Beritanda.net – Bahas percepatan pelaksanaan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) di Kabupaten Tanah Datar, pemerintah setempat menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan jajaran Balai Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (PU RI) di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (19/5/2026),
Mengiringi itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian PU RI dan Danantara atas respon cepat terhadap berbagai program pembangunan di Tanah Datar.
“ Kami berharap proses pembangunan PSN dapat segera direalisasikan, terutama pembangunan Sekolah Rakyat, karena lahan dan akses jalan sudah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Bupati Eka Putra.
Rakor ini dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Sumatera Barat Ir. Maria Doeni Isa, ST, MM, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Sumatera Barat Dr. Bayu Kusuma, ST, M.Tech, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Naryo Widodo, ST, MT, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, ST, M.Sc, M.Eng, serta Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PU RI Rifi.
Rakor ini membahas sejumlah proyek nasional di Tanah Datar, di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Tanjung Baru, pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, revitalisasi perpipaan sanitasi air bersih PDAM, hingga pemulihan infrastruktur pascabencana alam.
Bupati Eka Putra optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dimulai karena seluruh kelengkapan administrasi dan pematangan lahan telah dipersiapkan pemerintah daerah.
Ia juga meminta seluruh OPD terkait bersama Balai Kementerian PU RI memiliki kesamaan persepsi agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.
Terhadap itu, Kepala Satker Prasarana Strategis Kementerian PU RI, Rifi menyebutkan, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan melalui kolaborasi dengan Danantara, termasuk pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah.
Disisi lain, Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi menjelaskan, pembangunan jembatan gantung pascabencana akan ditangani langsung oleh pihak balai, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Sedangkan untuk pembangunan jembatan permanen, pemerintah daerah diminta menyiapkan desain awal yang nantinya tetap akan dikoordinasikan dengan pihak balai.
Sejalan, rakor Pemkab Tanah Datar dengan Balai PU-RI juga membahas progres pembangunan sabodam serta rencana perbaikan dan penggantian jaringan pipa PDAM di Pasar Batusangkar dan sekitarnya serta sejumlah wilayah terdampak bencana.
(Ifran)







