Beritanda.net – Ikuti Rakor Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) Jalan Tol Padang–Bukittinggi Seksi Sicincin–Bukittinggi, Wakil Bupati (Wabup) Ahmad Fadly menegaskan dukungan penuh Pemkab Tanah Datar terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, Jumat (5/6/2026), di Aula Balai Kota Padang Panjang.
Rakor yang dibuka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Sumatera Barat, Wisnu Priambodo, juga dihadiri Wakil Wali Kota Padang Panjang Alex Saputra, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, para camat, wali nagari, lurah, Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta unsur terkait lainnya yang wilayahnya akan dilalui jalur tol.
Wabup Tanah Datar, Ahmad Fadly menyambut baik rencana pembangunan Jalan Tol Padang–Bukittinggi, karena ruas jalan nasional tersebut merupakan jalur penghubung Sumatera Barat dan Riau, yang merupakan salah satu jalur transportasi terpadat di Pulau Sumatera, sehingga keberadaan jalan tol akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Pemkab Tanah Datar akan terus mengawal dan mendukung penuh percepatan pembangunan PSN Jalan Tol Padang–Pekanbaru, khususnya Seksi Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin yang melintasi beberapa nagari di Kabupaten Tanah Datar,” ujar Ahmad Fadly.
Wabup Tanah Datar juga berharap, proses pendataan objek tanah yang akan dilalui jalan tol dilakukan secara akurat dan valid sesuai kondisi di lapangan. Dengan demikian, pemerintah nagari dapat lebih mudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sejak tahap awal perencanaan.
“Validitas data sangat penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Pemerintah nagari juga dapat segera memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan ini,” pungkasnya.

Menyambut itu, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Sumatera Barat, Wisnu Priambodo menyampaikan, pembangunan Jalan Tol Padang–Bukittinggi merupakan bagian dari Jalan Tol Padang–Pekanbaru yang menghubungkan ibu kota Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Riau. Proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Menurutnya, keberadaan jalan tol diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa antar wilayah serta mempercepat mobilitas masyarakat, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi.
“Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang antar wilayah sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi,” ujarnya.
Wisnu juga menjelaskan bahwa sebelum penyusunan dokumen perencanaan dilakukan, tim telah melaksanakan survei lapangan pada titik-titik yang akan dilalui jalur tol serta berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan kelurahan untuk memperoleh data lahan masyarakat yang terdampak.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memperoleh masukan dari pemerintah daerah terkait penyusunan dokumen perencanaan. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas dan disepakati dalam rapat pleno di tingkat provinsi maupun pusat,” kata nya.
Ia berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar proses pembangunan Jalan Tol Padang–Bukittinggi Seksi Sicincin–Bukittinggi ini dapat berjalan lancar sesuai tahapan yang telah direncanakan.
(Irfan)






