Beritanda.net – PSPP Padang Panjang sebagai runner-up Liga 4 PSSI Sumbar musim 2025/2026 dinyatakan urung berlaga di putaran nasional. Tak pelak, kenyataan itu membangkitkan energi Andre Rosiade melayangkan surat protes terbuka kepada PSSI soal kenapa perjuangan tim asal Kota Serambi Mekah itu terhenti. Padahal di belahan provinsi lain dengan jumlah pertandingan yang sama, justru mendapat kuota 2 tim.
Protes keras disampaikan Andre menjelang laga penting Semen Padang menghadapi Persebaya Surabaya di Instagram pribadinya pada Kamis(14/05/2026). Andre menyoroti regulasi putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 yang resmi dimulai setelah drawing babak 64 besar dilakukan PSSI pada Rabu (13/05/2026).
Di tengah persiapan 64 tim yang akan bersaing memperebutkan enam tiket promosi ke Liga Nusantara musim depan, Andre mempertanyakan dasar penentuan kuota tim lolos dari masing-masing provinsi yang dinilainya belum transparan.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Andre mempertanyakan mekanisme penentuan kuota karena terdapat perbedaan jumlah pertandingan dan slot wakil provinsi.
“Saya mempertanyakan kejelasan dari regulasi kepada PSSI Pusat terkait dasar penentuan syarat Tim yang lolos ke Liga 4 Nasional, dikarenakan saya melihat sesuatu yang tidak fair dalam penentuan itu, bagaimana bisa ada Tim dengan jumlah laga yang sedikit bisa langsung lolos ke Nasional, sementara Tim yang bermain lebih banyak dan sudah sampai final tapi tidak lolos ke Nasional, apa dasarnya?” tulis Andre.
Andre juga membandingkan kuota wakil dari sejumlah provinsi. Ia mencontohkan Jawa Tengah yang memiliki 27 peserta dan meloloskan empat tim ke putaran nasional, sementara Jawa Timur dengan 69 peserta memperoleh delapan slot.
“Data yang saya dapatkan, total 27 Tim dari Jateng meloloskan 4 Tim ke Nasional dan 69 Tim asal Jatim meloloskan 8 Tim, bagaimana bisa 10 Tim asal Sumbar hanya meloloskan 1 Tim? Bagaimana perhitungannya?” lanjut Andre.
Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 menjadi jalur promosi menuju Liga Nusantara musim depan. Sebanyak 64 tim akan bertanding mulai 30 Mei hingga 11 Juli 2026.
Pada babak 64 besar, kompetisi menggunakan format home tournament dan single round robin. Sebanyak 16 grup akan diisi masing-masing empat tim, dengan juara dan runner-up grup berhak lolos ke babak 32 besar.
Kompetisi kemudian berlanjut ke fase 32 besar dengan format serupa. Delapan grup akan dibentuk dan dua tim terbaik dari masing-masing grup melaju ke babak 16 besar yang juga memakai sistem home tournament.
Fase 8 besar dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026. Dua grup yang masing-masing diisi empat tim akan memperebutkan enam tiket promosi ke Liga Nusantara.
Juara dan runner-up grup otomatis lolos ke semifinal sekaligus memastikan tiket promosi. Dua slot promosi tambahan diberikan kepada tim peringkat ketiga terbaik.
Semifinal Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli, sedangkan partai final akan digelar pada 11 Juli 2026. Empat tim semifinalis dipastikan promosi ke Liga Nusantara musim depan.
Drawing grup putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 disiarkan melalui kanal YouTube PSSI pada Rabu (13/5/2026). Sebanyak 16 grup resmi terbentuk dengan sejumlah kota ditunjuk sebagai tuan rumah.
Andre meminta PSSI memberikan penjelasan rinci terkait dasar pembagian kuota tiap provinsi. Ia juga meminta Asprov PSSI Sumbar ikut menyuarakan penambahan kuota bagi wakil Sumatera Barat.
“Saya meminta kepada PSSI untuk mengklarifikasi dan menjelaskan secara detail regulasi terhadap kasus ini, saya juga meminta Asprov Sumbar untuk ikut andil agar bersuara agar Sumbar bisa mengirimkan lebih dari 1 Tim ke Liga 4 Nasional,” tegas Andre.
Polemik mengenai kuota wakil provinsi di Liga 4 nasional menjadi perhatian pecinta sepak bola karena berkaitan dengan mekanisme kompetisi dan peluang klub daerah untuk menembus level yang lebih tinggi.
(Arif M)







