Beritanda.net – Di tengah derasnya perubahan zaman, warisan budaya tidak cukup hanya dikenang. Ia harus diwariskan, dipelajari, dan dihidupkan oleh generasi berikutnya. Semangat itulah yang mengemuka saat Sasaran Silek Tuo Kumango Pakan Lamo resmi dikukuhkan di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Rabu (30/9/2026).
Pengukuhan dilakukan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Solok, Marcos Sophan, S.P, M.Si, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat. Kehadiran sasaran silek tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda, tidak hanya dalam menguasai bela diri tradisional, tetapi juga memahami nilai, filosofi, etika, dan karakter yang terkandung di dalamnya.
Prosesi pengukuhan turut disaksikan Pamong Budaya Ahli Muda Disparbud Kabupaten Solok, Wirasto, SH. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi para praktisi silek tradisional dari berbagai daerah.

Sejumlah sasaran silek hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Sasaran Silek Kubang Sakti, Sasaran Harimau Capo, Sasaran Silek Titian Imang, Sasaran Silek Tuo Kumango Pakan Sinayan, Sasaran Silek Kumango Aripan, Sasaran Silek Almahdad, Sasaran Silek Langkah Balirik, serta perwakilan sasaran silek dari Kota Solok. Turut hadir Sasaran Silek Pandeka Tungga yang datang dari Kota Sawahlunto.
Mengiringi itu, Kadis Parbud Marcos Sophan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menjaga keberadaan silek sebagai salah satu warisan budaya Minangkabau, khususnya kepada Guru Silek Rajo Mudo yang memimpin Sasaran Silek Tuo Kumango Pakan Lamo.
Menurutnya, sasaran silek memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Silek tidak semata-mata mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan kedisiplinan, keteguhan, etika, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
“Kami berharap dari sasaran ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mencintai kebudayaan serta memiliki jiwa ksatria yang tinggi. Namun, yang paling krusial adalah konsistensi,” tegas Marcos.
Ia mengingatkan, pengukuhan sasaran silek bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam melakukan pembinaan dan regenerasi.
“Sasaran yang diresmikan hari ini harus tetap aktif, produktif, dan berkelanjutan dalam melakukan pembinaan, bukan sekadar seremonial saat peresmian saja,” lanjutnya.
Pada kesempatan, Marcos juga mengungkapkan program strategis Disparbud Kabupaten Solok untuk menyusun buku komprehensif mengenai pemetaan sasaran silek di wilayah Kabupaten Solok.
Menurutnya, dokumentasi tersebut penting untuk merekam jejak sejarah dan keberagaman silek yang tumbuh di tengah masyarakat. Dengan dokumentasi yang baik, keberadaan sasaran, aliran, filosofi, serta nilai-nilai yang diwariskan para guru silek dapat tercatat dan menjadi referensi bagi generasi mendatang.
Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Solok telah menghimpun data sebanyak 52 sasaran silek aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Masing-masing sasaran memiliki karakteristik, aliran, serta filosofi yang beragam.
“Pemetaan ini penting sebagai bagian dari upaya kita menyelamatkan sejarah kelokalan. Jangan sampai kekayaan budaya yang kita miliki hari ini hilang karena tidak terdokumentasikan,” ujar Marcos.

Sementara itu, Guru Silek Tuo Kumango Pakan Lamo, Rajo Mudo, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan kehadiran para pendekar dari sasaran-sasaran sahabat.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan bagi para pelaku silek untuk terus menjaga keberadaan sasaran sekaligus memperluas pengenalan silek kepada generasi muda.
Ia menegaskan komitmennya menjadikan Sasaran Silek Tuo Kumango Pakan Lamo sebagai ruang pembinaan, baik secara fisik maupun moral, bagi generasi penerus.
“Dukungan ini menjadi bahan bakar bagi kami untuk terus bergerak maju. Kami bertekad bulat untuk terus mengenalkan dan membumikan silek kepada anak cucu kita, memastikan warisan budaya yang adiluhung ini tetap lestari dan tidak punah digilas zaman,” pungkas Rajo Mudo.
(Irman Kuto)







