Beritanda.net – Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nagari Panunjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, masuk enam besar nominasi lomba Gerakan PKK Berprestasi tingkat Provinsi tahun 2026, dikunjungi tim verifikasi lapangan TP-PKK Sumbar, Selasa (9/6/2026).
Ketua Tim Penilai yang diwakili Staf Ahli TPPKK Sumbar Ny. Dianita Maulin atau akrab disapa Detta Maulin Vasco tersebut, mengagumi Nagari Paninjauan yang asri dengan pemandangan yang indah dan hampir disetiap rumah memiliki tanaman sayur dan buah.
Sebagaimana diketahui Nagari Paninjauan didapuk mewakili Kabupaten Tanah Datar pada lomba tingkat provinsi tahun ini. Nagari yang memiliki topografi berbukit dan berada dilereng gunung Api Marapi ini memiliki udara yang sejuk dan tanah yang subur sehingga sangat cocok untuk areal pertanian dan perkebunan.
Sungguh luar biasanya dan mengagumkan, di rumah-rumah masyarakat di Nagari Paninjauan pada umumnya sudah ditanami dengan berbagai tanaman sayur dan buah serta tanaman obat-obatan. Seperti di salah satu rumah di Nagari Paninjauan itu, yaitunya rumah Angku Labai, di pekarangan rumahnya lengkap dengan tanaman sayur dan buah-buahan, tanaman obat, bahkan ternak kecil unggas seperti ayam dan bebek juga ada.

Dikesempatan itu, Ny. Detta Maulin Vasco yang turut didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Ny. Lise Eka Putra, Staf Ahli TPPKK Ny. Dwinanda Ahmad Fadly berkesempatan panen sayur seperti panen labu siam, sawi, terong, mentinum dan berbagai sayuran lainnya.
Ny. Detta Maulin Vasco ungkapkan kekagumannya dan mengatakan jika Angku Labai bisa menjadi inspirator yang dapat menjadi sumber ilham bagi orang lain yang menyulap pekarangan rumah dengan berbagai jenis tanaman sayur, buah, obat-obatan dan kolam ikan bahkan juga ada ternak unggas.
“Pak Angku Labai luar biasa, menyulap pekarangan rumah dengan menanami tanaman sayur dan buah, dan ini bisa menginspirasi orang lain untuk memanfaatkan pekarangan rumah lebih produktif sehingga bisa menjadi sumber pangan keluarga dan juga bisa meningkatkan ekonomi keluarga, sembari menanya ke Angku Labai, tanaman apa yang paling rumit perawatannya.”sampainya.
Sementara itu Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra sampaikan apresiasi yang tinggi dan ucapkan terima kasih kepada Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Detta Maulin Vasco dan Tim Penilai, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari Paninjauan serta kader-kader PKK dan semua unsur yang telah berjibaku mewujudkan dan mendukung penilaian Tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.
“Bagi kami, lomba ini bukan sekadar tentang penilaian atau meraih prestasi, jauh dari itu yang lebih penting adalah bagaimana semangat gotong royong, kepedulian memanfaatkan pekarangan, pengabdian dan semangat yang telah tumbuh di tengah-tengah masyarakat dapat terus terjaga dan berkelanjutan,”ujarnya.
“Saya melihat langsung semangat yang luar biasa dari kader-kader PKK dengan tulus bekerja, bergerak, dan mengedukasi masyarakat demi terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya,”tambahnya.
Ny. Lise Eka Putra berharap dengan momentum penilaian ini semakin menguatkan komitmen bersama untuk terus memperkuat 10 Program Pokok PKK, menjaga lingkungan tetap bersih, mengelola sampah dari rumah tangga, meningkatkan kesehatan keluarga, serta membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Sementara itu Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, S.STP, M.Si dalam sambutan pembukaan mengatakan dengan kunjungan Tim Penilai ini dapat melihat dedikasi, kerja keras dan kekompakan kader PKK selama ini yang luar biasa, sehingga menampakkan hasil kerja yang nyata.
“Kami menyadari dan memahami keluarga merupakan pilar utama bangsa, tanpa keluarga yang sejahtera, mustahil akan terwujud sebuah bangsa yang sejahtera dan cerdas. Karena itu saya melihat bahwa gerakan PKK yang diinisiasi oleh kader dari semua tingkatan ini punya peran sentral dalam membentuk, merawat dan membina keluarga sebagai pondasi utama bangsa,”sampainya.
Dikatakan Sekda, pemberdayaan itu tidak hanya tugas pemerintah, tetapi harus melibatkan seluruh komponen masyarakat. Setiap anggota masyarakat punya hak dan kewajiban memberikan kontribusi untuk mewujudkan tujuan bersama guna mengupayakan perbaikan kesejahteraan keluarga yang diidamkan bersama.
(Irfan)







