Beritanda.net – Semen Padang FC menunjukkan mental tandingnya di markas PSGC Ciamis. Tampil agresif sejak menit awal dan mampu meredam tekanan tuan rumah di babak kedua, Kabau Sirah akhirnya membawa pulang tiga poin setelah menundukkan PSGC Ciamis 0-2 di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9/2026).
Dua gol kemenangan Semen Padang FC masing-masing dicetak Ilija Spasojević pada menit ke-15 dan M. Rahmat pada menit ke-88.
Tambahan tiga poin tersebut membuat Semen Padang FC mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan sekaligus menempatkan tim asuhan Nil Maizar di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang FC langsung tampil agresif. Kabau Sirah berusaha mengambil kendali permainan dan menekan pertahanan PSGC Ciamis.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-15.
Berawal dari situasi bola mati, Stefano Lilipaly yang berada dalam posisi bebas mengirimkan umpan kepada Ilija Spasojević. Penyerang Semen Padang FC itu kemudian menyambar bola dan mengarahkannya ke gawang PSGC.
Namun, gol tersebut sempat dianulir wasit karena Lilipaly diduga berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan.
Situasi pun berubah setelah wasit berkomunikasi dengan perangkat Video Assistant Referee (VAR). Setelah dilakukan peninjauan, keputusan awal ditinjau kembali dan gol Spasojević akhirnya disahkan.
Semen Padang FC pun memimpin 0-1.
Sebelum gol tersebut, PSGC Ciamis sebenarnya sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-9. Ezechiel Ndouassel terjatuh di dalam kotak penalti setelah terlibat kontak dengan bek Semen Padang FC, Igor Cukovic.
Wasit kemudian berkomunikasi dengan perangkat VAR untuk memastikan kemungkinan terjadinya pelanggaran. Setelah dilakukan pengecekan, wasit memutuskan tidak memberikan penalti kepada PSGC Ciamis.
Tertinggal satu gol, tuan rumah mencoba meningkatkan intensitas serangan. PSGC berupaya membongkar pertahanan Kabau Sirah, tetapi Semen Padang FC mampu mempertahankan keunggulannya hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSGC Ciamis tampil lebih menekan. Laskar Singacala terus mencari celah untuk menciptakan peluang dan menyamakan kedudukan.
Semen Padang FC memilih bermain lebih disiplin. Organisasi pertahanan dijaga sembari menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Pertandingan semakin sengit memasuki menit-menit akhir. PSGC terus mengejar gol penyama, sementara Semen Padang FC berusaha memanfaatkan ruang yang ditinggalkan tuan rumah.
Upaya Kabau Sirah akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-88.
M. Rahmat melakukan aksi individu sebelum melepaskan sepakan keras yang gagal dibendung kiper PSGC Ciamis, Raufa.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 0-2 sekaligus semakin menjauhkan Semen Padang FC dari kejaran tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSGC Ciamis tak mampu membalas. Semen Padang FC pun memastikan kemenangan tandang dengan skor 0-2.
Hasil ini membuat Kabau Sirah mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan berada di posisi teratas klasemen sementara Grup A.
Sementara itu, PSGC Ciamis harus puas berada di posisi keenam dengan koleksi tiga poin.
(Arif)







