Beritanda.net – Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun hingga menimbulkan korban jiwa, kembali terjadi di jalan utama Padang Panjang–Bukittinggi, dikawasan turunan Panyalaian, depan gerbang pesantren Nurul Ikhlas, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1) pagi.
Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk trailer bermuatan pupuk menambrak mobil boks, serta sejumlah kendaraan roda dua, terjadi sekira pukul pukul 08.45 WIB. Akibat kecelakaan itu, 5 orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Terkait itu, Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot dalam rekaman video singkat yang tayang di linimasa medsos mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
AKP Finot mengungkap, insiden tersebut melibatkan sebuah truk kargo yang terguling di badan jalan sehingga menimbulkan gangguan arus lalu lintas.
“Benar telah terjadi kecelakaan beruntun di Pendakian Panyalaian. Saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi korban,” kata AKP Finot.
Pada saat bersamaan, sejumlah personel kepolisian dibantu warga setempat melakukan evakuasi kendaraan dan korban. Ambulans Public Safety Center (PSC) 119 Padang Panjang juga dikerahkan untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat.
Sejauh ini, pihak kepolisian masih mendata jumlah kendaraan yang terlibat serta korban meninggal dunia maupun luka-luka. Arus lalu lintas di jalur Padang–Bukittinggi sempat tersendat akibat proses evakuasi.
AKP Finot memastikan, seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke RS Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang. Beberapa korban diketahui merupakan warga setempat.
Satu korban terakhir yang diduga merupakan pengemudi truk pupuk berhasil dievakuasi dari dalam kendaraan dalam kondisi meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia menjadi enam orang.
Guna mengatur arus lintas yang sempat macet total pasca kejadian, Satlantas Polres Padang Panjang memberlakukan sistem buka tutup di jalur utama Padang Panjang–Bukittinggi. Kendati arus lalu lintas telah kembali normal, kendaraan yang terlibat kecelakaan masih dalam proses evakuasi.

Data Korban
Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot menuturkan, 3 dari 5 korban meninggal merupakan warga Nagari Panyalaian, yakni Alfizan (51), Jefrizal (37) dan Dian Febri (35).
Sedangkan korban meninggal lainnya Yan Rahmat Alfajri (33), warga Bukit Apit Puhun, Kel. Puhun Tembok, Kec. Guguak Panjang Kota Bukittinggi dan Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho (38), warga Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara yang merupakan sopir truk trailer naas tersebut.
Sementara itu korban luka-luka yakni Gustiawan (40), warga Dusun V Kel. Paluh Manan, Kec. Hamparan Perak Kab. Deli Serdang, Zulfia (40), warga Jorong Palupuah, Kel. Pasia Laweh, Kec. Palupuah, Kab. Agam, Bujang (75), warga Panyalaian dan Elvi Febrianti (43) Tahun, warga Gulai Bancah, Kota Bukittinggi.
Kronologis
AKP Pifzen Finot mengungkap, ihwal kejadian berawal dari kendaraan truck trailer nopol BK 9634 XA yang dikemudikan Bandes datang dari arah Bukittinggi menuju arah Padang Panjang.
Sesampainya di tempat kejadian, diduga kendaraan truck trailer tersebut blong rem, sehingga menabrak bagian belakang kendaraan truck box BA 8089 NU yang dikemudikan Zulfia yang berada di arah yang sama.
Sejurus, kendaraan truck box yang dikemudikan Zulfia menabrak kendaraan sepeda motor honda vario BA 6624 LAD yang dikendarai Yan Rahmad Fajri dengan membawa penumpang Elfi Febrianti dan kemudian menabrak pangkalan ojek tatkala pejalan kaki atas nama Dian Febri sedang berada di pangkalan ojek beserta 2 unit kendararaan sepeda motor honda beat Npol BA 3637 NP dan kendaraan sepeda motor Honda Supra BA 6368 NB yang sedang terparkir di pangkalan ojek hingga kendaraan truck BOX nopol BA 8089 NU terbalik di sebelah sisi kiri jalan.
Slanjutnya kendararaan truck trailer tetap melaju ke arah Padang Panjang dengan tidak terkendali sehingga menabrak pejalan kaki Jefrizal dan Alfizar yang sedang berada di warung sebelah kiri jalan, dan kendaraan truck trailer tetap melaju dan akhirnya menabrak warung milik warga dan terbalik di pekarangan rumah warga.
Atas insiden kecematan ini, Polisi mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan akan diumumkan setelah proses olah tempat kejadian perkara selesai.
(redaksi/*)







