Beritanda.net – SMP Negeri 2 Batusangkar menggelar kegiatan pentas seni dan ujian praktik bertajuk Waqaf Tahfidz Angkatan I serta Penilaian Praktik Mata Pelajaran Seni Budaya, Kamis (30/4), di Gedung Nasional Mahadirajo, Batusangkar.
Kegiatan Waqaf Tahfidz ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di tingkat SLTP Negeri di Kabupaten Tanah Datar. Selain sebagai ajang unjuk kreativitas siswa, kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai keagamaan melalui program tahfidz Al-Qur’an.
Ketua panitia pelaksana, Gusni Ernita, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini berawal dari inisiatif wali murid kelas IX sebagai bentuk penutup masa belajar siswa di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya Bupati Tanah Datar, Dinas Pendidikan, dan Dinas Parpora. Saat ini terdapat 19 siswa yang telah mengikuti wisuda tahfidz, dan total peserta kegiatan mencapai 218 orang. Ini merupakan kegiatan perdana di tingkat SLTP Negeri di Tanah Datar,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar program tahfidz di SMPN 2 Batusangkar dapat berkembang lebih baik ke depan.
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Batusangkar, Defison, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah acara perpisahan, melainkan bagian dari implementasi kurikulum dan program unggulan sekolah.
“Ini adalah kegiatan Waqaf Tahfidz Al-Qur’an dan ujian praktik bagi siswa kelas IX. Kami berharap ke depan akan semakin banyak lahir penghafal Al-Qur’an dari sekolah ini,” ungkapnya.
Defison juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Dinas Pendidikan dan Dinas Parpora, serta seluruh stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Mewakili Bupati Tanah Datar, Kabag Kesra Afrizon, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah dan komite atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Program ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah daerah dalam mewujudkan program Satu Rumah Satu Hafidz. Bahkan program ini tengah dibahas bersama Menteri Agama agar dapat dikembangkan di daerah lain,” ujarnya.
Afrizon juga menekankan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta manfaat besar bagi para penghafalnya.
“Anak-anak yang menghafal Al-Qur’an memiliki akhlak yang baik dan mendapatkan banyak keutamaan. Ini menjadi kebanggaan bagi orang tua yang telah menyekolahkan anaknya di SMPN 2 Batusangkar,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Afrizon juga memberikan nama baru bagi rumah tahfidz SMPN 2 Batusangkar, yakni Toriqh bin Ziyad.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala UPT SMPN 1 Batusangkar, Camat Lima Kaum beserta unsur Forkopimca, majelis guru, wali murid, pengurus komite, serta tamu undangan lainnya.
(Irfan)







