Beritanda.net – Banjir bandang yang menerjang kawasan Kayu Aro, Kabupaten Solok, turut berdampak terhadap areal persawahan masyarakat. Untuk memastikan luasan dampak sekaligus melihat kondisi lahan secara langsung, Bupati Solok Jon Firman Pandu meninjau areal persawahan warga yang terdampak bencana tersebut, Selasa (29/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi lahan pertanian sekaligus memastikan langkah penanganan dan pemulihan dapat segera dilakukan.
Di lokasi, Bupati Solok melihat langsung kondisi sawah yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang. Bencana tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap lahan pertanian yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga.
Jon Firman Pandu meminta jajaran terkait bergerak cepat dan melakukan penanganan secara terkoordinasi. Menurutnya, pemulihan lahan pertanian harus dipercepat agar masyarakat tidak terlalu lama menunggu untuk kembali mengolah sawah mereka.
“Kita minta segera dilakukan langkah-langkah pemulihan terhadap sawah masyarakat yang terdampak. Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu untuk bisa kembali mengolah lahannya,” ujar Bupati Solok.

Selain penanganan di lapangan, Bupati juga meminta dilakukan pendataan secara menyeluruh terhadap areal persawahan yang mengalami kerusakan.
Pendataan tersebut diperlukan untuk memastikan luasan lahan terdampak sekaligus menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan penanganan dan bentuk dukungan yang akan diberikan kepada masyarakat.
Untuk mendukung pemulihan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Solok juga akan memberikan dukungan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) bagi lahan pertanian terdampak yang masih memungkinkan untuk dipulihkan.
Bupati berharap percepatan penanganan dan dukungan program Oplah dapat membantu mengembalikan produktivitas lahan pertanian masyarakat di Kayu Aro, sehingga sawah yang terdampak dapat kembali ditanami.
“Yang terpenting sekarang bagaimana sawah masyarakat ini bisa segera dipulihkan dan kembali bisa ditanami. Pemerintah akan mendorong percepatan penanganannya,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Solok didampingi Kepala Dinas Pertanian Deslirizaldi dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul.
(Irman Kuto)







