27 October 2026
Anando Putra Demas

Anando Putra Demas Pimpin Gebrakan Hukum di Kampar, Hadirkan Hakim dan Kanwil Kemenkum Riau ke Desa

28 October 2026
Tani Merdeka Indonesia

Petani Masih Dihantui Krisis Air, Tani Merdeka Kota Solok Ditantang Hadirkan Solusi Nyata

29 October 2026
MAN 2 Solok

Perkuat Sinergi Pendidikan, MAN 2 Solok Rangkul Orang Tua Lewat Program Parenting

28 October 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Ancaman Banjir Mengintai Akhir Tahun, Sekda Dharmasraya Cek Kesiapan Armada BPBD
  • Rp 6,7 Miliar Mengalir ke Asam Jujuhan, Jalan hingga Fasilitas Publik Dikebut Bupati Annisa
  • Dana CSR Bank Nagari Mengalir di Dharmasraya, 211 Siswa Berprestasi Terima Beasiswa
  • Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh: Jangan Jadi Penonton, Saatnya Turun Tangan!
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In