Beritanda.net – Kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok diwujudkan melalui pembangunan rumah siap huni. Bupati Solok Jon Firman Pandu meletakkan batu pertama pembangunan satu unit rumah bantuan Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sumatera Barat di Arosuka, Kamis (8/10/2026).
Pembangunan rumah tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat terdampak bencana agar kembali memiliki tempat tinggal yang layak sekaligus menata kehidupan pascabencana.
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPD REI Sumatera Barat Viona bersama rombongan, Asisten III Setda Kabupaten Solok Eva Nasri, Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Joni, Kepala BKPSDM, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Dalam kesempatan itu, Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD REI Sumatera Barat atas perhatian serta bantuan nyata yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak galodo.
Menurutnya, bantuan pembangunan rumah bukan sekadar dukungan dalam bentuk fisik, melainkan juga wujud kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah berjuang bangkit setelah dilanda bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPD REI Sumatera Barat yang telah membantu masyarakat terdampak bencana galodo. Bantuan ini sangat berarti bagi korban, khususnya dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara layak,” ujar Jon Firman Pandu.

Ia berharap pembangunan rumah tersebut dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan oleh penerima bantuan. Jon juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Pemulihan pascabencana membutuhkan kebersamaan. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dari dunia usaha, organisasi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan. Semoga kepedulian seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD REI Sumatera Barat Viona menyatakan komitmen organisasinya untuk turut berkontribusi membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok.
Bantuan pembangunan satu unit rumah siap huni tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana.
Peletakan batu pertama ini menjadi langkah awal pembangunan rumah bagi korban galodo. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat terus diperkuat agar masyarakat terdampak memperoleh kembali tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Kepedulian tersebut sekaligus menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam meringankan beban warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
(Irman Kuto)







