Beritanda.net – Babak baru penguatan karakter generasi muda ditandai dengan launcing (peluncuran) program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, Selasa (10/3/2026), di lapangan Mapolda Sumatera Barat di Padang
Program Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) ini merupkan kerjsama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, menjadi lebih inovatif karena di inisiasi langsung dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta sebagai bentuk implementasi Polri Peduli Pendidikan.
Sebagai motor penggerak di lapangan, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha, SIK, SH, MH, bertindak sebagai pelaksana utama yang menyusun skema pembinaan komprehensif bagi para siswa.

Komitmen Permanen
Kegiatan ini berpijak pada amanat UUD 1945 Pasal 31 mengenai hak pendidikan warga negara dan semangat Keppres 120 tahun 2025 yang di keluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto tentang Pendidikan Gratis Bagi Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrim yang di dalam nya memuat amanat menyediakan Sekolah Rakyat.
Menyambut inisiasi Polri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Syaifullah bahkan meminta agar derajat kerja sama ini ditingkatkan menjadi program permanen.
“Kami sangat mendukung penuh langkah Polda Sumbar. Bahkan, kami berharap kerja sama ini ditingkatkan derajatnya menjadi permanen agar proses transformasi karakter anak-anak kita di Sekolah Rakyat memiliki keberlanjutan yang kuat,” tegas Syaifullah.

Aksi Memukau dan Interaksi Humanis
Kemeriahan apel memuncak saat para siswa menunjukkan hasil pembinaan di bawah asuhan Biro SDM Polda Sumbar. Muhammad Fauzan memimpin rekan-rekannya dari SRMA 4 Padang dalam peragaan PKS yang disiplin.
Sementara itu, ketangkasan PBB ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta keterampilan kepanduan oleh Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.
Suasana semakin hangat saat sesi interaksi. Muhammad Asgar bertanya mengenai tips menjadi Leadership yang baik, yang dijawab langsung oleh Kapolda dengan menekankan pentingnya integritas.
Tak ketinggalan, siswi-siswi seperti Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita menyampaikan aspirasi mereka untuk bergabung menjadi anggota Polwan.
Menanggapi pertanyaan dari perwakilan guru, Eno Aulia Fikri, S.Pd, tentang keberlanjutan program, Kombes Pol Anissullah M. Ridha memastikan, bahwa Biro SDM telah menyiapkan rangkaian kegiatan berkelanjutan, mulai dari pendampingan psikologis hingga pelatihan kemandirian.
(Melatisan/*)







