22:46 | 14 January 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Lokasi Tambang Emas Sungai Abu Longsor, I5 Orang Tewas Tertimbun. Belasan Penambang Masih Dicari

redaksi by redaksi
27 September 2024 | 19:21
in Peristiwa
0
Lokasi Tambang Emas Sungai Abu Longsor, I5 Orang Tewas Tertimbun. Belasan Penambang Masih Dicari

Proses evakuasi penambang emas di Sungai Abu dilakukan secara manual

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Lokasi Tambang Emas Sungai Abu Longsor, I5 Orang Tewas Tertimbun. Belasan Penambang Masih Dicari

AROSUKA – Lama  tersembunyi dibalik hutan belantara,  aktivitas penambang emas tanpa izin (PETI) di kawasan nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, tiba-tiba buncah. Informasi tentang meninggalnya belasan korban yang merupakan  penambang emas secara manual, spontan bersiliweran dilinimasa media social dan media massa lainnya.

Baca Juga

Sinkhole

Berbahaya Dikosumsi Langsung, Wagub Vasko Ingatkan Air Sinkhole Situjuah Batua Mengandung Bakteri Tinggi  

12 January 2026
Pencarian

Lebih Dua Pekan Dilaporkan Hilang, Nasib Warga Nagari Batu Bajanjang Solok Masih Menjadi Misteri

6 January 2026

Khabar terjadinya peristiwa nahas yang menimpa pekerja tambang emas illegal itu, kemudian dibenarkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok  Irwan Efendi melalui keterangan terulisnya yang diterima Jum’at (27/9) siang.

“Sebanyak 15 orang penambang meninggal dunia di lokasi tambang. 9 orang luka-luka. Masih ada yang belum ditemukan. Lokasi medan yang sulit, mengakibatkan lambatnya evaluasi, “ ujar Irwan Efendi.

Disampaikan Irwan Efendi, peristiwa nahas yang menimpa pekerja tambang emas terjadi pada Kamis tanggal 26 September 2024 akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari belakangan. Ihwal terjadinya musibah, akibat  bencana tanah longsor pada lubang bekas galian tambang lama di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok.

Menurutnya, lokasi musibah sangat jauh dari pusat nagari Sungai Abu. Medan yang berat tidak  dapat diakses dengan kendaraan,   dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama lebih kurang 8 jam dari pusat nagari. 

“ Lokasi tanah longsor berada pada lubang bekas galian tambang lama yang sebenarnya sudah ditinggalkan oleh penambang sebelumnya,” tutur Irwan.

Akibat terjebak longsor, diperkirakan sebanyak 25 orang korban yang merupakan masyarakat sekitar yang tengan melakukan aktivitas pendulangan emas secara manual terjebak dilokasi tambang.

“Dari proses evakuasi dan penyelamatan secara manual, telah ditemukan 15 korban meninggal. Sebanyak 4 korban meninggal telah di evakuasi dari lokasi. Sementara 11 korban meninggal lainnya masih di lokasi. Selain korban meninggal sudah di evakuasi juga 3  korban  luka berat,” terangnya.

Disebutkan, masyarakat  sekitar lokasi tanah longsor dan aparat pemerintahan nagari Sungai Abu telah melakukan evakuasi dan penyelamatan mulai  pukul 03.00 Wib dini hari, Jumat (27//9/2024). Warga dengan peralatan seadanya melakukan evakuasi melintasi hutan belantara yang tidak ada sinyal selular sama sekali.

“Korban terdiri dari masyarakat sekitar lokasi dari nagari-nagari sekitar Kecamatan Hiliran Gumanti dan Pekonina Kabupaten Solok Selatan,” jelas Kalaksa BPBD Kabupaten Solok.

Menyikapi itu, Pemerintah bersama Forkopimda Kabupaten Solok  telah melakukan Koordinasi untuk penanggulangan bencana tanah longsor tersebut. Saat bersamaan, dinas Kesehatan Kabupaten solok juga telah mengirim 7 unit ambulan ke Sungai Abu untuk membantu proses evakuasi

Guna membantu evakuasi, pemerintah Kabupaten Solok juga telah menugaskan tim Penyelamatan dan Evakuasi yang terdiri dari personil  Polres Solokm Kodim 0309/Solok, TRC BPBD Kabupaten Solok, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, petugas Pemerintahan Kecamatan dan Nagari serta relawan dan masyarakat setempat,

“ Kita juga telah menyiapkan logistik serta peralatan yang dibutuhkan untuk tindakan penyelamatan dan evakuasi. Termasuk membuat Posko lapangan untuk memudahkan operasional penyelematan, evakuasi serta koordinasi dilapangan,” jelas Irwan Efendi.

(Zul Muncak)

Tags: Sungai AbuTambang EmasTewas Tertimbun
SendShareTweet

BeritaTerkait

Sinkhole

Berbahaya Dikosumsi Langsung, Wagub Vasko Ingatkan Air Sinkhole Situjuah Batua Mengandung Bakteri Tinggi  

12 January 2026
Pencarian

Lebih Dua Pekan Dilaporkan Hilang, Nasib Warga Nagari Batu Bajanjang Solok Masih Menjadi Misteri

6 January 2026

Diguyur Hujan Lebat, Gubernur Mahyeldi Sasar Lokasi Banjir Bandang di Maninjau

2 January 2026

Gercep! Pemkab Tanah Datar Sigap Tangani Bencana Hidrometeorologi

17 December 2025

Bukit Limbang Gantung Ciri Retak 150 Meter, Sebanyak 210 Warga Bermukim di Kaki Bukit Diungsikan

10 December 2025

Banjir Susulan Ancam Pemukiman Warga Muaro Pingai dan Saniangbaka,Wabup Candra Gercep Sisir Lokasi Terdampak Bencana

10 December 2025

POPULAR

Paripurna

Puncak Peringatan HUT ke-22 Dharmasraya, Bupati Annisa Sampaikan Progres Pembangunan 2025 Dihadapan Sidang Paripurna DPRD

7 January 2026
Patroli

Aktif Patroli Siang, Petugas Polsek Hiliran Gumanti Sampaikan Pesan Kamtibmas Hingga ke Rumah Warga

7 January 2026
Panen

Panen Raya Jagung  Merupakan Komitmen Polres Solok Dukung Program Ketahanan Pangan 2026

8 January 2026
Penulis

Kebebasan Pers Bukan Tameng Kebal Hukum

14 January 2026
Dharmasraya

Meledak! Bupati Annisa Didapuk Menjadi Pembina Desa Terbaik Nasional, Nagari Sungai Duo Terbaik di Indonesia

11 January 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Regional
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Kebebasan Pers Bukan Tameng Kebal Hukum
  • Perkuat Rencana Revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar, Bupati Eka Putra Sambangi Dirjen PDN Kemendag RI
  • Ikuti Rakor dengan Mendagri dan Kepala BNPB, Wabup Ahmad Fadly Minta Tambahan Huntara di Tanah Datar
  • Mendagri Tito Karnavian Dorong Kepala Daerah Manfaatkan Program Nasional 300 Ribu Jembatan Gantung
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2024 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In