Beritanda.net – Sebanyak 31 tim dari kalangan generasi muda Kota Solok adu strategi dan kekompakan dalam Turnamen Mobile Legends yang digelar Ruang Kreatif Solok selama dua hari, Sabtu–Minggu (29–30 Agustus 2026), di GOR Alimin Sinapa, Kelurahan Tanjung Paku, Kota Solok.
Turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi gim, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, membangun kerja sama, sekaligus menyalurkan minat dan bakat di tengah perkembangan teknologi digital.
Anggota DPRD Kota Solok yang juga Dewan Pembina Ruang Kreatif Solok, Hendra Saputra, SH, MH, mengatakan Ruang Kreatif Solok hadir sebagai wadah bagi generasi muda untuk menuangkan ide, gagasan, konsep, serta pemikiran yang cerdas, positif dan kreatif.
Menurut Hendra, generasi muda membutuhkan ruang yang dapat mengarahkan energi dan potensi mereka kepada kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun daerah.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan apa pun sepanjang kegiatannya positif dan memberikan manfaat bagi generasi muda,” ujar Hendra.
Ia menilai, keberadaan ruang-ruang kreatif menjadi penting agar anak muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi sekaligus menunjukkan prestasi sesuai dengan minat masing-masing.

Dalam turnamen tersebut, 31 tim ambil bagian dengan masing-masing tim diperkuat lima pemain. Persaingan tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, tetapi juga strategi, komunikasi, kekompakan dan kerja sama tim.
Hendra menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Ruang Kreatif Solok dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok, di antaranya Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pariwisata, serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan dan UMKM Kota Solok.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Hendra berharap kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda dapat digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, semakin banyak ruang positif yang tersedia, semakin besar pula kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas dan prestasi.
“Kita ingin generasi muda memiliki kegiatan yang positif. Dengan adanya ruang untuk berkreativitas dan berprestasi, kita berharap mereka dapat terhindar dari narkoba, judi online, tawuran dan berbagai perilaku negatif lainnya,” katanya.

Esports Harus Dimanfaatkan Secara Positif
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Solok, Fidlywendi Alfi, mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Mobile Legends yang digagas Ruang Kreatif Solok.
Ia mengatakan perkembangan teknologi dan dunia digital harus dapat dimanfaatkan secara positif oleh generasi muda. Menurutnya, Mobile Legends tidak semata-mata harus dipandang sebagai permainan, tetapi dapat menjadi wadah kompetisi apabila dikelola dengan baik dan diarahkan pada kegiatan yang sehat dan produktif.
“Turnamen Mobile Legends ini merupakan salah satu bentuk kegiatan positif yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya. Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini dilaksanakan secara sehat, sportif dan memberikan manfaat,” ujar Fidlywendi.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi momentum bagi generasi muda Kota Solok untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas dan kerja sama dalam sebuah tim.
Fidlywendi juga mendorong agar kolaborasi antara komunitas kepemudaan, pemerintah daerah dan berbagai pihak terus diperkuat. Dengan demikian, berbagai kegiatan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan diminati generasi muda dapat terus dihadirkan.
Pelaksanaan Turnamen Mobile Legends di GOR Alimin Sinapa menjadi salah satu bentuk hadirnya ruang kreativitas bagi anak muda Kota Solok. Lebih dari sekadar perebutan kemenangan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi, membangun sportivitas dan membuka ruang bagi lahirnya generasi muda yang kreatif serta berprestasi.
(Wahyu Haryadi)







