Beritanda.net – Puskesmas Tiumang menghadirkan inovasi KURMA MILK DAN ROTI (Kunjungan Rumah Ibu Hamil KEK dan Risiko Tinggi dengan Tim) sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil yang membutuhkan perhatian dan pemantauan khusus.
Inovasi yang digagas oleh Jendri Riantika, A.Md.Keb. tersebut dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) maupun ibu hamil risiko tinggi.
Dalam pelaksanaannya, kunjungan melibatkan Tim Manajemen Puskesmas, dokter Puskesmas, bidan Puskesmas, bidan desa, lintas program terkait, serta kader. Kolaborasi tersebut memungkinkan pelayanan diberikan secara terpadu, menyeluruh, dan berkesinambungan.
Kepala Puskesmas Tiumang, Hj. Roswita, A.Md.Keb., SKM., MM, mengatakan inovasi KURMA MILK DAN ROTI memberikan kemudahan bagi ibu hamil untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.
“Melalui kunjungan rumah, ibu hamil mendapatkan pemeriksaan, edukasi, pemantauan kondisi kehamilan dan tindak lanjut secara langsung oleh tim Puskesmas. Keluarga juga dilibatkan agar dukungan terhadap ibu hamil semakin kuat,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).
Menurut Roswita, pendekatan jemput bola tersebut juga membantu petugas melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko selama kehamilan. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, proses rujukan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Inovasi KURMA MILK DAN ROTI menyasar ibu hamil dengan kondisi KEK dan risiko tinggi, dengan tujuan meningkatkan akses, kualitas, serta kesinambungan pelayanan kesehatan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan risiko komplikasi selama masa kehamilan.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, kunjungan rumah juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi ibu dan keluarga. Materi yang diberikan mencakup pentingnya menjaga kehamilan sehat, mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi, serta melakukan pemeriksaan antenatal secara rutin.
“Harapannya, ibu hamil dan keluarga semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan serta meningkatkan kepatuhan melakukan pemeriksaan, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan,” katanya.
KURMA MILK DAN ROTI dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama ibu hamil yang memiliki keterbatasan akses, kendala transportasi, maupun kondisi tertentu yang menyulitkan mereka memperoleh pelayanan di fasilitas kesehatan.
Dengan menghadirkan pelayanan langsung ke rumah, ibu hamil mendapatkan layanan yang lebih mudah dijangkau, nyaman, dan berkesinambungan. Di sisi lain, keterlibatan keluarga turut memperkuat dukungan dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Inovasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
(Afriza Dedek)







