Beritanda.net – Kendati hanya membawa Pesik Kuningan menempati posisi runner-up karena kalah 0-1 dari Pasuruan United pada partai final Liga 4 Piala Presiden 2026, Jum’at (11/07/2026) di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, namun kiprah pelatih asal Sijunjung, Sumatera Barat, Dian Okta, praktis makin mencuri perhatian publik sepak bola nasional.
Bagi Dian Okta, pencapaian ini melengkapi perjalanan impresif bersama Pesik Kuningan sepanjang kompetisi. Pelatih berlisensi AFC A asal Tanjung Ampalu, Kabupaten Sijunjung ini, sebelumnya telah sukses membawa Pesik Kuningan promosi ke Liga 3 musim 2026/2027 usa menembus babak delapan besar Liga 4 Piala Presiden.
Dalam perjalanan menuju final, Pesik Kuningan tampil konsisten menghadapi persaingan ketat dari berbagai daerah. Keberhasilan menembus partai puncak sekaligus mengukuhkan Pesik Kuningan sebagai salah satu tim dengan performa terbaik pada penyelenggaraan Liga 4 Piala Presiden musim ini.
Meski belum berhasil mengangkat trofi, keberhasilan Dian Okta mengantar Pesik Kuningan menjadi runner-up, sekaligus mengamankan tiket promosi ke Liga 3, menjadi catatan positif bagi pelatih muda asal Ranah Minang tersebut dalam karier kepelatihannya di sepak bola nasional.

Mengulik Laga Final
Mengulik ritme pertandingan partai final, tensi permainan berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal pertandingan. Pada babak pertama, kedua tim tampil disiplin dengan mengutamakan organisasi pertahanan sehingga sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Pasuruan United dan Pesik Kuningan mulai bermain lebih terbuka dengan saling melancarkan serangan demi memecah kebuntuan.
Gol yang dinantikan akhirnya tercipta pada menit ke-80. Racksa Surya Wijaya menjadi penentu kemenangan Pasuruan United setelah memanfaatkan posisi kiper Pesik Kuningan yang keluar dari sarangnya.
Tendangan melambung yang dilepaskannya mengarah tepat ke gawang dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Pesik Kuningan berupaya mengejar ketertinggalan hingga menit-menit akhir pertandingan. Namun rapatnya lini pertahanan Pasuruan United membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut memastikan Pasuruan United meraih gelar juara Liga 4 Piala Presiden 2026, sementara Pesik Kuningan harus puas menempati posisi runner-up.
(Arif M)







