12:09 | 16 July 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ranah Minang Berduka, Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah Meninggal Dunia

redaktur by redaktur
29 March 2026 | 06:24
in Peristiwa
0
Yus Datuak Parpatiah

Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah (Foto:Itimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Kabar duka datang dari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Tokoh besar kebanggaan masyarakat Minangkabau, Yus Dt. Parpatiah, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (28 Maret 2026), pukul 16.30 WIB sore.

Minangkabau tersentak! Tokoh budaya yang populer lewat monolog nasehat adat tersebut dilaporkan telah tiada. 

Baca Juga

Pipa Jaringan

Pasokan Air Minum Terhenti, Pelanggan PDAM Kabupaten Solok di Koto Baru Mengeluh

13 July 2026
Sayembara Logo

Harumkan Nama Ranah Minang! Logo Karya Fajar Novario Asal Padang Resmi Jadi Identitas HUT Ke-81 RI

29 June 2026

Khabar kepergian selamanya sosok budayawan kharismatik asal Agam, Yus Datuak Parpatiah, merebak di berbagai grup WA baik grup WA budaya maupumn literasi.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang kerahmatullah urang tuo, sesepuh kito, Maestro Minangkabau, Tokoh Adat Alam Minangkabau, Angku Yus Datuak Parpatiah Guguak Angku Yusbir, di Rumah Tuo Suku Sikumbang, Jorong Nagari, Kanagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 16.30 WIB,” tulis Rudi Yudistira seperti dikutip dari Grup WA Zona Literasi Sumbar.

“Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan yang terbaik. Diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin…,” harapnya.

Jenazah almarhum akan dikebumikan esok, Minggu (29/03/2026) di dekat Masjid Syekh Amrullah, Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Profil Ringkas

Yusbir “Yus” Datuak Parpatiah (lahir 7 April 1939) adalah budayawan Minangkabau. Ia terkenal dalam upaya pelestarian budaya Minangkabau lewat karyanya dalam bentuk kaset pada dekade 80-an hingga 90-an.

Yus Datuak Parpatiah terlahir dengan nama Yusbir dari pasangan Abdul Jalil dan Syafiyah di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat.

Masa kecilnya dihabiskan di kampung halaman, dengan menamatkan SD pada 1955 dan SMP pada 1958. Ia mengenyam melanjutkan pendidikan SMA di Tanjung Balai Asahan, dan tamat pada 1961.

Yus merantau ke berbagai daerah, hingga akhirnya sampai di Jakarta pada 1976. Ia menjadi panungkek (wakil pemimpin) dengan gelar adat Datuak Rajo Mangkuto mulai tahun 1965. Setelah menikah, ia diangkat menjadi pangulu (pemimpin suku) suku Caniago dengan gelar Datuak Parpatiah pada tahun 1970.

Yusbir menulis drama awalnya hanya untuk mengisi waktu luang. Ia mengajak karyawan konveksi miliknya untuk berlatih drama bersama. Para karyawan inilah yang nanti menjadi cikal bakal kelompok seni Grup Balerong yang dipimpinnya hingga saat ini.

Kenalan Yus asal Jambi, Haji Jhon, mengajak untuk merekam drama miliknya. Di saat itu, dunia rekaman di Sumatera Barat memang hidup meski banyak diisi pop Minang.

Globe Record di Jakarta menjadi dapur rekaman pertama yang merekam drama miliknya dengan bayaran sebesar Rp1 juta pada Januari 1980.

Awal 2000-an, ia lebih banyak merekam monolog. Rekamannya membahas berbagai masalah dan solusi dari ketentuan adat. Bahasa sederhana yang dipergunakan tetapi sarat makna disukai banyak orang di Sumatera Barat.

Karya-karya dari Datuak Parpatiah antara lain, “Di Simpang Duo”, “Maniti Buiah” dan “Kasiah Tak Sampai” yang berbentuk drama. “Rapek Mancik” dan “Bakaruak Arang” yang merupakan karya komedi. “Pitaruah Ayah”, “Baringin Bonsai”, “Diskusi Adat”, “Panitahan Baralek”, “Kepribadian Minang” serta “Pitaruah Pangulu” yang berbentuk petuah adat dan juga dua film yang diproduksi TVRI.

Mulai 1980 hingga dekade 90-an, karya-karya tersebut beredar dalam bentuk kaset. Puluhan hingga ratusan ribu kaset tiap karya Yus Datuak Parpatiah menyebar ke berbagai pelosok Ranah Minang. Selain itu juga ke komunitas orang Minang di seluruh Indonesia dan berbagai negara.

(Arif M/*)

Tags: KharismatikMaestroMeninggal DuniaPepatah AdatYus Dt. Parpatiah
SendShareTweet

BeritaTerkait

Pipa Jaringan

Pasokan Air Minum Terhenti, Pelanggan PDAM Kabupaten Solok di Koto Baru Mengeluh

13 July 2026
Sayembara Logo

Harumkan Nama Ranah Minang! Logo Karya Fajar Novario Asal Padang Resmi Jadi Identitas HUT Ke-81 RI

29 June 2026

Filipina Selatan Digoncang Gempat Dahsyat, 15 Orang Dilaporkan Tewas

8 June 2026

Gunung Marapi Erupsi,  Semburkan Abu Vulkanik Sekira 2.000 Meter

30 May 2026

Tanah Datar Tak Putus Dirundung Malang, Banjir  dan Longsor Hanyutkan 5 Rumah dan Jembatan di Nagari Taluak

13 May 2026

Harimau Muncul di Jorong Taruyan Tigo Balai, BKSDA Sumbar Bersikap

5 May 2026

POPULAR

Bupati Annisa

Laporkan Harga TBS Sawit ke Mentan, Bupati Annisa Malah Bawa Pulang Sejumlah Bantuan Untuk Dharmasraya

9 July 2026
Pembangunan Jalan Tol

Lintasi Wilayah Tanah Datar 18 KM, Bupati Eka Putra Dukung Penuh Pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi

14 July 2026
Bupati Dharmasraya

Hadiri Pelantikan Pengurus PCNU, Bupati Annisa Ajak Bergandengan Tangan Membangun Dharmasraya

13 July 2026
Bupati Annisa

Buka Akses Pelajar Dharmasraya Kuliah ke UI, Bupati Annisa Bahas Peluang Melalui Jalur PPKB

9 July 2026
Ruangguru

Perkuat Program Dharmasraya Juara, Bupati Annisa Minta Co-Founder Ruangguru Hadirkan Tutor Secara Langsung

10 July 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Komitmen Swasta Bangun Dharmasraya Semakin Kuat, 6 Perusahaan Sepakat Bangun Infrastruktur Senilai Rp 6,6 Miliar
  • Pendaftaran Seleksi Dimulai, Baznas Dharmasraya Pilih 5 Capim Periode 2026-2030
  • Bupati Banyumas Resmi Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 di Cirahab, Perkuat Infrastruktur dan Semangat Gotong Royong
  • 30 Keltan di Dharmasraya Terima Bantuan Benih Padi Biofortifikasi Sebanyak 12,5 Ton 
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In