Beritanda.net – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas RR) pascabencana untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat secara virtual, Jumat (27/2/2026), dari Ruang Rapat Bupati.
Rakor tersebut menegaskan komitmen Pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Satgas RR memfokuskan langkah pada pemulihan layanan dasar, pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat, serta pengurangan risiko bencana secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Dalam pemaparan disampaikan, untuk Provinsi Sumatera Barat terdapat usulan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sebanyak 732 unit, dengan realisasi pembangunan mencapai 721 unit. Sementara itu, untuk Hunian Tetap (Huntap), dari total 3.750 unit yang diusulkan, saat ini tengah dibangun sebanyak 817 unit.
Usai mengikuti Rakor, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa pembangunan Huntara bagi korban bencana alam hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 di Kabupaten Tanah Datar telah rampung 100 persen.
“Alhamdulillah, sebanyak 66 unit Huntara yang tersebar di tiga lokasi telah selesai dibangun dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana. Selain itu, 82 orang juga memanfaatkan Dana Tunggu Hunian (DTH),” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Daerah saat ini juga tengah membangun Huntap Terpadu yang berlokasi di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.
Dalam Rakor tersebut, Bupati turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Elizar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ten Feri, Kepala Bappedalitbang Adriyanti Rustam, Kalaksa BPBD Ermon Revlin, Kadis Kominfo Dedi Triwidono, Kadis Sosial Hendra Setyawan, Kadis PUPR Mustika Suarman, Sekdis BPKD Oktovika Hendra, Kabid Perkim LH Edi Martasena, Kabag AP Wina Martaleni, Kabag Prokopim Roza Melfita, serta Kabag Hukum Audia Syafitri.
(Irfan)







