Beritanda.net – Suara mesin alat berat beradu dengan aroma aspal panas. Di sepanjang ruas Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai, suasanya nyaman yang selama ini dinanti masyarakat menjadi akhirnya menjadi kenyataan.
Badan jalan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini mulai mendapat sentuhan perbaikan. Aspal digelar, diratakan, dan dipadatkan. Harapannya sederhana, jalan semakin mantap, perjalanan lebih nyaman, dan aktivitas masyarakat kembali lancar.
Pekerjaan pengaspalan ruas jalan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa (10–11/8/2026). Total panjang ruas yang mendapat penanganan mencapai sekitar 2.300 meter.
Bagi masyarakat di Kecamatan Sitiung, Padang Laweh dan Timpeh, perbaikan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan tersebut merupakan bagian penting dari jalur mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Mulai dari pergi bekerja, mengangkut hasil pertanian, mengantar anak sekolah, hingga memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.
Karena itu, ketika alat berat mulai bekerja dan lapisan aspal baru membentang di badan jalan, ada harapan baru yang ikut tumbuh di tengah masyarakat.

Aspirasi Itu Nyata
Rehabilitasi ruas Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dharmasraya melalui Bidang Bina Marga.
Penanganan dilakukan melalui rekonstruksi pada 15 titik, termasuk raising atau peninggian badan jalan pada tujuh titik.
Saat pekerjaan berlangsung, Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Teddy Waldian, turut melihat langsung proses pengaspalan bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Dharmasraya, Willy Kurniawan.
Teddy menyebut rehabilitasi jalan tersebut merupakan kabar baik bagi masyarakat, khususnya warga yang selama ini menggunakan ruas tersebut sebagai akses utama dalam beraktivitas.
Menurutnya, perbaikan jalan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di tiga kecamatan, yakni Sitiung, Padang Laweh dan Timpeh.
“Kami masyarakat Dapil II sangat menyambut positif realisasi rehabilitasi jalan oleh Bupati. Ini memang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat,” kata Teddy.
Ia pun mengingatkan pihak pelaksana agar tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas pembangunan sesuai ketentuan.
Sebab, kata dia, pembangunan infrastruktur menggunakan uang rakyat harus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan mampu bertahan lama.

Jalan yang Semakin Mantap
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Dharmasraya, Willy Kurniawan, mengatakan rehabilitasi ruas Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya meningkatkan kemantapan jalan secara bertahap.
Di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, peningkatan infrastruktur jalan terus dilakukan dari tahun ke tahun.
“Ini bagian dari upaya Bupati Dharmasraya untuk terus meningkatkan persentase jalan mantap. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun agar kondisi infrastruktur jalan semakin baik dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Willy.
Menurut Willy, pekerjaan pengaspalan kali ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan ruas jalan yang telah dilakukan sebelumnya.
Target akhirnya bukan hanya jalan terlihat lebih bagus, tetapi terciptanya akses yang semakin mantap, aman dan nyaman bagi masyarakat.
Bagi Khairul Amri, salah seorang warga setempat, pengaspalan jalan tersebut memiliki arti tersendiri.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang merealisasikan perbaikan jalan yang memang sudah lama dibutuhkan masyarakat.
Khairul juga menyebut perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi yang sebelumnya disampaikan Teddy Waldian kepada pemerintah daerah.
“Kami mengapresiasi perbaikan jalan ini. Aspirasi yang disalurkan Pak Teddy Waldian akhirnya dikabulkan oleh Ibu Bupati Annisa. Tentu kami sangat berterima kasih karena jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar Khairul.
Kini, harapan masyarakat perlahan berubah menjadi kenyataan.
Lapisan aspal baru yang membentang sepanjang ruas Simpang Tiga Sitiung Lama–Pulai menjadi tanda bahwa pembangunan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi.
Ada proses panjang hingga aspirasi itu masuk dalam perencanaan, mendapat anggaran, kemudian dikerjakan di lapangan.
Rehabilitasi ruas jalan tersebut menelan anggaran Rp1.995.377.578, bersumber dari APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Citra Muda Noer Bersaudara.
Bagi pemerintah, pekerjaan ini adalah bagian dari ikhtiar memperbaiki infrastruktur. Namun bagi masyarakat, jalan yang semakin mantap berarti lebih dari sekadar hamparan aspal.
Ia adalah akses menuju sekolah, tempat kerja, pasar, lahan pertanian dan pusat-pusat ekonomi.
Dan ketika jalan itu kembali mulus, yang bergerak bukan hanya kendaraan di atasnya, tetapi juga roda kehidupan masyarakat di tiga kecamatan.
(Afriza Dedek)







