Beritanda.net – Atlet karate Kabupaten Solok membidik prestasi terbaik sekaligus menargetkan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sebagai tuan rumah, Kabupaten Solok mengerahkan 33 atlet untuk bersaing dengan ratusan karateka dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Optimisme tersebut mengemuka dalam jumpa pers Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama wartawan, seusai pembukaan pertandingan cabang olahraga karate di Sport Hall Batu Tupang, Nagari Koto Baru, Kabupaten Solok, Sabtu (10/10/2026).
Pertandingan karate Porprov XVI Sumatera Barat dijadwalkan berlangsung pada 10–13 Oktober 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperjuangkan prestasi dan mengharumkan nama daerah masing-masing.
Pembukaan pertandingan secara resmi dilakukan Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, S.H., Ketua FORKI Kabupaten Solok Hafni Hafiz, A.Md., serta Wakil Ketua KONI Sumatera Barat Alvira, S.H.
Sebanyak 357 atlet dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Barat ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, dengan pengecualian Kota Solok dan Kabupaten Solok Selatan. Para atlet akan bersaing pada 29 nomor pertandingan.
Ketua FORKI Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta kontingen yang berpartisipasi dalam pertandingan karate Porprov XVI di Kabupaten Solok.
Ia berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.
Khairuddin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kejujuran, dan semangat persaudaraan selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi setiap atlet.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Sumatera Barat Alvira, S.H., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan seluruh pihak yang telah mendukung persiapan penyelenggaraan pertandingan karate Porprov XVI.
Ia menegaskan, Porprov merupakan salah satu tolok ukur untuk melihat hasil pembinaan olahraga di setiap daerah. Melalui kompetisi ini, para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, serta meningkatkan kualitas dan daya saing.

Bupati Ajak Atlet Tampil Maksimal
Bupati Solok Jon Firman Pandu mengapresiasi KONI Sumatera Barat, FORKI Sumatera Barat, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan pertandingan karate Porprov XVI di Kabupaten Solok.
Ia berharap momentum tersebut dapat memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga, khususnya cabang karate, baik di Kabupaten Solok maupun Sumatera Barat secara keseluruhan.
Bupati juga mengajak seluruh atlet memanfaatkan kesempatan bertanding dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan maksimal, serta menjaga semangat dan tanggung jawab selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan kekuatan fisik, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja keras, mental yang tangguh, serta komitmen menjunjung tinggi sportivitas.
Lebih jauh, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa penyelenggaraan Porprov tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Ajang olahraga tersebut juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan semangat juang, dan mempererat persaudaraan antardaerah.
Melalui Porprov XVI cabang karate, Pemerintah Kabupaten Solok berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Bagi Kabupaten Solok sebagai tuan rumah, kompetisi ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para karateka untuk membuktikan kemampuan di hadapan publik sendiri, sembari memperjuangkan target prestasi terbaik bagi daerah.
Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan dan semangat kompetisi yang sehat, para atlet diharapkan mampu menjadikan Porprov XVI sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
(Irman Kuto)







