22:47 | 3 September 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Menapak Danau Bontak, Khairunas Dorong Penguatan Wisata Alam dan Jalur Kerinci dari Solok Selatan

redaktur by redaktur
3 September 2026 | 19:03
in Pariwisata
0
Menapak Danau Bontak

Menapak Danau Bontak

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Langkah kaki itu menembus jalur yang menanjak, melewati bukit demi bukit dan medan yang tak selalu mudah ditaklukkan. Di tengah perjalanan menuju Danau Bontak, Kamis (3/9/2026), Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tak sekadar melakukan pendakian.

Mereka datang untuk melihat lebih dekat wajah wisata alam Solok Selatan sekaligus merasakan langsung medan yang kelak menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan wisata daerah.

Baca Juga

Hot Water Boom Pauh Duo

Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata, Bupati dan Wabup Solok Selatan Cek Hot Water Boom Pauh Duo

3 September 2026
Goa Batu Kapal

Merawat Pesona Goa Batu Kapal, Bupati Khairunas Pastikan Fasilitas Wisata Terus Dibenahi

3 September 2026

Perjalanan menuju Danau Bontak cukup menguras tenaga. Jalur yang menanjak dan menurun dengan kondisi medan yang menantang menjadi gambaran nyata bahwa pengembangan wisata alam tidak cukup hanya dilakukan di atas meja. Kondisi lapangan harus dilihat, dirasakan dan dipahami sebelum sebuah kawasan dikembangkan.

Meski harus menempuh perjalanan yang tidak ringan, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Bupati Khairunas dan Wakil Bupati Yulian Efi. Sepanjang perjalanan, rombongan melihat potensi alam sekaligus berbagai tantangan yang perlu dibenahi untuk menjadikan kawasan tersebut lebih siap menerima wisatawan.

Bupati Khairunas mengatakan, pengembangan wisata alam harus diawali dengan pemahaman terhadap kondisi riil di lapangan. Keindahan alam memang menjadi modal utama, namun aksesibilitas, keamanan, jalur pendakian serta fasilitas pendukung juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan.

“Potensi wisata alam kita sangat besar. Karena itu, harus kita lihat langsung apa yang perlu dibenahi dan bagaimana aksesnya bisa dikembangkan. Termasuk jalur pendakian Gunung Kerinci dari Solok Selatan,” ujar Khairunas.

Menurutnya, Solok Selatan memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata berbasis petualangan. Salah satunya melalui penguatan akses pendakian Gunung Kerinci dari wilayah Solok Selatan.

Rencana tersebut tidak semata-mata membuka jalur baru menuju Gunung Kerinci. Lebih jauh, pemerintah daerah ingin membangun sebuah kawasan wisata yang terencana, aman dan mampu memberikan pengalaman bagi wisatawan, tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Dalam konteks itu, Danau Bontak dan jalur pendakian Gunung Kerinci dipandang memiliki keterkaitan yang kuat. Keduanya dapat dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem wisata alam yang saling terhubung.

Dengan konektivitas destinasi yang semakin baik, wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk menikmati satu objek wisata. Mereka dapat memperoleh pengalaman yang lebih panjang—menyusuri jalur pendakian, menikmati lanskap alam, menjelajahi kawasan Danau Bontak hingga merasakan kehidupan masyarakat di sekitar destinasi.

Bagi pemerintah daerah, pengembangan pariwisata juga harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan membuka ruang ekonomi baru bagi warga sekitar, mulai dari jasa pemandu wisata, transportasi, homestay, kuliner hingga pengembangan produk UMKM.

Karena itu, pembangunan akses dan fasilitas wisata nantinya tidak hanya ditujukan untuk memudahkan wisatawan, tetapi juga menciptakan ruang bagi masyarakat lokal untuk mengambil manfaat dari tumbuhnya aktivitas pariwisata.

Pendakian menuju Danau Bontak menjadi salah satu gambaran pendekatan tersebut. Pemerintah daerah tidak ingin pengembangan pariwisata berhenti pada konsep dan perencanaan, tetapi berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan.

Dari jalur yang terjal, akses yang masih membutuhkan pembenahan hingga potensi alam yang belum sepenuhnya tergarap, semuanya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya.

Dengan Danau Bontak sebagai salah satu potensi destinasi dan penguatan jalur pendakian Gunung Kerinci via Solok Selatan sebagai bagian dari visi pengembangan wisata petualangan, pemerintah daerah melihat peluang untuk membawa nama Solok Selatan lebih jauh sebagai daerah tujuan wisata alam.

Alam telah menyediakan kekayaannya. Kini, tantangannya adalah bagaimana pemerintah dan masyarakat mengelolanya dengan bijak—membuka akses tanpa merusak, mendatangkan wisatawan tanpa menghilangkan karakter alam, dan menjadikan keindahan yang dimiliki Solok Selatan sebagai sumber manfaat bagi masyarakat.

(Irman Kuto/*)

Tags: Jalur Kerinci dari Solok SelatanKhairunasMenapak Danau BontakPenguatan Wisata Alam
SendShareTweet

BeritaTerkait

Hot Water Boom Pauh Duo

Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata, Bupati dan Wabup Solok Selatan Cek Hot Water Boom Pauh Duo

3 September 2026
Goa Batu Kapal

Merawat Pesona Goa Batu Kapal, Bupati Khairunas Pastikan Fasilitas Wisata Terus Dibenahi

3 September 2026

Dimasa Kadis Pariwisata Marcos Sophan, Masjid Tuo Kayu Jao Akhirnya Sandang Status Cagar Budaya Nasional

3 September 2026

Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Selaju Sampan Badunsanak, Kampung Pulai Bidik Ikon Wisata Sumbar

17 August 2026

Komitmen Lestarikan Tradisi, Pemkab Solok Serahkan SK Terdaftar Sasaran Silek Tuo Lipek Pageh

10 August 2026

Keren! 3 Karya Budaya Kabupaten Solok Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

3 July 2026

POPULAR

APKASI Otonomi Expo 2026

Bukan Sekadar Pajangan, Produk UMKM Kabupaten Solok Laris Manis di APKASI Expo 2026

27 August 2026
Bupati Solok

Menanam Kembali Harapan di Sawah Terdampak Bencana: Rp54,78 Miliar untuk Pemulihan Pertanian Solok 

28 August 2026
HKTI Kabupaten Solok

Jon Firman Pandu Pimpin HKTI Kabupaten Solok, Petani Tak Boleh Sekadar Jadi Penonton

2 September 2026
Cagar Budaya

Dimasa Kadis Pariwisata Marcos Sophan, Masjid Tuo Kayu Jao Akhirnya Sandang Status Cagar Budaya Nasional

3 September 2026
Lomba Marandang

Rang Mudo Yok Marandang! 12 SLTA di Kota Solok Hidupkan Warisan Randang

29 August 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Zulmaeta Warning Pelaksana Proyek: Tak Boleh Ada Pungli, Kualitas Harus Dijaga
  • Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata, Bupati dan Wabup Solok Selatan Cek Hot Water Boom Pauh Duo
  • Merawat Pesona Goa Batu Kapal, Bupati Khairunas Pastikan Fasilitas Wisata Terus Dibenahi
  • Menapak Danau Bontak, Khairunas Dorong Penguatan Wisata Alam dan Jalur Kerinci dari Solok Selatan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In