Beritanda.net – Laga pembuka Dharmasraya Champion League (DCL) 2026 Sabtu (6/6/2026), pukul 16.00 WIB sore ini, langsung menyuguhkan pertandingan sarat gengsi antara PS Nagari Siguntur FC melawan PSGM Nagari Gunung Medan, di Stadion Dharmasraya Sport Center, Koto Padang.
Pertandingan pembuka Zona 2 ini, dipastikan menjadi salah satu magnet utama DCL 2026. Bukan hanya karena sebagai laga perdana DCL, lebih dari itu merupakan pertemuan dua tim memiliki kualitas baik. Kedua tim juga memiliki ambisi dan basis pendukung besar.
Pertandingan Zona 2 ini, sekaligus disebut-sebut sebagai salah satu “grup neraka” dalam DCL 2026. Persaingan ketat membuat setiap pertandingan memiliki arti penting. Terutama laga perdana yang dapat menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Mengulik tim Siguntur FC, M. Kamel akan memimpin tim dari pinggir lapangan, dengan harapan mampu memaksimalkan potensi pemain yang dimilikinya. Siguntur diperkirakan akan bertumpu pada ketangguhan penjaga gawang Ar-Rahman,termasuk kokohnya lini belakang yang dikomandoi Dian Agustus, kreativitas Mahtori di sektor tengah, serta ketajaman Yandi di lini depan.
Sedangkan di kubu PS Nagari Gunung Medan (PSGM), sosok Alex selalu menjadi komando Tim dalam menangani laga. Memiliki pemain muda, juga penuh pengalaman, seperti Roby W.P di bawah mistar, ketenangan Aji Setiawan di lini pertahanan, kemampuan mengatur permainan dari Orendra Novinal di lapangan tengah, serta naluri gol Ghanesril di sektor penyerang, akan membuat lawan kocar-kacir.
Atmosfer laga perdana ini akan menjadi lebih seru, karena akan disaksikan langsung oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wabup Leliarni dan Forkopimda, tokoh masyarakat Dharmasraya, serta tokoh olahraga lainnya.
Kedua Tim diperkirakan akan bermain All Out (habis-habisan) dengan mengeluarkan strategi matang. Peran pelatih, sangat penting dalam laga perdana ini. Masing-masing Tim akan memgandalkan kecepatan pemain pada dua sisi , yakni sayap kiri dan sayap kanan. Lengah sedikit, akan mengancam titik pertahanan hingga gawang.
Animo penonton menyaksikan laga dari kedua kubu, juga diperkirakan tinggi. Diprediksi akan memenuhi Stadion Dharmasraya Sport Center, berkapasitas 15 ribu penonton itu. Tekanan untuk meraih kemenangan, serta keinginan tampil maksimal di hadapan pendukung, akan menjadi laga semakin seru.
Bagi Tim yang mampu menjaga ritme pertandingan hingga mengendalikan emosi, serta konsentrasi, dan bermain tenang dalam memanfaatkan peluang. Maka, mereka akan keluar sebagai jawara dalam laga perdana DCL.
(Afriza Dedek)







