Beritanda.net – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, didampingi Kepala Dinas PUPR Mustika Suarman, meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban galodo (banjir bandang) di Kecamatan Rambatan, Sabtu (4/4/2026).
Kedatangan Eka Putra guna melihat langsung progres serta persiapan pembangunan hunian yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana.
Disambut Kepala Pelaksana Proyek dari PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna, Bupati Eka Putra menegaskan pentingnya pengawalan pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai rencana.
Ia berharap hunian tetap tersebut dapat segera ditempati oleh warga yang saat ini masih mengungsi, khususnya dari wilayah Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.
“Pembangunan ini harus kita kawal bersama agar berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Diketahui, proyek hunian tetap ini ditargetkan rampung dalam waktu 3 hingga 5 bulan, dengan total 82 unit rumah tipe 36 yang dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare.
Pembangunan huntap tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia. Atas dukungan tersebut, Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih.
Ia juga mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama (groundbreaking) sebelumnya telah dilakukan oleh COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, yang merupakan putra daerah asal Tanah Datar.
Pada kesempatan, Bupati Eka Putra serta merta menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy atas dukungan pemerintah provinsi, khususnya dalam penyediaan tambahan lahan pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta pemerintah pusat.
Hunian tetap ini nantinya diperuntukkan bagi masyarakat terdampak galodo di wilayah Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kecamatan Batipuh, dan Kecamatan X Koto.
Atas alasan itu, Bupati Eka Putra mengimbau para camat untuk aktif mengawal proses pembangunan serta terus berkoordinasi dengan masyarakat guna mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
(Irfan)






