23:51 | 27 September 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Padang Didorong Jadikan Kuliner sebagai Mesin Ekonomi dan Jalan Menuju Kota Gastronomi Dunia

redaktur by redaktur
13 August 2026 | 16:54
in Sosial Budaya
Reading Time: 4min read
0
Kota Padang

Suasana unik makan bajamba di Kota Padang

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendorong Kota Padang menjadikan kekuatan kuliner tidak sekadar sebagai identitas daerah, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi, pariwisata dan kebudayaan untuk menembus panggung gastronomi dunia.

Popularitas masakan Padang dinilai telah menjadi modal besar. Namun, kekuatan tersebut harus dibarengi peningkatan mutu, keamanan pangan, pelestarian budaya serta dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga

PWI Paliko

Tiga Belas Suara Mengantarkan Popon Kembali ke Kursi Ketua PWI Paliko

27 September 2026
Wapres Gibran

Wapres Perintahkan Dokter Pribadinya Tangani Warga Sakit di Posko Pengungsian Solok

26 September 2026

Pesan itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Jasman Datuak Bandaro Bendang saat menghadiri Padang Bajamba: Taste of Padang Experience 2026 “Road to Gastronomy City”, rangkaian Hari Jadi Kota Padang ke-357 di Gedung Bagindo Aziz Chan, Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutan yang dibacakan Jasman, Mahyeldi menegaskan gastronomi tidak berhenti pada cita rasa makanan. Gastronomi mencakup rantai panjang yang melibatkan bahan pangan, proses pengolahan, penyajian, pelayanan hingga nilai budaya yang melekat pada sebuah hidangan.

“Membangun Kota Padang sebagai kota gastronomi bukan hanya mempromosikan makanan, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan budaya, pertanian, perikanan, perdagangan, pariwisata, kesehatan, lingkungan dan ekonomi kreatif,” katanya.

Mahyeldi mengingatkan, ketenaran kuliner Padang harus dibuktikan melalui kualitas. Konsistensi rasa, keamanan bahan pangan, kebersihan pengolahan serta pelayanan menjadi faktor penting agar pengalaman kuliner Padang mampu bersaing di tingkat global.

“Popularitas merupakan modal awal, bukan tujuan akhir. Kuliner Padang harus memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat pelaku usaha lokal, menjaga warisan budaya dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menyatakan dukungan terhadap langkah Kota Padang menuju Jejaring Kota Kreatif UNESCO bidang gastronomi. Namun, pengakuan internasional tersebut tidak boleh berhenti pada status atau gelar semata.

Menurut Mahyeldi, keberhasilan justru harus diukur dari sejauh mana gastronomi mampu mengangkat UMKM, membuka ruang bagi generasi muda, meningkatkan nilai bahan pangan lokal serta menghadirkan pengalaman wisata yang aman dan bermakna.

“UMKM harus naik kelas, pengetahuan tradisional harus dilestarikan, generasi muda harus diberi ruang, bahan pangan lokal harus semakin dihargai, pasar harus bersih, limbah harus dikurangi, dan wisatawan harus mendapatkan pengalaman yang aman serta bermakna,” ujarnya.

Mahyeldi menilai kekuatan gastronomi tidak hanya berada di restoran. Di balik setiap hidangan terdapat mata rantai ekonomi yang panjang, mulai dari petani, nelayan, peternak, pedagang, juru masak, pelaku UMKM hingga keluarga yang menjaga resep secara turun-temurun.

Karena itu, pengetahuan dan tradisi kuliner dinilai perlu didokumentasikan serta diwariskan melalui sekolah, perguruan tinggi, lembaga adat, komunitas dan keluarga.

Penguatan keamanan pangan dan penggunaan bahan lokal juga menjadi perhatian. Pelaku usaha didorong memastikan kebersihan dapur, kualitas bahan, kesehatan pekerja, kehalalan, kemasan, informasi harga hingga kualitas pelayanan.

“Dengan demikian, manfaat gastronomi tidak hanya dirasakan oleh restoran, tetapi juga oleh masyarakat di daerah penghasil pangan,” katanya.

Mahyeldi menegaskan Padang Bajamba dan Taste of Padang Experience 2026 harus meninggalkan dampak ekonomi yang nyata, bukan sekadar menghadirkan kemeriahan.

Festival tersebut diharapkan menjadi ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, memperkuat merek dan memperluas pasar. Pemerintah juga diminta memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha, terutama dalam sertifikasi, kemasan, pemasaran digital, pengelolaan keuangan, perizinan dan akses pembiayaan.

Konsep wisata gastronomi, lanjut Mahyeldi, juga perlu diperluas. Wisatawan tidak cukup hanya diajak mencicipi makanan, tetapi juga diperkenalkan dengan pasar tradisional, bahan pangan, proses memasak, sejarah makanan hingga nilai budaya yang menyertainya.

“Kota Padang dapat mengembangkan jalur wisata kuliner, kelas memasak, kunjungan pasar, pengalaman bajamba serta promosi produk oleh-oleh. Dengan demikian, wisatawan dapat tinggal lebih lama dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Padang Bajamba Jadi Identitas Budaya

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran Datuak Paduko Malano menegaskan Padang Bajamba memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar tradisi makan bersama.

Menurutnya, tradisi tersebut mengajarkan nilai persaudaraan, kesetaraan, gotong royong, musyawarah dan rasa syukur.

“Di hadapan hidangan yang tersaji, kita semua duduk bersama. Tidak ada sekat jabatan maupun status sosial. Hanya rasa saling menghormati, saling berbagi dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Fadly menyebut filosofi “Duduk sama rendah, tegak sama tinggi” menjadi salah satu nilai penting dalam membangun Kota Padang.

Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kemampuan menjaga budaya, persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Karena itu, tema “Padang: Road to Gastronomy City” dinilai menjadi momentum untuk membawa kekayaan kuliner Minangkabau ke tingkat dunia tanpa kehilangan akar budaya.

Rendang, gulai, lamang sarikayo dan berbagai kuliner tradisional lainnya, kata Fadly, bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari sejarah, adat dan kearifan lokal masyarakat Minangkabau.

“Setiap hidangan memiliki jiwa dan ceritanya sendiri. Inilah kekayaan yang akan kita perkenalkan kepada dunia melalui ikhtiar menjadikan Padang sebagai kota gastronomi dunia,” katanya.

Kehadiran mahasiswa dari berbagai negara dalam kegiatan tersebut juga dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan budaya Minangkabau secara langsung kepada masyarakat internasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Denny Abdi, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, budayawan, pelaku pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, pengusaha kuliner, petani, nelayan, pedagang pasar serta pelaku UMKM.

(Irman Kuto/*)

Tags: Kota PadangKulinerMenuju Kota Gastronomi DuniaMesin Ekonomi
SendShareTweet

BeritaTerkait

PWI Paliko

Tiga Belas Suara Mengantarkan Popon Kembali ke Kursi Ketua PWI Paliko

27 September 2026
Wapres Gibran

Wapres Perintahkan Dokter Pribadinya Tangani Warga Sakit di Posko Pengungsian Solok

26 September 2026

Pramuka MAN 2 Solok Turun ke Lokasi Bencana, Tanamkan Nilai Peduli dan Semangat Gotong Royong

25 September 2026

Cegah Stunting Tak Cukup dari “Piring”, TP PKK Tanah Datar Gandeng BAZNAS Bangun Sanitasi Keluarga Rawan Stunting

25 September 2026

Peduli Galodo Arosuka, SMAN 1 Kota Solok Salurkan Bantuan bagi Korban Terdampak

25 September 2026

47 Peserta Lolos Verifikasi, OKK PWI Sumbar Angkatan II Siap Digelar di Payakumbuh

24 September 2026

POPULAR

Galodo Batang Laso Terjang Arosuka, 4 Warga Luka dan 100 Rumah Terdampak

Galodo Batang Laso Terjang Arosuka, 4 Warga Luka dan 100 Rumah Terdampak

22 September 2026
Temukan barang

K9 Temukan Sejumlah Barang Pribadi, Jejak Korban Galodo Solok Mulai Terkuak

24 September 2026
Kantor Bupati Solok

Galodo Terjang Kompleks Kantor Bupati Solok, Lumpur dan Batu Banjiri Sejumlah Kantor

21 September 2026
Bundo Kanduang

Tak Sekadar Limpapeh Rumah Nan Gadang, Bundo Kanduang Supayang Didorong Jadi Penjaga Generasi

21 September 2026
Wagub Vasko

Respon Galodo Arosuka, Wagub Vasko Gercep Koordinasi dengan Wabup Candra: Alat Berat Dikerahkan

22 September 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Tiga Belas Suara Mengantarkan Popon Kembali ke Kursi Ketua PWI Paliko
  • Dari Rp300 Miliar Kerugian hingga Rp929 Miliar Kebutuhan Pemulihan, Ini Pesan Gibran untuk Solok
  • Dukung Porprov Sumbar XVI 2026,  Tanah Datar Siapkan Rp6,358 Miliar
  • Kabau Sirah Mengamuk di Ciamis, Semen Padang FC Tumbangkan PSGC 0-2
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In