Beritanda.net – Sedikitnya seratusan calon pemain sepakbola mendatangi Lapangan Ateh Ngarai guna mengikuti seleksi perdana yang digelar Askot PSSI Bukittinggi untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026, Rabu dan Kamis (17-18 Juni 2026) di Bukittinggi.
Seleksi pemain tim Porprov Sumbar 2026 itu, dihadiri Ketua Askot PSSI Bukittinggi, Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, bersama sejumlah senior dan tokoh sepak bola Bukittinggi, seperti Hasnul ‘Abeng’ Harun, Boy Hasan, dan Amrizal Fero, guna memberikan dukungan terhadap proses pembentukan tim Porprov Bukittinggi.
Proses penjaringan pemain yang bersal dari Kota Bukittinggi dan sejumlah daerah sekitar, dilakukan oleh tim scouting yang dipimpin Hendra ‘Sidi’ dengan anggota Hendriko Patria, Muhammad Teguh, dan Rio Saputra.
Menyemangati itu, Ketua Askot PSSI Bukittinggi, Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, mengatakan seleksi yang digelar saat ini masih merupakan tahap awal dalam proses pembentukan tim Porprov.
“Ini masih tahapan seleksi. Panitia seleksi yang kami bentuk membutuhkan dua hari untuk melaksanakan seleksi pertama. Alhamdulillah, walaupun waktu pemberitahuannya cukup dekat, tetap dihadiri lebih kurang 100 anak-anak kita, para atlet sepak bola,” ujarnya.

Dolly menjelaskan, pelaksanaan seleksi mengacu pada regulasi yang diterima dari KONI Kota Bukittinggi terkait persyaratan peserta.
“Ada regulasi yang kami terima dari KONI Bukittinggi. Yang bisa mengikuti seleksi adalah yang ber-KTP Sumatera Barat. Kami juga mengutamakan peserta dari Bukittinggi dan daerah tetangga terdekat yang beraktivitas di Bukittinggi, dibuktikan dengan surat resmi,” katanya.
Kata Dolly, dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan dalam persiapan tim menghadapi Porprov yang kembali digelar setelah beberapa kali mengalami penundaan.
Pihaknya berharap dukungan dari semua pihak, baik masyarakat maupun berbagai lapisan lainnya, berupa dukungan moril dan materil terhadap anak-anak yang memiliki talenta dalam sepakbola.
“Kita tahu Porprov ini beberapa kali terkendala dan baru tahun ini kembali dilaksanakan. Kami berharap Porprov yang akan digelar pada Oktober nanti dapat menjadi wadah evaluasi bagi anak-anak kita, khususnya di cabang olahraga sepakbola dan olahraga secara umum,” tutupnya.
(Arif M)







