03:17 | 2 October 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kawasan Selayo Porak Poranda, Ronal Reagen Sebut  11 Rumah Hanyut, Jembatan Bawah Kubang Patah

redaktur by redaktur
4 December 2025 | 17:14
in Peristiwa
Reading Time: 5min read
0
Kawasan Selayo

Kawasan Selayo porak poranda, puluhan hektar lahan sawah menjadi gurun tandus akibat bencana banjir Batang Gawan, Wali Nagari Selayo, menatap kondisi wilayahnya dalam getir hati nan pilu

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Kawasan Selayo Porak Poranda, Ronal Reagen Sebut  11 Rumah Hanyut, Jembatan Bawah Kubang Patah

Beritanda.net –  Hamparan sawah hijau atau menguning saat hendak panen, biasanya cenderung meneduhkan mata manakala mentari mulai menaikkan teriknya.

Baca Juga

Wakil Presiden

Dari Rp300 Miliar Kerugian hingga Rp929 Miliar Kebutuhan Pemulihan, Ini Pesan Gibran untuk Solok

27 September 2026
Wapres Gibran

Tinjau Dampak Banjir Bandang Solok, Wapres Gibran: Akses Utama Harus Segera Pulih

25 September 2026

Namun sepekan setelah bencana banjir besar melanda sebagian wilayah Kabupaten Solok, pemandangan kontras terbentang di hamparan sawah Munggu Tanah hingga ke Bawah Kubang, nagari Salayo kecamatan Kubung.

Bencana banjir di batang Gawan yang klimaksnya terjadi pada Kamis (27/11) pekan lalu, telah memporak porandakan wajah asri perkampungan yang biasanya dihiasi pemandangam lahan sawah produktif.

” Hampir 20 hektar lahan sawah masyarakat hancur. Sebagian besar tanaman padi siap panen menjadi puso,” kata Wali Nagari Selayo, Ronal Reagen getir, Rabu (3/12) di Munggu Tanah.

Bencana banjir Batang Gawan telah mengubah segalanya. Sawah yang tadinya subur sebagai sumber penghidupan, kini sejauh mata memandang bewarna coklat akiBat ditimbun tanah pasir kiriman banjir, termasuk kayo gelondongan.

Hampir tidak bisa digarap, terutana di sepanjang bantaran Batang Gawan, lahan-lahan pertanian layaknya sudah seperti padang tandus pasca bencana. Untuk mengolahnya kembali perlu kerja ekstra alat berat, akibat tingginya tanah pasir bercampur potongan kayu menutupi lahan.

“ Sekarang tidak jelas lagi batas sepadan sawah-sawah ini. Semua rata dan menyatu tanpa pembatas lahan,” sebutnya. 

Wali nagari Selayo mengaku, kurasakan tidak hanya dialami lahan persawahan. Banjir Batang Gawan juga menghanyutkan sebanyak 11 rumah warga yang bermukim di sepanjang pinggir Sungai dan merusak ratusan rumah karena terendam air dengan ketinggian diatas 1 meter.

“Ratusan rumah terendam banjir dan terancam rusak. Jembatan Bawah Kubang juga patah diterjang banjir yang membawa material potongan Kayu,” tutur Ronal Reagen.

Setentang Jembatan bawah kubang ini, yang merupakan jembatang penghubung antara nagari selayo dengan nagari Koto Hilalang, kecamatan Kubung, kini patah dibagian pondasinya. Praktis, akses jalan dan mobilitas masyarakat di kawasan Padang Kunik Selayo, termasuk nagari Koto Hilalang menjadi terganggung.

Kecuali hanya bisa dilewati dengan kendaraan roda dua atau berjalan kaki, warga yang menggunakan kendaraan mobil tidak bisa  lagi melalui jembatan Bawah Kubang. Akses nagari Koto Hilalang yang hendak bepergian kini terpaksa melewati jalan kawasan Simpang Ampek, jorong Lurah Nan Tigo Selayo,atau menempuh jalan via jorong Batu Palano selayo.

Menurut Wali Nagari Selayo, kerusakan jembatan Bawah Kubang sangat mendesak diperbaiki. Pihaknya menaruh harapan kepada pemerintah Kabupaten Solok dan Pihak Provinsi Sumbar agar bagaimana mengatasi jembatan penghubung Selayo-Koto Hialalang itu.

“Akses transportasi nagari Koto Hilalang biasanya melewati  Jembatan Bawah Kubang ini untuk pergi ke Solok atau Padang. Sekarang sudah patah dan tidak bisa dilalui,” sebut Ronal Reagen.

Dari pantauan pasca bencana banjir, deretan kerusakan yang dialami sebagian wilayah nagari Selayo, tak jauh berbeda dengan kondisi nagari Paninggahan, Muaro Pingai atau Saniangbaka, yang digaung-gaungkan mengalami dampak paling parah.

Selayo justru nyaris kehilangan sumber kehidupan berupa lahan pertanian puluhan hektar, selain kerusakan jembatn, rumah penduduk dan irigasi untuk pengairan.

Kondisi miris yang dialami nagari Selayo, terkesan tenggelam oleh dasyatnya informasi  tentang dampak bencana yang diterjadi di nagari-nagari wilayah Utara Kabupaten Solok.

Padahal,  bencana banjir Batang Gawan selain menimbulkan kerusakan infrasruktur dan duka mendalam bagi korban terdampak. Kondisi ini diperuncing oleh minimnya kunjungan resmi dari  pemerintah pusat, meski hanya sekedar untuk  membuat konten di lokasi bencana bantaran sungai Batang Gawan.

“Pak Wamendagri Bima Arya ada datang,  tapi singgah sebentar saja di kantor Wali Nagari,” ungkap Ronal Reagen, seolah hendak mengumbuk hati warga nan galau.

Wabup Candra “Mengobati Luka”

Dari balik pikiran nelangsa warga yang terus memikirkan pemulihan lahan dan perumahan, Wakil Bupati (Wabup) H. Candra selalu bergerak tanpa henti.

Urang Sumando nagari Talang itu, sekonyong tak merasa lelah, raganya terus bergerilya dari nagari ke nagari bencana.

Tak memulu menaiki mobil, Wabup Candra kadang tampak berjalan kaki, atau bahkan membonceng denga Honda memantau dampak bencana,

“Pak Wabup baru saja dari sini, beliau membonceng dengan Honda menuju kawasan Sawah Pulai, Aie Taganang,”kata Wali Nagari Selayo Ronal Reagen yang terus mengawal alat berat excavator bekerja di Munggu Tanah,

Benar saja, di lokasi terdampak bencana di Sawah Pulai, Wabup Candra tampak tengah memotivasi warga agar tetap bersemangat menghadapi bencana. Bersama Ketua DPRD Ivoni Munir dan anggota DPRD M. Hidayar serta M.Bahri, anak Paninggahan itu terus muncul ditengah masyarakat seumpama penawar duka. Ia bahkan tak segan-segan ikut  bergotong royong bersama warga di titik-titik bencana.

“Sejak bencana terjadi, sudah empat kali kita datang ke Selayo ini. Kita ingin memastikan, kondisi pasca bencana dan distribusi logistik berlangsung aman,”ungkapnya.

Dari Sawah Pulai, Wabup Candra naik Honda lagi menuju kawasan Bawah Kubang, melihat kondis Jembatan, mendengarkan keluh-kesah warga, sekaligus memastikan keadaan masyarakat terdampak.

Sejauh ini, Pemkab Solok terus menginventarisir seluruh infrastruktur yang rusak.Dengan data yang lengkap, segera diajukan upaya penanganan dan rekontruksi dampak bencana ke Pemerintah Provinsi atau ke Pusat.

Kata Wabup Candra, Pemkab Solok sudah pasti kewalahan kalau mengerjakan sendiri. Karena itu, pihaknya tengah menghitung biaya pemulihan, termasuk pembangunan Jembatan Bawah Kubang yang menjadi urat nadi perekonomian nagari Koto Hialalang.

“Mari tetap kuat, tetap waspada, dan saling menjaga. Kita pulihkan Kabupaten Solok bersama-sama,” tutup Wabup Candra.

(Melatisan)

Tags: Jembatan Bawah KubangLahan Pertanian HancurPatahSelayo Porak PorandaWabup Candra
SendShareTweet

BeritaTerkait

Wakil Presiden

Dari Rp300 Miliar Kerugian hingga Rp929 Miliar Kebutuhan Pemulihan, Ini Pesan Gibran untuk Solok

27 September 2026
Wapres Gibran

Tinjau Dampak Banjir Bandang Solok, Wapres Gibran: Akses Utama Harus Segera Pulih

25 September 2026

Keren! Enam Kali Berjaya, Tanah Datar Kembali Sabet TPID Terbaik I Sumatera

24 September 2026

K9 Temukan Sejumlah Barang Pribadi, Jejak Korban Galodo Solok Mulai Terkuak

24 September 2026

Satu Korban Telah Dimakamkan, Satu Masih Dicari: Jejak Banjir Bandang Solok Belum Usai

23 September 2026

Galodo Batang Laso Terjang Arosuka, 4 Warga Luka dan 100 Rumah Terdampak

22 September 2026

POPULAR

Wapres Gibran

Tinjau Dampak Banjir Bandang Solok, Wapres Gibran: Akses Utama Harus Segera Pulih

25 September 2026
Bupati Solok Selatan

Tak Ada Tekanan dan Titipan, Khairunas Pastikan Jabatan di Solsel Berbasis Kompetensi

25 September 2026
LPK Keikou

Dari Gantung Ciri Menembus Negeri Sakura, LPK Keikou Buka Jalan Anak Muda Solok ke Jepang

30 September 2026
pengemudi transportasi online

Bus Listrik Masuk Payakumbuh, Driver Online Ketar-ketir:Kami Hidup dari Orderan

28 September 2026
Temukan barang

K9 Temukan Sejumlah Barang Pribadi, Jejak Korban Galodo Solok Mulai Terkuak

24 September 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Entertaimen
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Loker
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wabup Leli Arni Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila
  • Target 13 Ton per Hektare, Dharmasraya Gaspol Modernisasi Pertanian Lewat PM-AAS
  • Perjuangan Bupati Annisa Berbuah Rp 48 Miliar, 87 Sekolah di Dharmasraya Segera Direvitalisasi
  • 580 Atlet Kota Solok Siap Tempur di Porprov, Wali Kota: Bawa Pulang Prestasi, Jaga Kehormatan!
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In