06:00 | 20 October 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

APBD 2026 Berubah, Pekerjaan Pemko Payakumbuh Justru Makin Berat

redaktur by redaktur
4 September 2026 | 16:29
in Pemerintahan
Reading Time: 3min read
0
APBD Perubahan

Walikota Zulmaeta menandatangani persetujuan APBD Perubahan 2026 disaksikan pimpinan DPRD Payakumbuh

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Angka-angka dalam APBD Kota Payakumbuh 2026 berubah. Pendapatan daerah bertambah Rp138,83 miliar, sementara belanja daerah ikut melonjak Rp138,99 miliar. Total belanja kini mencapai Rp891,33 miliar.

Di balik perubahan angka tersebut, ada pekerjaan besar yang menanti Pemerintah Kota Payakumbuh: memastikan tambahan anggaran tidak berhenti sebagai angka dalam dokumen, tetapi benar-benar berubah menjadi program yang manfaatnya dirasakan masyarakat.

Baca Juga

Eka Putra Ajukan Ranperda APBD 2027, Pendapatan Tanah Datar Dipatok Rp1,11 Triliun

Eka Putra Ajukan Ranperda APBD 2027, Pendapatan Tanah Datar Dipatok Rp1,11 Triliun

20 October 2026
Sawit

Sawit Tumbuh di Bekas Karhutla Kawasan Hutan, Bupati Annisa dan Kapolres Dharmasraya Bertindak

18 October 2026

Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 itu akhirnya mendapat persetujuan DPRD Kota Payakumbuh. Tujuh fraksi menyatakan menerima dan menyetujuinya dalam rapat paripurna di Ruang Sidang DPRD Kota Payakumbuh, Kamis (3/9/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, kesepakatan eksekutif dan legislatif tersebut bukan sekadar menyelesaikan kewajiban administratif. Ada tanggung jawab yang lebih besar setelah anggaran disahkan, yakni memastikan kebijakan yang telah disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Proses yang telah kita lalui bukan semata-mata merupakan pemenuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, namun juga merupakan perwujudan dari komitmen bersama untuk menghadirkan kebijakan anggaran yang lebih responsif, realistis, terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Zulmaeta.

Dalam perubahan APBD tersebut, pendapatan daerah naik dari Rp650,30 miliar menjadi Rp789,13 miliar. Sementara belanja meningkat dari Rp752,34 miliar menjadi Rp891,33 miliar.

Dengan struktur anggaran itu, defisit APBD mencapai Rp102,20 miliar. Defisit ditutup melalui penerimaan pembiayaan Rp105,20 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp3 miliar, sehingga pembiayaan netto berada pada angka Rp102,20 miliar.

Bagi pemerintah daerah, perubahan APBD menjadi ruang untuk menyesuaikan program dan kegiatan dengan kondisi hingga akhir tahun anggaran. Namun, bertambahnya anggaran juga berarti bertambahnya tanggung jawab pemerintah dalam memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran.

Zulmaeta menyebut persetujuan tersebut merupakan hasil pembahasan panjang antara pemerintah daerah dan DPRD. Seluruh proses, katanya, harus dilihat sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan daerah.

“Persetujuan bersama terhadap rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun anggaran 2026 ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilandasi komitmen kebersamaan dan tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan pembangunan daerah,” ujarnya.

Sebelum persetujuan diberikan, DPRD telah mencermati jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi serta laporan Badan Anggaran. Setelah seluruh tahapan pembahasan dilalui, tujuh fraksi akhirnya menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Namun bagi Zulmaeta, pengesahan bukanlah akhir dari proses. Justru setelah palu diketuk, pekerjaan sesungguhnya dimulai.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan program dan kegiatan yang telah masuk dalam perubahan APBD dilaksanakan sesuai target. Setiap anggaran harus memiliki arah yang jelas dan memberikan hasil yang dapat diukur.

Pesan serupa disampaikan Zulmaeta untuk penyusunan anggaran 2027. Ia meminta proses perencanaan dilakukan lebih cermat dengan mengacu pada prioritas pembangunan, kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan riil masyarakat.

“Setiap program dan kegiatan harus disusun berdasarkan prioritas pembangunan, kebutuhan riil masyarakat, kemampuan keuangan daerah dan target kinerja yang jelas,” tegasnya.

Zulmaeta menekankan, ukuran keberhasilan anggaran bukan semata-mata seberapa besar dana yang dibelanjakan. Yang jauh lebih penting adalah seberapa besar manfaat yang kembali kepada masyarakat.

Karena itu, anggaran daerah harus mampu memperkuat pelayanan publik, menggerakkan ekonomi masyarakat dan menopang pembangunan yang berkelanjutan.

“Semoga keputusan yang kita ambil pada hari ini menjadi keputusan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kota Payakumbuh yang semakin maju, sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya.

(Mardikola T Rahmadi)

Tags: APBD Perubahan 2026DisepakatiDPRD PayakumbuhPemko PayakumbuhWalikota Zulmaeta
SendShareTweet

BeritaTerkait

Eka Putra Ajukan Ranperda APBD 2027, Pendapatan Tanah Datar Dipatok Rp1,11 Triliun

Eka Putra Ajukan Ranperda APBD 2027, Pendapatan Tanah Datar Dipatok Rp1,11 Triliun

20 October 2026
Sawit

Sawit Tumbuh di Bekas Karhutla Kawasan Hutan, Bupati Annisa dan Kapolres Dharmasraya Bertindak

18 October 2026

Bupati Eka Putra Mutasi Empat Pejabat Tanah Datar, Kasatpol PP Damkar Berganti

16 October 2026

Perkuat Transformasi Digital, Dharmasraya Matangkan Penggunaan SRIKANDI hingga Pemberkasan Arsip

16 October 2026

292 Temuan Masih Menggantung, SI-PATUH Jadi Senjata Inspektorat Dharmasraya

14 October 2026

Perketat Pengawasan Anggaran, Bupati dan Ketua DPRD Tanah Datar Teken Komitmen Antikorupsi

10 October 2026

POPULAR

Pengiriman

Bibit Jagung PT CMK Dilepas ke Makasar, Bupati Solok Garap 2.300 Hektare untuk Genjot Ekonomi Daerah

16 October 2026
Silek Tuo

30 Sasaran Silek Tuo Guncang Lapangan Merdeka, Warisan Leluhur Minangkabau Memukau RSBG

13 October 2026
kontingen Kota Solok

Pecah Rekor di Porprov XVI Sumbar! Kota Solok Rebut Juara II dengan 350 Medali

15 October 2026
Indo Jalito Peduli

Di Tengah Puing Galodo Arosuka, Indo Jalito Peduli Hadir Membawa Harapan

12 October 2026
Atlet Tinju

Tinju Kota Solok Bawa Pulang Enam Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

14 October 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Eka Putra Ajukan Ranperda APBD 2027, Pendapatan Tanah Datar Dipatok Rp1,11 Triliun
  • Pacu Kuda Tanah Datar Kembali Bergelora, Tradisi Anak Nagari Jadi Magnet Ekonomi
  • Sosialisasi Perda Adat di Limapuluh Kota, Ilson Cong: Ka Ampek Suku adalah Pondasi Nagari Minangkabau
  • Tak Hanya Anak-anak, Lansia Ikut Khatam Al-Qur’an di Lintau Buo Utara, Bupati Eka Putra Beri Apresiasi
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In