Beritanda.net – Kawasan wisata Panorama Batudindiang, Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, tiba-tiba menyala tatkala 181 pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar menghadiri rapat koordinasi (Rakor) guna memperkuat Sinar Cinta (sinergi antar instansi serta membangun komitmen kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas), Jumat (17/4/2026).
Sama seperti tahun 2025 lalu, Sinar Cinta yang dipancarkan Pemkab Tanah Datar di Bukit Mantobak Kecamatan Lintau Buo Utara, kini berulang selama dua hari hingga 18 April 2026 di alam terbuka Panorama Batudindiang.
Dalam atmosfir kebersamaan, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM menyalakan Sinar Cinta melalui Rakor dengan konsep keterbukaan guna membangun komitmen Kerja Keras, Ikhlas, dan Tuntas.
” Melalui rakor Sinar Cinta ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja ASN tanpa sekat birokrasi,” ujarnya.
Kata Eka Putra, pelaksanaan rakor di alam terbuka tanpa tembok dan sekat diharapkan menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah, sekaligus mendorong untuk meninggalkan ego sektoral dalam bekerja.
“Saya berharap Rakor Sinar Cinta ini menjadi jembatan dalam membangun komunikasi horizontal dan menciptakan satu irama kerja yang utuh, sehingga lahir semangat dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Tanah Datar,” ungkapnya.

Hemat Anggaran
Bupati Eka Putra menyebut, Rakor Sinar Cinta ini juga bagian dari efisiensi anggaran. Karena kalau dilaksanakan di hotel seperti tahun-tahun sebelumnya, otomatis akan menyerap anggaran yang tidak sedikit.
“Kalau dulu kita melaksanakan Rakor di hotel dengan biaya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah. Disini kita bisa melaksanakannya dengan biaya jauh lebih hemat. Dengan semangat gotong royong, kita bisa tetap nyaman, bahkan bisa dibilang murah meriah namun mendekati mewah,” tuturnya.
Terkait dengan lokasi kegiatan, Bupati Tanah Datar juga mengajak seluruh peserta dan ASN ikut mempromosikan potensi daerah, tidak hanya mengandalkan Dinas Pariwisata.
Menurutnya, di era digital saat ini, promosi dapat dilakukan melalui media sosial masing-masing.
“Dari lokasi ini kita bisa melihat tiga Luhak, yakni Agam, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar. Ini menjadi salah satu tujuan pelaksanaan rakor di alam terbuka,” tegasnya.
Eka Putra sekaligus menaruh harapan, rakor Sinar Cinta mampu menghasilkan inovasi, meningkatkan ketelitian administrasi, serta mendorong tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas ke depan.
“Mari bersama-sama memberikan komitmen kerja dengan performa terbaik,” pesannya.

Gayung bersambut, Pimpinan DPRD Kabupaten Tanah Datar, Nurhamdi Zahari, menyampaikan apresiasi atas komitmen yang dilakukan Pemda dalam memupuk kebersamaan dalam mengatasi berbagai persoalan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, melalui kerja sama lintas sektor seperti ini, merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.
“Sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, hingga seluruh elemen yang ada, termasuk masyarakat, adalah kekuatan besar yang harus kita jaga bersama. Ini menjadi bukti nyata bagaimana komitmen Bapak Bupati dalam merangkul seluruh elemen untuk bergerak bersama membangun daerah,” ujarnya.
Nurhamdi juga berharap, ke depan seluruh elemen harus terus berkomitmen dan berkolaborasi untuk memperkuat sinergi serta kebersamaan dalam membangun kabupaten Tanah Datar kearah yang lebih baik lagi.
Kata pimpinan DPRD itu, sebagai bagian dari masyarakat Tanah Datar, semua harus terus bekerja keras dan bahu-membahu. Tidak ada lagi ruang untuk saling menyalahkan atau menghujat, baik antar instansi maupun antar individu.
“Semua persoalan harus kita jadikan sebagai tanggungjawab bersama, untuk diselesaikan secara bersama-sama demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra, Elizar, menyampaikan, rakor ini merupakan tindak lanjut dari arahan strategis Bupati dalam mempercepat sinergi lintas institusi serta meningkatkan etos kerja ASN.
“Pelaksanaan di alam terbuka dimaksudkan agar peserta dapat berinteraksi tanpa sekat, menumbuhkan kolaborasi, serta mengikis ego sektoral,” katanya.
Rakor di Alam terbuka ini, diikuti oleh para pejabat mulai dari staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, camat, hingga TAP4D. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan metode pemaparan materi, inovasi, serta pemecahan masalah antar-OPD. Selain itu, juga dilaksanakan malam keakraban dan kegiatan outbound guna mempererat kebersamaan.
(Irfan)







