Beritanda.net – Ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda Sumatera Barat hingga penghujung 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Mengantisipasi potensi banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya, kesiapan personel, armada, hingga logistik penanggulangan bencana mulai dipastikan.
Langkah antisipasi itu dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos, M.Si, dengan turun langsung mengecek kesiapan peralatan logistik dan armada operasional di markas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Rabu (28/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Medison didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dharmasraya, Martin Efendi. Kedatangan rombongan disambut Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Suherman Junaidi, yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ardianus Efendi.
Sejumlah sarana penanggulangan bencana menjadi perhatian Sekda, mulai dari perahu karet untuk evakuasi, mobil operasional penyelamatan (rescue), mobil dapur umum lapangan, hingga tenda darurat. Seluruh fasilitas tersebut diperiksa untuk memastikan berada dalam kondisi layak dan dapat segera dioperasikan ketika situasi darurat terjadi.
“Kita tentu berharap tidak terjadi hal buruk yang tidak diinginkan. Namun, untuk mengantisipasi segala kemungkinan, kesiapan harus dilakukan sejak dini, baik dari sisi personel maupun sarana prasarana yang berfungsi optimal di lapangan,” tegas Medison.

Menurutnya, berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Sumatera Barat telah memasuki musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem hingga akhir tahun. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman banjir di kawasan yang rawan terdampak luapan sungai.
Medison juga meminta jajaran BPBD tidak hanya memastikan kesiapan peralatan, tetapi meningkatkan pemetaan kawasan rawan bencana, menjaga ketersediaan logistik, serta memperkuat koordinasi dengan relawan di tingkat nagari.
Komunikasi dan jalur koordinasi, katanya, harus dipastikan berjalan lancar selama 24 jam sehingga setiap informasi mengenai potensi maupun kejadian bencana dapat segera direspons.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, khususnya warga yang bermukim di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan banjir. Masyarakat diminta segera melaporkan tanda-tanda ancaman bencana kepada BPBD agar langkah penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
(Afriza Dedek)







