18:49 | 23 January 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Program Kopi 2000 Hektar Terancam “Merah”,  Bupati Solok Tak Hadiri Rakor dengan Mentan Andi Amran Sulaiman

redaktur by redaktur
17 September 2025 | 08:28
in Pemerintahan
0
Amran Sulaiman

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ungkapkan kekecewaan dalam rakor Ketahanan Pangan se-Sumatera Barat Selasa (16/925) di Padang (foto:Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Program Kopi 2000 Hektar Terancam “Merah”,  Bupati Solok Tak Hadiri Rakor dengan Mentan Andi Amran Sulaiman

Beritanda.net – Atmosfir gerah diruangan sejuk auditorium Gubernuran Sumbar, mewarnai Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan se-Sumatera Barat dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Selasa (16/925) di Padang .

Baca Juga

Pasaman

Gandeng UIR, Pemkab Pasaman Lakukan Kajian Ilmiah Terhadap Indikasi Gejala Geologi

23 January 2026
Gubernur

Perkuat Ekonomi Masyarakat Kawasan Hutan dengan Bimtek Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial     

23 January 2026

Mentan Andi Amran Sulaiman bahkan terkesan kecewa atas ketidakhadiran sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Solok Jon Firman Pandu. Andi Amran Sulaiman dengan lantang mengungkapkan kekesalan dan kekecewaan, karena Kementerian Pertanian menawarkan program pengembangan kopi seluas 2.000 hektare di Kabupaten Solok.

Dalam Rakor yang dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi, sejumlah bupati dan walikota, wakil bupati, serta Forkopimda se-Sumbar, justru minus Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, Wabup Solok H. Candra, SH.I, maupun Sekda Solok. 

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi berbasis pertanian, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan petani.

Kekesalan Mentan terlihat ketika menanyakan langsung, dan tidak ada bupati maupun wakil bupati Solok yang menjawab, kecuali seorang ASN yang berdiri dan mengaku mewakili keduanya.

“Ini ada program kopi 2.000 hektare untuk Kabupaten Solok. Mampu nggak? Ini gratis, Pak. Mampu nggak? Tapi bupatinya tidak ada, saya ragu-ragu. Tulis merah saja. Karena Solok tidak ada, saya bisa pindahkan ke daerah lain,” kata Amran dalam rapat.

Absennya Bupati Solok pada forum pembukaan itu langsung menimbulkan sorotan tajam, publik menilai ketidakhadiran tersebut bukan hanya bentuk ketidakpedulian terhadap peluang strategis daerah, tetapi juga cerminan lemahnya koordinasi internal pemerintah kabupaten, dugaan kegagalan komunikasi di lingkup Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Setda Solok disebut-sebut menjadi penyebab bupati tak hadir pada momen penting itu.

Meski demikian, malam harinya Bupati Solok terpantau hadir dalam rapat lanjutan bersama Mentan Andi Amran, dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan langsung proposal pengembangan kopi seluas 2.000 hektare di Kabupaten Solok.

Dalam rapat itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) tersebut juga menyentil Bupati Padang Pariaman yang tidak hadir dan diwakili wakilnya. Saat itu ia menawarkan Anggaran Bantuan Tambahan (ABT) untuk Pemkab Padang Pariaman.

“Ini ada ABT untuk Padang Pariaman, bupatinya mana?,” ujarnya.

“Bapak bupati ada kegiatan ke Jakarta,” jawab Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat.

“Nggak mau anggaran? Ke Jakarta dapat uang nggak? Nggak apa-apa, ini bisa kita kembalikan ke pagu anggaran,” kata Amran menanggapi.

Mentan menegaskan akan memindahkan anggaran yang telah disiapkan jika kepala daerah tidak serius terhadap isu pangan.

“Pak wabup terima kasih. Tapi kalau bupatinya tidak serius, tidak hadir rapat, Pak Gubernur tolong pindahkan anggarannya. Ini otonominya Pak Gubernur untuk memindahkan,” ujarnya.

Amran Sulaiman menilai Sumbar memiliki potensi pertanian besar, seperti kelapa dan gambir. Apalagi jika didukung hilirisasi, dampaknya akan signifikan bagi perekonomian masyarakat dan daerah.


“Tapi yang mau kerja seperti ini adalah yang mau hadir. Kalau rapat saja tidak hadir, sampai kiamat tidak ada perubahan,” katanya.

Sementara itu, saat ditanya awak media apakah bantuan benar-benar akan dicabut untuk daerah yang tidak dihadiri bupati maupun wakil bupatinya, Amran menegaskan bantuan tetap diberikan.

Hanya saja, jumlahnya berbeda dengan daerah yang dihadiri langsung kepala daerahnya.

“Nggak. Jangan setega itu. Tetap kita kasih. Tapi yang datang itu dapat lebih banyak dikit. Itu saja. Mungkin beliau (para bupati) sibuk. Wakilnya datang itu sudah cukup, nggak masalah,” ujarnya.

Sumber: Tribunpadang/Patronnews.co.id  

Tags: GerahKecewaMentan Andi Amran SulaimanRakor Ketahanan Pangan
SendShareTweet

BeritaTerkait

Pasaman

Gandeng UIR, Pemkab Pasaman Lakukan Kajian Ilmiah Terhadap Indikasi Gejala Geologi

23 January 2026
Gubernur

Perkuat Ekonomi Masyarakat Kawasan Hutan dengan Bimtek Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial     

23 January 2026

Hadir Untuk Warga, Bupati Pasaman Jenguk Korban Kebakaran di Nagari Simpang Tonang Selatan

21 January 2026

Tiga UPTD Peternakan Sumbar Migrasi Menjadi BLUD, Ini Harapan Gubernur Mahyeldi

20 January 2026

Setentang Penyelesaian Persoalan Akses Jalan Stadion Marah Adin, Begini Sikap Pemko Solok

15 January 2026

Perkuat Rencana Revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Eka Putra Sambangi Dirjen PDN Kemendag RI

14 January 2026

POPULAR

Pimpin Rakor Pemnag, dalam Raut Kecewa Bupati Pasaman Soroti Masalah Disiplin Perangkat Nagari

Pimpin Rakor Pemnag, dalam Raut Kecewa Bupati Pasaman Soroti Masalah Disiplin Perangkat Nagari

22 January 2026
Launching

Launching Program OVOP, Bupati Annisa Optimistis Potensi Ekonomi Kerakyatan Akan Membalik Keadaan Dharmasraya

20 January 2026
Penghargaan

Mengiringi Prestasi Gubernur, Bupati Annisa Dianugerahi Upakarya Wanua Nugraha, Nagari Sungai Duo Juara 1 Nasional

16 January 2026
Penghargaan

Sukses Bina Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi, Gubernur Mahyeldi Raih Upakarya Wanua Nugraha 

16 January 2026
Peduli

Farmasi Peduli Bencana: Kolaborasi Akademisi Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Korban Longsor dan Galodo di Palembayan dan Batu Busuak

19 January 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Gandeng UIR, Pemkab Pasaman Lakukan Kajian Ilmiah Terhadap Indikasi Gejala Geologi
  • Kalah Telak, Batang Anai FC Dihajar PSPP Padang Panjang 0-5 di Liga 4 Sumbar
  • Perkuat Ekonomi Masyarakat Kawasan Hutan dengan Bimtek Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial     
  • Perkuat Koordinasi Pembangunan Dua Jembatan di Dharmasraya, Bupati Annisa Sambangi Pangdam XX TIB
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In