10:17 | 26 May 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ranah Minang Berduka, Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah Meninggal Dunia

redaktur by redaktur
29 March 2026 | 06:24
in Peristiwa
0
Yus Datuak Parpatiah

Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah (Foto:Itimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Kabar duka datang dari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Tokoh besar kebanggaan masyarakat Minangkabau, Yus Dt. Parpatiah, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (28 Maret 2026), pukul 16.30 WIB sore.

Minangkabau tersentak! Tokoh budaya yang populer lewat monolog nasehat adat tersebut dilaporkan telah tiada. 

Baca Juga

BUpati Eka Putra

Tanah Datar Tak Putus Dirundung Malang, Banjir  dan Longsor Hanyutkan 5 Rumah dan Jembatan di Nagari Taluak

13 May 2026
Harimau

Harimau Muncul di Jorong Taruyan Tigo Balai, BKSDA Sumbar Bersikap

5 May 2026

Khabar kepergian selamanya sosok budayawan kharismatik asal Agam, Yus Datuak Parpatiah, merebak di berbagai grup WA baik grup WA budaya maupumn literasi.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang kerahmatullah urang tuo, sesepuh kito, Maestro Minangkabau, Tokoh Adat Alam Minangkabau, Angku Yus Datuak Parpatiah Guguak Angku Yusbir, di Rumah Tuo Suku Sikumbang, Jorong Nagari, Kanagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 16.30 WIB,” tulis Rudi Yudistira seperti dikutip dari Grup WA Zona Literasi Sumbar.

“Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan yang terbaik. Diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin…,” harapnya.

Jenazah almarhum akan dikebumikan esok, Minggu (29/03/2026) di dekat Masjid Syekh Amrullah, Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Profil Ringkas

Yusbir “Yus” Datuak Parpatiah (lahir 7 April 1939) adalah budayawan Minangkabau. Ia terkenal dalam upaya pelestarian budaya Minangkabau lewat karyanya dalam bentuk kaset pada dekade 80-an hingga 90-an.

Yus Datuak Parpatiah terlahir dengan nama Yusbir dari pasangan Abdul Jalil dan Syafiyah di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat.

Masa kecilnya dihabiskan di kampung halaman, dengan menamatkan SD pada 1955 dan SMP pada 1958. Ia mengenyam melanjutkan pendidikan SMA di Tanjung Balai Asahan, dan tamat pada 1961.

Yus merantau ke berbagai daerah, hingga akhirnya sampai di Jakarta pada 1976. Ia menjadi panungkek (wakil pemimpin) dengan gelar adat Datuak Rajo Mangkuto mulai tahun 1965. Setelah menikah, ia diangkat menjadi pangulu (pemimpin suku) suku Caniago dengan gelar Datuak Parpatiah pada tahun 1970.

Yusbir menulis drama awalnya hanya untuk mengisi waktu luang. Ia mengajak karyawan konveksi miliknya untuk berlatih drama bersama. Para karyawan inilah yang nanti menjadi cikal bakal kelompok seni Grup Balerong yang dipimpinnya hingga saat ini.

Kenalan Yus asal Jambi, Haji Jhon, mengajak untuk merekam drama miliknya. Di saat itu, dunia rekaman di Sumatera Barat memang hidup meski banyak diisi pop Minang.

Globe Record di Jakarta menjadi dapur rekaman pertama yang merekam drama miliknya dengan bayaran sebesar Rp1 juta pada Januari 1980.

Awal 2000-an, ia lebih banyak merekam monolog. Rekamannya membahas berbagai masalah dan solusi dari ketentuan adat. Bahasa sederhana yang dipergunakan tetapi sarat makna disukai banyak orang di Sumatera Barat.

Karya-karya dari Datuak Parpatiah antara lain, “Di Simpang Duo”, “Maniti Buiah” dan “Kasiah Tak Sampai” yang berbentuk drama. “Rapek Mancik” dan “Bakaruak Arang” yang merupakan karya komedi. “Pitaruah Ayah”, “Baringin Bonsai”, “Diskusi Adat”, “Panitahan Baralek”, “Kepribadian Minang” serta “Pitaruah Pangulu” yang berbentuk petuah adat dan juga dua film yang diproduksi TVRI.

Mulai 1980 hingga dekade 90-an, karya-karya tersebut beredar dalam bentuk kaset. Puluhan hingga ratusan ribu kaset tiap karya Yus Datuak Parpatiah menyebar ke berbagai pelosok Ranah Minang. Selain itu juga ke komunitas orang Minang di seluruh Indonesia dan berbagai negara.

(Arif M/*)

Tags: KharismatikMaestroMeninggal DuniaPepatah AdatYus Dt. Parpatiah
SendShareTweet

BeritaTerkait

BUpati Eka Putra

Tanah Datar Tak Putus Dirundung Malang, Banjir  dan Longsor Hanyutkan 5 Rumah dan Jembatan di Nagari Taluak

13 May 2026
Harimau

Harimau Muncul di Jorong Taruyan Tigo Balai, BKSDA Sumbar Bersikap

5 May 2026

Tidak Benar Menteri Pariwisata Pakai Sepatu di Masjid Raya Sumbar, Nolly: Buk Menteri Pakai Kaos Kaki 

2 May 2026

Respons Cepat! Pastikan Bantuan Terarah, Bupati Pasaman Tinjau Lokasi Banjir Rao Selatan

22 April 2026

Longsor di Nagari Aie Dingin, Akses Jalan Alahan Panjang – Surian Sempat Putus Total

21 April 2026

Hujan Lebat Picu Longsor di Pasaman, Akses Jalan ke SMAN 2 Lubuk Sikaping Terganggu

16 April 2026

POPULAR

PWI Kota Solok

Tiada Lawan, Roni Natase Ditetapkan Secara Aklamasi Sebagai Ketua PWI Kota Solok Periode 2026-2029

23 May 2026
TP-PKK

Paninjauan Matangkan Persiapan Jelang Verifikasi Lomba PKK Tingkat Sumbar

23 May 2026
Rakor PSN

Bupati Eka Putra dan Balai PU RI Bahas Percepatan Sejumlah  PSN di Tanah Datar

21 May 2026
Pengembangan UMKM

Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar Mario Syah Johan, Dukung Pengembangan UMKM Melalui Bimtek Penumbuhan Entreprenuer

24 May 2026
Jembatan

Bakal Dipasang Bailey, Bupati Eka Putra Tinjau Jembatan Titian Putiah Jelang Masa Tanggap Darurat Berakhir

25 May 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Bakal Dipasang Bailey, Bupati Eka Putra Tinjau Jembatan Titian Putiah Jelang Masa Tanggap Darurat Berakhir
  • Bersama 6 Pejabat Administrator, Wabup Leli Arni Lantik drg. Lennita Arifin Menjadi Kepala Puskesmas Silago
  • Pengurus Tuah Basamo Andilan Dikukuhkan, Bupati Pasaman Dorong Pemuda Duo Koto Sebagai Pelopor Pelestarian Adat dan Budaya 
  • Serius Hadapi Turnamen DCL 2026, Persiapan Tim Nagari Sitiung Dipantau Wali Nagari Julisman 
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In