Beritanda.net – Masa satu tahun bagi Pasangan Bupati-wakil Bupati Pasaman Welly Suhery – Parulian tidaklah sesuatu yang muluk-muluk dalam merealisasikan janji Politik. Paling tidak di bidang kesehatan, akses visi-misi Welly-Parulian dengan cepat menyasar kebutuhan dasar masyarakat hingga ke pelosok Pasaman.
Langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman semakin memperkuat implementasi Program Unggulan (Progul) berupa Layanan Kesehatan (Yankes) Gratis, Ambulan SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman),
hingga Rumah Singgah persalinan bagi warga Pasaman.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Yong Marzuhaili mengungkap, program layanan kesehatan mencakup berobat gratis bagi seluruh masyarakat melalui Universal Health Coverage (UHC), sehingga seluruh masyarakat sudah dijaminkan kesehatannya melalui BPJS Kesehatan.
Sejalan, Pemkab Pasaman juga memastikan masyarakat mendapatkan layanan
ambulance Gratis dari rumah ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sampai Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL), sesuai dengan mekanisme rujukan yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.
“Masyarkat juga difasilitasi ambulance jenazah dari pusat kesehatan menuju rumah duka dan dari rumah duka ke Pemakaman tanpa mengeluarkan biaya maupun dana talangan,”ungkap Yong Marzuhaili kepada awak media, Senin (18/5/2026) di Lubuk Sikaping.
Plt Kadis Kesehatan Pasaman menyebut, hingga Maret 2026, pelayanan SIGAP menjemput pasien kerumah dan mengantar pasien ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit (RS) mencapai 280 pasien. Sedangkan mengantar pasien dari Puskesmas dan RS kerumah pasien mencapai 145 pasien.
“Aktivitas mengantar jenazah dari Puskesmas dan RS kerumah duka sebanyak 312 jenazah. Sedangkan mengantar jenazah dari rumah duka ke pandam pakuburan 134 jenazah,” tambah Yong Marzuhaili.
Program SIGAP
Yong Marzuhaili mengungkapkan, Pemkab Pasaman terus memperkuat sektor kesehatan melalui berbagai program unggulan yang berfokus pada kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian masyarakat adalah layanan ambulans gratis bertajuk SIGAP (Siaga Ambulans Gratis Pasaman).
“Program ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan cepat dan mudah bagi warga yang membutuhkan penanganan medis. Melalui program SIGAP, masyarakat dapat memanfaatkan layanan penjemputan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan, pengantaran pasien rujukan antar rumah sakit, pemulangan pasien usai menjalani perawatan, hingga layanan pengantaran jenazah dari fasilitas kesehatan ke rumah duka maupun lokasi pemakaman,” ungkap Yong.
Sejak diluncurkan pada tahun 2025, layanan SIGAP telah beroperasi di 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Yong Marzuhaili menjelaskan, untuk mempermudah pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman juga menyediakan layanan kontak cepat melalui nomor 0822-99-6000-40.
Berobat Gratis
Selain ambulans gratis, program unggulan lain yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pasaman adalah layanan berobat gratis bagi masyarakat.
Saat ini, Kabupaten Pasaman telah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98 persen, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah.
Fasilitas layanan kesehatan tersebut meliputi RSUD Tuanku Imam Bonjol, RSUD Tuanku Rao, serta RS Ibnu Sina.
Menariknya, sejumlah puskesmas di Pasaman juga tetap memberikan pelayanan medis kepada warga meski belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Jika pasien membutuhkan perawatan lanjutan atau rujukan, proses pengurusan administrasi BPJS akan turut dibantu oleh pihak fasilitas kesehatan.
Terpisah, Bupati Pasaman Welly Suhery juga mengatakan, program kesehatan tersebut merupakan realisasi dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata, mudah dijangkau, dan berpihak kepada masyarakat.
“Program ini adalah bentuk komitmen kami agar seluruh masyarakat Pasaman mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, dan terjangkau,” ujar Welly.
(M.A)







