Beritanda.net – Komitmen Bupati Pasaman Welly Suhery menata secara komprehensif kualitas pelayanan kesehatan, akhirnya diakui ditingkat Nasional. Program yang dibentang sejak dilantik pada Mei 2025 yang lalu, diawali dengan pengalokasikan anggaran untuk program kesehatan gratis.
Paralel dengan program itu, Bupati Pasaman juga melakukan terobosan melalui pengadaan ambulan gratis bagi 12 Kecamatan yang ada di Pasaman. Tidak tanggung-tanggung, program ambulan gratis ini dilakukan dalam masa 100 hari kerja awal kepemimpinan Welly Suhery-Parulian.
Atas kebijakan tidak biasa itu, ternyata berdampak kuat terhadap capaian Universal Health Coverage (UHC) yang sudah melebihi 98 persen. Kelaluannya, Pemkab Pasaman akhirnya diganjar dengan penghargaan UHC Awards 2026. Pasaman menjadi salah satu daerah kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC).
Penghargaan UHC Award 2026 ini diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar kepada Bupati Pasaman Welly Suhery, dalam kegiatan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Pasaman dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memastikan seluruh masyarakat Pasaman terdaftar dalam program tersebut.
Pasaman telah menerapkan program UHC yang memungkinkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, RS Tuanku Imam Bonjol, RS Tuanku Rao, RS Ibnu Sina, dan rumah sakit lainnya yang bekerja sama dengan BPJS.
Menyambut itu, Bupati Pasaman Welly Suhery menyampaikan, pencapaian prestasi ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia juga menekankan, bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Pasaman untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memastikan kesejahteraan masyarakat melalui program-program unggulan yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini adalah bukti nyata dedikasi dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam memastikan seluruh warganya mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak serta mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terkendala biaya,” ujarnya.
Dijelaskan, UHC sendiri adalah sistem penjaminan kesehatan di Pasaman berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dan tingkat keaktifan minimal 80 persen.
Dikatakan Welly Suhery, angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Kami terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Pasaman. Program UHC yang kami terapkan sejak kami dilantik termasuk ambulan gratis, telah membawa dampak positif, dengan semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis di Pasaman,” pungkas Welly Suhery.
(M. A)







