Beritanda.net – Mengawali pembagian Bendera Merah Putih kepada warga yang melintas di jalanutama Batusangkar, Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026, Selasa (4/8/2026),di Gazebo Indo Jolito, Batusangkar.
Diklat calon Paskibraka yang dipusatkan di Lapangan Cindua Mato dan Islamic Centre Batusangkar, akan berlangsung selama 14 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026.
Sebanyak 63 calon anggota Paskibraka yang terdiri dari 31 putra dan 32 putri mengikuti pembinaan sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menyemangati itu, Wabup Ahmad Fadly menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah yang telah terpilih menjadi calon anggota Paskibraka Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026.
Ia menegaskan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan untuk menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan. Lebih dari itu, Paskibraka merupakan bagian dari proses kaderisasi generasi muda untuk dipersiapkan menjadi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
Ahmad Fadly berharap para peserta mampu menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat, dengan menjunjung tinggi disiplin, integritas, moral dan semangat nasionalisme.
“Kalian adalah generasi pilihan yang dipercaya mengemban tugas mulia. Jadikan kesempatan ini sebagai wadah dalam membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan pelatih dan menjalani setiap tahapan latihan dengan penuh semangat, ketekunan serta disiplin tinggi.
Menurutnya, hal tersebut penting agar para calon anggota Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran maupun penurunan Sang Saka Merah Putih dengan baik pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kepada seluruh pelatih dan pembina, kami berharap agar memberikan pembinaan secara maksimal sehingga mampu melahirkan anggota Paskibraka yang berkualitas, profesional dan membanggakan Kabupaten Tanah Datar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Tanah Datar Hendra Setyawan mengatakan, pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka, Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022, serta Keputusan Bupati Tanah Datar tentang pembentukan panitia dan penetapan anggota Paskibraka Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026.
Ia menjelaskan, diklat bertujuan membentuk calon anggota Paskibraka yang berkarakter Pancasila, memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, bertanggung jawab serta mempunyai kemampuan teknis dalam melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.
“Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan menggunakan kurikulum pembinaan Paskibraka dengan sistem Desa Bahagia, yaitu pola pembinaan yang mengintegrasikan pembelajaran, pelatihan, pengasuhan, pembiasaan karakter, serta kehidupan bersama dalam suasana disiplin, kondusif dan penuh semangat kekeluargaan guna membentuk karakter, mental dan jiwa kepemimpinan peserta,” ujarnya.
Hendra menyebutkan, materi yang diberikan meliputi pembelajaran aktif seperti Pancasila, Revolusi Mental, Wawasan Kebangsaan, Kewarganegaraan, Kewaspadaan dan Ketahanan Nasional, Literasi Digital serta Kepaskibrakaan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan latihan dasar kepemimpinan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) sesuai Peraturan Panglima TNI, serta praktik pengibaran dan penurunan bendera dengan metode pengasuhan kepamongan.
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan, seleksi Paskibraka Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 diikuti 168 pelajar dari 25 SMA, SMK dan MA sederajat. Peserta terdiri dari 88 putra dan 80 putri.
Setelah melewati seluruh tahapan seleksi, terpilih 63 calon anggota Paskibraka, terdiri dari 31 putra dan 32 putri yang berasal dari 20 sekolah di Kabupaten Tanah Datar.
“Pada seleksi tingkat kabupaten juga dilaksanakan seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Sumatera Barat. Hasilnya, dua peserta putri asal Kabupaten Tanah Datar berhasil lolos menjadi calon Paskibraka tingkat provinsi,” pungkasnya.
Momentum pembukaan Diklat Paskibraka tersebut kemudian dirangkaikan dengan pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2026. Gerakan ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat melalui pembagian Bendera Merah Putih sebagai simbol identitas dan pemersatu bangsa.
Gerakan pembagian bendera melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan, partai politik hingga masyarakat.
Hingga pelaksanaan pencanangan, tercatat 55 instansi telah berpartisipasi, terdiri dari 27 perangkat daerah dan 28 instansi vertikal, BUMN, BUMD, swasta serta partai politik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 37 instansi telah menyerahkan bendera kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Datar dengan total 4.471 bendera, terdiri dari 1.926 bendera untuk rumah dan 2.545 bendera kendaraan.
(Irfan)







