Beritanda.net – Akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasaman, memicu terjadinya tanah longsor di kawasan SMAN 2 Lubuk Sikaping, Senin (13/04/2026) sekitar pukul 16.50 WIB.
Informasi yang diperoleh, akibat tanah longsor pada bagian lereng di atas area sekolah, membuat jalur penghubung menuju ke lokasi sekolah terputus, hingga menyebabkan runtuhnya badan jalan yang selama ini menjadi akses utama ke SMAN 2 Lubuk Sikaping.
Pada saat kejadian, sejumlah siswa dan siswi masih berada di lingkungan sekolah dalam rangka kegiatan perpisahan, dilaporkan sempat mengalami kesulitan untuk turun dari lokasi sekolah.
Guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan, Kepala SMAN 2 Lubuk Sikaping, Helma Dyona, M.Pd, memberikan arahan kepada seluruh siswa agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi area lereng yang terdampak longsor.
Helma Dyona juga melarang siswa mendekati lokasi kejadian, termasuk mengambil foto, guna menghindari risiko longsor susulan.
“Lokasi SMAN 2 Lubuk Sikaping terletak di atas perbukitan dan rawan longsor. Kami meminta perhatian dari Gubernur Sumatera Barat, Dinas Pendidikan, serta Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mencarikan solusi agar sekolah tetap aman dari potensi bencana,” ujar Helma.
Sejauh ini, kondisi akses menuju sekolah masih terdampak akibat longsor. Pihak sekolah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lokasi kejadian.
(Arif M)






