Beritanda.net – Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, menjadi tujuan kunjungan silaturahmi sekaligus studi tiru Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan menggali pengalaman, mempelajari inovasi, serta bertukar informasi terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Sebelum menuju Nagari Tanjung Bonai, rombongan terlebih dahulu disambut di Gedung Promosi Daerah Batusangkar oleh Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny. Dwinanda Ahmad Fadly.
Dalam sambutannya, Ny. Dwinanda menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah saling berbagi pengalaman, memperkuat silaturahmi, serta mendorong pengembangan gerakan PKK di kedua daerah.

Ia menjelaskan, Nagari Tanjung Bonai merupakan salah satu nagari di Tanah Datar yang memiliki potensi dan prestasi dalam pelaksanaan program PKK. Bahkan, pada lomba Gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2024, Nagari Tanjung Bonai berhasil meraih prestasi pada bidang administrasi serta kegiatan Pokja I hingga Pokja IV.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen pemerintah nagari, kader PKK, serta masyarakat dalam menjalankan berbagai program unggulan, mulai dari penguatan kelembagaan, PAAREDI, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemanfaatan pekarangan melalui Aku Hatinya PKK, hingga penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sementara itu, Plt. Ketua TP-PKK Kabupaten Kuantan Singingi Hj. Nurhidayah Muniroh Muklisin menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat langsung berbagai inovasi dan praktik baik yang telah dikembangkan TP-PKK Tanah Datar. Ia juga mengapresiasi potensi daerah, khususnya pengembangan UMKM yang turut diperkenalkan kepada rombongan.
Ia menjelaskan, TP-PKK Kuantan Singingi juga terus mengembangkan sejumlah program, di antaranya kelompok anak dan sekolah lansia, penguatan literasi di tingkat desa, pembinaan tanaman obat keluarga (TOGA), ketahanan pangan, serta peningkatan kesehatan keluarga.
“Saat ini TP-PKK Kuantan Singingi sudah mulai menerapkan sistem administrasi dan dokumentasi berbasis digital melalui Microsoft SID. Sistem tersebut digunakan untuk mengintegrasikan laporan kegiatan PKK mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten sehingga memudahkan monitoring dan evaluasi,”ucapnya.

Ia berharap berbagai pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi bahan pengembangan program PKK di Kuantan Singingi dengan tetap menyesuaikan adat istiadat, budaya, dan karakteristik masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan Pacu Jalur sebagai tradisi budaya kebanggaan Kuantan Singingi yang telah dikenal hingga mancanegara, sekaligus mengundang TP-PKK Tanah Datar untuk berkunjung dan menyaksikan langsung tradisi tersebut.
Melalui kunjungan studi tiru ini, kedua daerah diharapkan dapat saling bertukar inovasi, memperkuat kerja sama, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK demi mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas.
(Irfan)







