Beritanda.net – Gugah kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat secara aman dan tepat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Dharmasraya melalui Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (Yan-SDK) melalukan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT) pada empat wilayah kerja puskesmas.
Sosialisasi Gema Cermat ini dilakukan di Puskesmas Sungai Rumbai, Puskesmas Koto Baru, Puskesmas Sitiung I, dan Puskesmas Timpeh dengan menyasar kader Dasawisma, kader Posyandu, serta masyarakat umum.
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan obat yang benar melalui prinsip DAGUSIBU. Artinya, Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan tepat.
Terhadap itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Yosta Defina melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (YAN-SDK), Dr. Milana Gafar, MKM mengatakan, kegiatan GEMA CERMAT bertujuan membangun pemahaman masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan obat.
“Melalui kegiatan GEMA CERMAT ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar menggunakan obat secara benar, aman dan rasional. Masih banyak masyarakat yang menggunakan obat tanpa memperhatikan aturan pakai maupun cara penyimpanan yang tepat,” ujar Dr. Milana Gafar, Selasa (26/5/2026) diPulau Punjung.

Ia menjelaskan, pemahaman mengenai prinsip DAGUSIBU sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Guna menghindari kesalahan penggunaan obat yang dapat berdampak terhadap kesehatan.
“Kami berharap para kader Posyandu, kader Dasawisma dan masyarakat yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen edukasi di lingkungan tempat tinggal. Dengan begitu, informasi tentang penggunaan obat dapat menyebar di tengah masyarakat,” tambahnya.
Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat menggunakan obat. Warga juga diberikan edukasi terkait menggunakan obat secara tepat dan aman. Kegiatan ini, diharapkan mampu memperkuat peran kader kesehatan, sebagai perpanjangan tangan Dinas Kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta mendorong terciptanya budaya penggunaan obat yang bijak dan rasional di tengah masyarakat.
(Afriza Dedek)







