11:57 | 10 May 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tebing Batang Lembang Digerus Abrasi, Belasan Rumah Warga Koto Baru Dibayangi Ambruk

redaktur by redaktur
9 December 2025 | 06:58
in Peristiwa
0
Tebing

Kondisi tebing sungai Batang Lembang dekat Jembatan Koto Baru terus digerus air, sejumlah rumah terancam ambruk

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Tebing Batang Lembang  Digerus Abrasi, Belasan Rumah Warga Koto Baru Dibayangi Ambruk

Beritanda.net –  Banjir Batang Lembang selalu menjadi momok bagi yang bermukim di tepi sungai, terutama  warga yang berada di bantaran sungai  di kawasan Kelok Sawah Tapi, Koto Baru, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Baca Juga

Harimau

Harimau Muncul di Jorong Taruyan Tigo Balai, BKSDA Sumbar Bersikap

5 May 2026
Menteri Pariwisata

Tidak Benar Menteri Pariwisata Pakai Sepatu di Masjid Raya Sumbar, Nolly: Buk Menteri Pakai Kaos Kaki 

2 May 2026

Warga setempat kini terancam abrasi pada tebing sungai yang terus digerus hantaman air. Hingga suasana hati nan galau, entah kemana ditumpangkan, Hari-hari dilalui dengan nelangsa, berharap tiba keajaiban untuk mencegah terjadinya bencana ambruk.  

Ada sekitar 12 KK warga Koto Baru yang bermukim di pinggir batang air itu,dan  selalu merasa cemas karena perumahan mereka terancam ambruk.

Dari pantauan, sederet pinggir sungai Batang Lembang, mulai dari pondasi jembatan utama lintas Solok – Padang, kerusakan tebing sungai sudah berbilang tahun mengancam kenyamanan warga yang tinggal di Kelok Sawah Tapi tersebut.

Sebuah rumah bahkan tampak menunggu waktu saja untuk benar-benar ambruk, karena tanah pondasinya sudah genting di gerus luapan air.

“Saat banjir besar tempo hari, kami benar-benar merasa cemas rumah akan hanyut karena kerusakan tanah tebing sungai semaki melebar,” kata Yon (65), Minggu (7/12/25) di Kotobaru.

Melihat kondisi sekarang,  terkesan rumah pendudukan yang  mengejar tebing sungai karena berdiri persis pada sisi sungai. Padahal sebaliknya, sungai yang terus mengancam perumahan tersebut.

“Dulu rumah-rumah warga itu jauh dari pinggir sungai. Tapi karena tanah tebingnya terus nengalami abrasi dan runtuh, seolah-olah masyarakat yang sengaja mendirikan rumah persis di tebing sungai,”ungkap Yon.

Atas kondisi itu, pengusaha rumah makan Kalio Baluik  yang juga tinggal di tepi Batang Lembang itu, menaruh harapan perhatian lebih dari pemerintah untuk melanjutkan proyek pengendalian banjir dengan melakukan Normalisasi Batang Lembang (NBL).

Ia menyebut, proyek NBL untuk pengendalian banjir  yang telah dilakukan dibagian hilir jembatan Kotobaru, mendesak disambung ke bagian atas guna mengatasi ancaman abrasi agar tidak meluas.

” Ada sekitar 12 rumah penduduk yang terancam kena abrasi sungai jika tidak cepat diatasi dengan melakukan Normalisasi,” ulangnya. 

Yon Kalio Baluik mengharapkan pemerintah Kabupaten Solok menaruh perhatian serius untuk mengajukan lanjutan proyek Normalisasi Batang Lembang kepada Pemerontah Provinsi Sumbar atau Pusat.

“Tidak usah seluruh pinggir tepi sungai yang di dam, paling tidak agak 1 kilometer timbal balik, atau sekitar 500 meter pada kedua pinggir sungai dari arah jembatan, sudah sangat mendesak dilakukan pembuatan dinding guna pengendalian banjir,” harapnya.

Ia memastikan, kalau masalah tanah yang terdampak proyek pengendalian banjir tidak ada masalah. Masyarakat yang memiliki lahan di timbal balik sungai bersedia melepasnnya.

Sama harapnya dengan warga,  tokoh pemuda Koto Baru Wandi Malin Marajo mengungkap, kegiatan pengendalian banjir benar-benar menjadi kebutuhan  pada  kedua bantaran sungai Batang Lembang, khusunya dibagian atas jembatan Koto Baru.

Alasannya selain mengancam lahan warga, yang paling riskan karena ada rumah penduduk yang seperti terus dikejar musibah akibat gerusan air sungai Batang Lembang semakin melebar.

“Apalagi di sebelah kanan sungai, tebingnya relatif tinggi dari pemukaan air, membuat warga bertambah cemas karena tanahnya sangat rapuh,” jelas Wandi.

Karena persoalan banjir selalu menjadi momok warga saban waktu, maka diharapkan betul perhatian pemangku kepentingan di negeri ini untuk mencurahkan sumber daya guna membenahi pinggir sungai Batang Lembang di nagari Koto Baru hingga tuntas.

Wandi menyebut, tatkala perhatian banyak pihak tercurah untuk melakukan  recovery dan rekonstruksi kawasan terdampak bencana banjir dan longsor, pada waktu yang sama sejumlah warga nagari Koto Baru, justru merasa gelisah karena huniannya selalu dibayangi abrasi sungai Batang Lembang.

 ( Melatisan )

.

Tags: AbrasiBelasan rumahJembatan Koto BaruNormalisasi Batang LembangPengendalian BanjirTerancam AmbrukTergerus air
SendShareTweet

BeritaTerkait

Harimau

Harimau Muncul di Jorong Taruyan Tigo Balai, BKSDA Sumbar Bersikap

5 May 2026
Menteri Pariwisata

Tidak Benar Menteri Pariwisata Pakai Sepatu di Masjid Raya Sumbar, Nolly: Buk Menteri Pakai Kaos Kaki 

2 May 2026

Respons Cepat! Pastikan Bantuan Terarah, Bupati Pasaman Tinjau Lokasi Banjir Rao Selatan

22 April 2026

Longsor di Nagari Aie Dingin, Akses Jalan Alahan Panjang – Surian Sempat Putus Total

21 April 2026

Hujan Lebat Picu Longsor di Pasaman, Akses Jalan ke SMAN 2 Lubuk Sikaping Terganggu

16 April 2026

Habis Konflik Terbitlah Harmoni:  Insiden Pengrusakan Villa Alahan Panjang Berakhir di Ujung Pena   

13 April 2026

POPULAR

Reses

Reses Masa Sidang III Tahun 2026, Aggota  DPRD Kota Padang Indra Guswadi Serap Aspirasi Warga Komplek Indovilla Pondok Citra Parak Laweh

5 May 2026
Barang Bukti

Miliki 2 Paket Sabu, Warga Batang Barus Diringkus Polisi di Cupak

4 May 2026
Bupati Tanah Datar

Sambangi BNPB, Bupati Eka Putra Bahas Percepatan Pembangunan Huntap Pascabencana

6 May 2026
Hadiah

Keren! Anak Madrasah dan Pesantren Kuasai Panggung Law Debate Competition 2026, Bikin Wako Ramadhani Bangga

9 May 2026
Supri Ardi, Pengiat Media Sosial Berbasis AI Bangkitan Kesadaran Tokoh Masyarakat Sijunjung dan Sawahlunro Menuju Demokrasi Digital yang Bermarwah

Supri Ardi, Pengiat Media Sosial Berbasis AI Bangkitan Kesadaran Tokoh Masyarakat Sijunjung dan Sawahlunro Menuju Demokrasi Digital yang Bermarwah

6 May 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Keren! Anak Madrasah dan Pesantren Kuasai Panggung Law Debate Competition 2026, Bikin Wako Ramadhani Bangga
  • Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Ingatkan Jaga Integritas
  • Nagari Air Manggis Selatan – Diskominfo Pasaman Perkuat Keamanan Digital: Jangan Sembarangan Mengklik Tautan
  • Sambangi BNPB, Bupati Eka Putra Bahas Percepatan Pembangunan Huntap Pascabencana
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In