Beritanda.net – Tiket final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 berhasil diamankan tim futsal Kota Payakumbuh dengan cara meyakinkan.
Menghadapi Kabupaten Solok pada laga semifinal, Sabtu (11/10/2026), Payakumbuh tampil menggila dan menang telak 9-1 di GOR Situjuah Limo Nagari, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
Kemenangan besar itu sekaligus membuka jalan bagi Payakumbuh menuju partai puncak. Namun lebih dari sekadar pesta gol, keberhasilan tersebut juga diwarnai gelora dukungan ratusan pelajar SMA se-Kota Payakumbuh yang memadati tribun GOR.
Berbalut atribut serba hitam, para suporter muda itu datang membawa drum dan menyuarakan yel-yel sepanjang pertandingan. Genderang yang bertalu-talu dan teriakan dukungan menggema di dalam arena, membakar semangat para pemain Payakumbuh selama dua babak, masing-masing 20 menit.
Atmosfer pertandingan pun terasa semakin panas. Dukungan tanpa henti dari tribun menjadi suntikan energi bagi skuad Payakumbuh untuk terus menekan dan menjaga intensitas permainan hingga peluit akhir dibunyikan.
Di lapangan, Payakumbuh langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal. Pola permainan cepat yang diterapkan pelatih kepala Novri Rangga Zaputra membuat pertahanan Kabupaten Solok kesulitan mengimbangi pergerakan pemain lawan.
Serangan demi serangan terus dilancarkan. Payakumbuh mampu memanfaatkan peluang dengan efektif hingga sembilan gol bersarang di gawang Kabupaten Solok. Sementara itu, Kabupaten Solok hanya mampu membalas satu gol.
Skor akhir 9-1 menjadi gambaran dominasi Payakumbuh dalam pertandingan semifinal tersebut. Kemenangan itu bukan hanya mengantar mereka ke final, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Usai pertandingan, pelatih kepala Payakumbuh, Novri Rangga Zaputra, menyebut keberhasilan timnya tidak terlepas dari kerja keras pemain serta dukungan masyarakat, khususnya para pelajar yang hadir langsung di arena pertandingan.
“Kemenangan ini bukan hanya kerja keras pemain di lapangan, tapi juga berkat doa dan dukungan luar biasa dari suporter pelajar kita. Energi mereka luar biasa, masuk sampai ke lapangan. Kemenangan ini untuk masyarakat Payakumbuh,” ungkap Novri.
Derby Situjuah: Dua Daerah, Satu Ambisi
Lolosnya Payakumbuh ke final menghadirkan duel yang telah dinanti-nantikan. Di partai puncak, mereka akan berhadapan dengan rival sekawasan, Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam laga yang dijuluki Derby Situjuah.
Pertemuan dua daerah bertetangga ini diprediksi menyedot perhatian besar, mengingat keduanya sama-sama menunjukkan performa kompetitif sejak babak penyisihan. Kini, ambisi meraih medali emas Porprov XVI Sumbar menjadi taruhan dalam pertandingan penentuan tersebut.
Final dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/10/2026) di GOR Situjuah Limo Nagari, lokasi yang sama dengan laga semifinal.
Bagi Payakumbuh, kemenangan 9-1 atas Kabupaten Solok menjadi modal penting untuk menatap partai puncak. Namun, menghadapi Lima Puluh Kota tentu menghadirkan tantangan berbeda. Konsistensi permainan, ketajaman penyelesaian akhir, dan ketenangan menghadapi tekanan akan menjadi faktor penting dalam perebutan gelar juara.
Pemerintah Kota Payakumbuh bersama KONI Payakumbuh pun mengajak masyarakat untuk datang langsung ke arena pertandingan dan memberikan dukungan kepada tim kebanggaan daerah.
Setelah berpesta sembilan gol di semifinal, kini perhatian tertuju pada satu laga penentu. Mampukah Payakumbuh menuntaskan misinya dan membawa pulang emas, atau justru Lima Puluh Kota yang berdiri sebagai penguasa futsal Porprov XVI Sumbar 2026?
Jawabannya akan ditentukan di Derby Situjuah, Senin mendatang.
(Debby)







