Beritanda.net – Kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) Kabupaten Solok dipimpin Ketua DPRD, Ivoni Munir, A.Md.Kep, S.Fam, ke Masjid Al Mukarramah Sukarami, Nagari Koto Gaek, Kecamatan Gunung Talang, Kamis lalu, menjadi momentum menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan kondisi anggaran daerah dalam kerangka kebijakan pembangunan daerah.
Menyambut itu, Walinagari Mardi Handerson menyampaikan, nagari Joto Gaek Guguak yang terdiri dari dua jorong, Sukarami dan Linjuang Koto Tinggi, dengan jumlah penduduk sekitar 7.000 jiwa.
Dengan kondisi itu, Mardi mengungkap, nagari Koto Gaek tahun 2026 ini belum mendapat alokasi pembangunan pada APBD Kabupaten Solok. Karena alasan itu, Wali nagari berharap dukungan Ketua DPRD Kabupaten Solok untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan dan sektor pertanian.
” Ketika pembangunan berlangsung di nagari, tentua kita dengan mudah pula mengajak masyarakat agar taat membayar PBB sebagai bentuk partisipasi dalam pembangunan,”ungkap Mardi Handerson.
Terhadap itu, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir menegaskan, bahwa PBB yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik.
Ivoni menjelaskan, total pendapatan Kabupaten Solok tahun 2025 mencapai Rp1, 289 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah dan transfer pemerintah pusat. Namun akbat kebijakan efisiensi, berdampak pada pemotongan transfer ke daerah, sehingga Kabupaten Solok mengalami pengurangan anggaran sebesar Rp144 miliar.
Dari sisi belanja daerah, sekitar Rp700 miliar terserap untuk belanja pegawai dan sekitar Rp300 miliar untuk belanja operasional pelayanan. Sisanya dialokasikan untuk pembangunan, termasuk kewajiban 10 persen untuk biaya tidak terduga. “Dengan luas wilayah 14 kecamatan dan 74 nagari serta rencana pemekaran sembilan nagari, kebutuhan anggaran pembangunan dinilai cukup besar,”ungkapnya.
Ivoni Munir menegaskan, DPRD akan terus mengawal program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik. Upaya mendapatkan tambahan alokasi dari pemerintah provinsi dan pusat serta inovasi pendanaan melalui dukungan perantau juga terus didorong.
Terkait penanganan bencana yang melanda Kabupaten Solok akhir tahun lalu, Ivoni Munir menyampaikan Pemkab Solok mendapat apresiasi atas sinergi yang dibangun bersama Forkopimda, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Ia juga menyebut adanya peluang pengembalian anggaran transfer daerah, termasuk Rp144 miliar untuk Kabupaten Solok.
Jika terealisasi, anggaran tersebut bisa untuk membangun kabupaten Solok. Ivoni bahkan berjanji akan memperjuangkan dan mengawal pembangunan untuk Nagari Koto Gaek.
Sehari sebelumnya, Tim III Safari Ramadhan Kabupaten Solok dipimpin ketua DPRD Ivoni Munir, beranggotakan perwakilan BPD, Sekretaris Dinas Pariwisata, bagian Kesra, dan wartawna, juga mengunjungi Masjid Al-Ikhlas Jorong Balai, Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi. Dalam kunjungan itu, Ivoni Munir
menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Al Mukarramah serta tambahan Rp2, 5 juta dari pribadi Ketua DPRD Kabupaten Solok bagi jamaah dan masyarakat Koto Gaek Guguak.
( * )







