Beritanda.net – Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM menegaskan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak boleh berjalan sendiri dalam melaksanakan program pembangunan, terutama kegiatan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun membutuhkan koordinasi lintas sektor.
Penegasan itu disampaikan Eka Putra saat memperkuat sinergi dan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui silaturahmi dan diskusi, Senin (31/8/2026) pagi, di Pagaruyung.
Menurut Bupati, komunikasi dan koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dengan unsur Forkopimda menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan berjalan lancar, sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas Kabupaten Tanah Datar.
“Pertemuan pagi ini dalam rangka silaturahmi dan diskusi untuk kemajuan Kabupaten Tanah Datar ke depannya serta berbagai kegiatan yang akan kita laksanakan,” kata Eka Putra.
Ia mengatakan, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat serta program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan ke depan.
Eka Putra menilai, semakin kuat komunikasi antara pemerintah daerah dan Forkopimda, semakin cepat pula berbagai persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara tepat serta sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sinergitas ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat serta menyukseskan program-program prioritas Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati secara khusus mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar tidak bekerja sendiri dalam menjalankan program dan kegiatan. Terlebih, kata dia, untuk kegiatan yang berkaitan dengan aspek hukum atau membutuhkan keterlibatan sejumlah sektor.
Ia meminta OPD terkait membangun komunikasi sejak awal dan memanfaatkan koordinasi serta pendampingan bersama unsur Forkopimda. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap program dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan tidak menyimpang dari aturan.
“Kita berharap setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Karena itu, OPD perlu melakukan koordinasi dan pendampingan dengan Forkopimda agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan aturan dan ketentuan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Eka Putra mengatakan sinergi lintas sektor bukan hanya menyangkut kelancaran administrasi pemerintahan, tetapi juga berkaitan erat dengan upaya menjaga stabilitas daerah.
Daerah yang aman dan kondusif, menurutnya, akan memberikan ruang yang lebih luas bagi pemerintah untuk menjalankan pembangunan, mempercepat pelaksanaan program prioritas, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ia berharap komunikasi dan kolaborasi yang telah dibangun bersama Forkopimda terus diperkuat. Dengan langkah yang seirama, berbagai agenda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Ryan Palasi, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Batusangkar Sylvia Yudhiastika, SH, MH, Kapolres Tanah Datar AKBP Marwan Fajrin, S.I.K, M.I.K, serta sejumlah Kepala OPD terkait.
(Irfan)







