Beritanda.net – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi mendampingi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia yang diwakili Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan pada Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Dr. Ir. Feri Arlius Dt. Sipado, M.Sc, dalam penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana alam, Jumat (13/3/2026) di Nagari Sumpur, Batipuh Selatan.
Bantuan disalurkan secara langsung kepada masyarakat di beberapa nagari di Kabupaten Tanah Datar yang mengalami dampak cukup besar akibat bencana, yakni Nagari Sumpur, Nagari Padang Laweh, dan Nagari Guguak Malalo.
Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan dari Kementerian Kebudayaan RI kepada masyarakat terdampak bencana, terlebih penyalurannya bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
“Bantuan ini merupakan bentuk dukungan dari berbagai pihak yang sangat membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana, apalagi disalurkan pada bulan penuh berkah ini,” ujarnya.
Wabup Ahmad Fadly juga menyebutkan bahwa masyarakat yang mengalami kerusakan rumah berat maupun rumah hanyut telah menempati Hunian Sementara (Huntara) atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).
“Pembangunan Huntara dilaksanakan oleh BNPB di Nagari Bungo Tanjung sebanyak 23 unit dan di Nagari Sumpur sebanyak 15 unit. Kemudian sebanyak 28 unit dibangun di Jorong Guguak Malalo. Selain itu terdapat 10 unit Huntara di Jorong Baing yang merupakan hibah dari Kementerian kepada wali nagari setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya Wilayah III Drs. Nurmatias menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Batipuh Selatan sebanyak 375 paket, berupa perlengkapan shalat dan rendang.
“Walaupun bencana telah berlalu sekitar tiga bulan, kami berharap bantuan ini dapat membantu sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Menambahkan hal tersebut, Dr. Ir. Feri Arlius Dt. Sipado, M.Sc menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk empati dan solidaritas Kementerian Kebudayaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa bantuan serupa telah disalurkan di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Walaupun yang kami berikan tidak terlalu besar, ini adalah ungkapan simpati kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Kamrita, Camat Batipuh Selatan Muhamad As’ad beserta jajaran, serta Wali Nagari Sumpur, Padang Laweh Malalo, dan Guguak Malalo.
(Irfan)







