14:15 | 3 February 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tebing Batang Lembang Digerus Abrasi, Belasan Rumah Warga Koto Baru Dibayangi Ambruk

redaktur by redaktur
9 December 2025 | 06:58
in Peristiwa
0
Tebing

Kondisi tebing sungai Batang Lembang dekat Jembatan Koto Baru terus digerus air, sejumlah rumah terancam ambruk

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Tebing Batang Lembang  Digerus Abrasi, Belasan Rumah Warga Koto Baru Dibayangi Ambruk

Beritanda.net –  Banjir Batang Lembang selalu menjadi momok bagi yang bermukim di tepi sungai, terutama  warga yang berada di bantaran sungai  di kawasan Kelok Sawah Tapi, Koto Baru, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Baca Juga

Irigasi

Kerusakan Irigasi Guk Rantau Koto Baru Cukup Parah, Warga Ketuk Hati Pemkab Solok Untuk Perbaikan

28 January 2026
Penghargaan

Mengiringi Prestasi Gubernur, Bupati Annisa Dianugerahi Upakarya Wanua Nugraha, Nagari Sungai Duo Juara 1 Nasional

16 January 2026

Warga setempat kini terancam abrasi pada tebing sungai yang terus digerus hantaman air. Hingga suasana hati nan galau, entah kemana ditumpangkan, Hari-hari dilalui dengan nelangsa, berharap tiba keajaiban untuk mencegah terjadinya bencana ambruk.  

Ada sekitar 12 KK warga Koto Baru yang bermukim di pinggir batang air itu,dan  selalu merasa cemas karena perumahan mereka terancam ambruk.

Dari pantauan, sederet pinggir sungai Batang Lembang, mulai dari pondasi jembatan utama lintas Solok – Padang, kerusakan tebing sungai sudah berbilang tahun mengancam kenyamanan warga yang tinggal di Kelok Sawah Tapi tersebut.

Sebuah rumah bahkan tampak menunggu waktu saja untuk benar-benar ambruk, karena tanah pondasinya sudah genting di gerus luapan air.

“Saat banjir besar tempo hari, kami benar-benar merasa cemas rumah akan hanyut karena kerusakan tanah tebing sungai semaki melebar,” kata Yon (65), Minggu (7/12/25) di Kotobaru.

Melihat kondisi sekarang,  terkesan rumah pendudukan yang  mengejar tebing sungai karena berdiri persis pada sisi sungai. Padahal sebaliknya, sungai yang terus mengancam perumahan tersebut.

“Dulu rumah-rumah warga itu jauh dari pinggir sungai. Tapi karena tanah tebingnya terus nengalami abrasi dan runtuh, seolah-olah masyarakat yang sengaja mendirikan rumah persis di tebing sungai,”ungkap Yon.

Atas kondisi itu, pengusaha rumah makan Kalio Baluik  yang juga tinggal di tepi Batang Lembang itu, menaruh harapan perhatian lebih dari pemerintah untuk melanjutkan proyek pengendalian banjir dengan melakukan Normalisasi Batang Lembang (NBL).

Ia menyebut, proyek NBL untuk pengendalian banjir  yang telah dilakukan dibagian hilir jembatan Kotobaru, mendesak disambung ke bagian atas guna mengatasi ancaman abrasi agar tidak meluas.

” Ada sekitar 12 rumah penduduk yang terancam kena abrasi sungai jika tidak cepat diatasi dengan melakukan Normalisasi,” ulangnya. 

Yon Kalio Baluik mengharapkan pemerintah Kabupaten Solok menaruh perhatian serius untuk mengajukan lanjutan proyek Normalisasi Batang Lembang kepada Pemerontah Provinsi Sumbar atau Pusat.

“Tidak usah seluruh pinggir tepi sungai yang di dam, paling tidak agak 1 kilometer timbal balik, atau sekitar 500 meter pada kedua pinggir sungai dari arah jembatan, sudah sangat mendesak dilakukan pembuatan dinding guna pengendalian banjir,” harapnya.

Ia memastikan, kalau masalah tanah yang terdampak proyek pengendalian banjir tidak ada masalah. Masyarakat yang memiliki lahan di timbal balik sungai bersedia melepasnnya.

Sama harapnya dengan warga,  tokoh pemuda Koto Baru Wandi Malin Marajo mengungkap, kegiatan pengendalian banjir benar-benar menjadi kebutuhan  pada  kedua bantaran sungai Batang Lembang, khusunya dibagian atas jembatan Koto Baru.

Alasannya selain mengancam lahan warga, yang paling riskan karena ada rumah penduduk yang seperti terus dikejar musibah akibat gerusan air sungai Batang Lembang semakin melebar.

“Apalagi di sebelah kanan sungai, tebingnya relatif tinggi dari pemukaan air, membuat warga bertambah cemas karena tanahnya sangat rapuh,” jelas Wandi.

Karena persoalan banjir selalu menjadi momok warga saban waktu, maka diharapkan betul perhatian pemangku kepentingan di negeri ini untuk mencurahkan sumber daya guna membenahi pinggir sungai Batang Lembang di nagari Koto Baru hingga tuntas.

Wandi menyebut, tatkala perhatian banyak pihak tercurah untuk melakukan  recovery dan rekonstruksi kawasan terdampak bencana banjir dan longsor, pada waktu yang sama sejumlah warga nagari Koto Baru, justru merasa gelisah karena huniannya selalu dibayangi abrasi sungai Batang Lembang.

 ( Melatisan )

.

Tags: AbrasiBelasan rumahJembatan Koto BaruNormalisasi Batang LembangPengendalian BanjirTerancam AmbrukTergerus air
SendShareTweet

BeritaTerkait

Irigasi

Kerusakan Irigasi Guk Rantau Koto Baru Cukup Parah, Warga Ketuk Hati Pemkab Solok Untuk Perbaikan

28 January 2026
Penghargaan

Mengiringi Prestasi Gubernur, Bupati Annisa Dianugerahi Upakarya Wanua Nugraha, Nagari Sungai Duo Juara 1 Nasional

16 January 2026

Sukses Bina Desa/Nagari dan Kelurahan Berprestasi, Gubernur Mahyeldi Raih Upakarya Wanua Nugraha 

16 January 2026

Razia PETI di Pasaman, Tim Terpadu Sumbar Musnahkan Barang Temuan di Jorong Lubuk Aro

15 January 2026

Berbahaya Dikosumsi Langsung, Wagub Vasko Ingatkan Air Sinkhole Situjuah Batua Mengandung Bakteri Tinggi  

12 January 2026

Lebih Dua Pekan Dilaporkan Hilang, Nasib Warga Nagari Batu Bajanjang Solok Masih Menjadi Misteri

6 January 2026

POPULAR

Narkoba

Miris, Pria dan Wanita Dewasa Miliki Narkoba Ditangkap Polisi di Supayang dan Koto Anau

28 January 2026
Penghargaan

Program Ambulan Gratis dan Layanan Kesehatan Pasaman Diakui Nasional, Bupati Welly Suhery Boyong UHC Award 2026 ke Lubuk Sikaping

28 January 2026
Tumbang

Liga 4 Sumbar: Kejutan di Stadion Utama Sumbar, Josal FC Tumbang Lawan PSLA Sicincin

28 January 2026
Jalan

Ruas Jalan Setangkai–Batusangkar Sepanjang 25 Km Akan Diaspal Tahun 2026

29 January 2026
Penghargaan

Tanpa Gembar Gembor di Medsos, Kota Solok Boyong UHC Award 2026 dari Jakarta

28 January 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Wabup Candra  Perkuat Pembinaan Atlet Muda Melalui Pelatihan Instruktur Identifikasi dan Deteksi Bakat Olahraga 2026
  • Safari Ramadhan Pemprov Sumbar Tahun 2026 Akan Difokuskan ke Daerah Terdampak Bencana
  • Digelar TVRI Sumbar, Gubernur Mahyeldi Hadiri Kick-off Penyiaran Piala Dunia 2026
  • Bupati Pasaman: Tidak Boleh Ada Program Berjalan Diluar Dokumen Perencanaan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In