12:47 | 29 March 2026
beritanda
No Result
View All Result
  • Login
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker
beritanda
No Result
View All Result
beritanda
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ranah Minang Berduka, Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah Meninggal Dunia

redaktur by redaktur
29 March 2026 | 06:24
in Peristiwa
0
Yus Datuak Parpatiah

Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah (Foto:Itimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritanda.net – Kabar duka datang dari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Tokoh besar kebanggaan masyarakat Minangkabau, Yus Dt. Parpatiah, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (28 Maret 2026), pukul 16.30 WIB sore.

Minangkabau tersentak! Tokoh budaya yang populer lewat monolog nasehat adat tersebut dilaporkan telah tiada. 

Baca Juga

Banjir

Banjir Landa Taratak Tinggi Timpeh, Kapolres Dharmasraya Sisir Wilayah Banjir Bersama Anggota

18 March 2026
Razia

Komit Berantas Tambang Liar, Kapolres Sawahlunto Kembali Pimpin Razia Gabungan 

12 March 2026

Khabar kepergian selamanya sosok budayawan kharismatik asal Agam, Yus Datuak Parpatiah, merebak di berbagai grup WA baik grup WA budaya maupumn literasi.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang kerahmatullah urang tuo, sesepuh kito, Maestro Minangkabau, Tokoh Adat Alam Minangkabau, Angku Yus Datuak Parpatiah Guguak Angku Yusbir, di Rumah Tuo Suku Sikumbang, Jorong Nagari, Kanagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 16.30 WIB,” tulis Rudi Yudistira seperti dikutip dari Grup WA Zona Literasi Sumbar.

“Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah dan ditempatkan yang terbaik. Diampuni segala dosa-dosanya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin Yaa Rabbal Aalamin…,” harapnya.

Jenazah almarhum akan dikebumikan esok, Minggu (29/03/2026) di dekat Masjid Syekh Amrullah, Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Profil Ringkas

Yusbir “Yus” Datuak Parpatiah (lahir 7 April 1939) adalah budayawan Minangkabau. Ia terkenal dalam upaya pelestarian budaya Minangkabau lewat karyanya dalam bentuk kaset pada dekade 80-an hingga 90-an.

Yus Datuak Parpatiah terlahir dengan nama Yusbir dari pasangan Abdul Jalil dan Syafiyah di Nagari Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat.

Masa kecilnya dihabiskan di kampung halaman, dengan menamatkan SD pada 1955 dan SMP pada 1958. Ia mengenyam melanjutkan pendidikan SMA di Tanjung Balai Asahan, dan tamat pada 1961.

Yus merantau ke berbagai daerah, hingga akhirnya sampai di Jakarta pada 1976. Ia menjadi panungkek (wakil pemimpin) dengan gelar adat Datuak Rajo Mangkuto mulai tahun 1965. Setelah menikah, ia diangkat menjadi pangulu (pemimpin suku) suku Caniago dengan gelar Datuak Parpatiah pada tahun 1970.

Yusbir menulis drama awalnya hanya untuk mengisi waktu luang. Ia mengajak karyawan konveksi miliknya untuk berlatih drama bersama. Para karyawan inilah yang nanti menjadi cikal bakal kelompok seni Grup Balerong yang dipimpinnya hingga saat ini.

Kenalan Yus asal Jambi, Haji Jhon, mengajak untuk merekam drama miliknya. Di saat itu, dunia rekaman di Sumatera Barat memang hidup meski banyak diisi pop Minang.

Globe Record di Jakarta menjadi dapur rekaman pertama yang merekam drama miliknya dengan bayaran sebesar Rp1 juta pada Januari 1980.

Awal 2000-an, ia lebih banyak merekam monolog. Rekamannya membahas berbagai masalah dan solusi dari ketentuan adat. Bahasa sederhana yang dipergunakan tetapi sarat makna disukai banyak orang di Sumatera Barat.

Karya-karya dari Datuak Parpatiah antara lain, “Di Simpang Duo”, “Maniti Buiah” dan “Kasiah Tak Sampai” yang berbentuk drama. “Rapek Mancik” dan “Bakaruak Arang” yang merupakan karya komedi. “Pitaruah Ayah”, “Baringin Bonsai”, “Diskusi Adat”, “Panitahan Baralek”, “Kepribadian Minang” serta “Pitaruah Pangulu” yang berbentuk petuah adat dan juga dua film yang diproduksi TVRI.

Mulai 1980 hingga dekade 90-an, karya-karya tersebut beredar dalam bentuk kaset. Puluhan hingga ratusan ribu kaset tiap karya Yus Datuak Parpatiah menyebar ke berbagai pelosok Ranah Minang. Selain itu juga ke komunitas orang Minang di seluruh Indonesia dan berbagai negara.

(Arif M/*)

Tags: KharismatikMaestroMeninggal DuniaPepatah AdatYus Dt. Parpatiah
SendShareTweet

BeritaTerkait

Banjir

Banjir Landa Taratak Tinggi Timpeh, Kapolres Dharmasraya Sisir Wilayah Banjir Bersama Anggota

18 March 2026
Razia

Komit Berantas Tambang Liar, Kapolres Sawahlunto Kembali Pimpin Razia Gabungan 

12 March 2026

Nestapa Bayi Cantik Ditelantarkan Orangtua, Wabup Candra Bezuk ke Puskesmas Bukit Sileh

9 March 2026

Penyanyi Keturunan Minang Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berjuang Lawan Kanker Ginjal Sejak 2019

7 March 2026

Dugaan Kekerasan Terstruktur di Kompleks Perumahan, Publik Menanti Sikap Polisi

2 March 2026

Kerusakan Irigasi Guk Rantau Koto Baru Cukup Parah, Warga Ketuk Hati Pemkab Solok Untuk Perbaikan

28 January 2026

POPULAR

Jasman

RSUD Sungai Dareh Buka Penerimaan Tenaga Kontrak Formasi Akuntansi/Keuangan, Ini Syaratnya

25 March 2026
Bupati Annisa

Hadiri Halalbihalal Suku Panai, Bupati Annisa Alokasikan Rp 3 Milyar Dana Perbaikan Jalan IX Koto

28 March 2026
Blusukan

Blusukan ke Pasar Ateh Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Soal Pelayanan dan Kebersihan  

23 March 2026
LKPD

Pertama Serahkan LKPD ke BPK RI, Tanah Datar Targetkan Raih WTP Kembali

26 March 2026
UMKM

Perluas Pasar, Gubernur Mahyeldi Dorong UMKM Go Digital

23 March 2026

About

Beritanda.net merupakan media online yang lahir dan dibesarkan oleh kami yang sejak awal berkerja sebagai Jurnalis dibawah kendali perusahan PT. Beritanda1 Media Siber.

Follow us

Categories

  • Agama
  • Blog
  • Daerah
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
  • Sosok
  • WEBTORIAL

Recent Posts

  • Merawat Warisan Leluhur, Nagari Simanau Hidupkan Tradisi Lapeh Kawua dan Tolak Bala 
  • Ranah Minang Berduka, Maestro Pepatah Adat Minangkabau Yus Datuak Parpatiah Meninggal Dunia
  • Jordus Cup 2026: Tekuk Three Boy Sijunjung 0-2, Duo Swarna Ditunggu MMP FC di Partai Final
  • Pacu Kuda Padang Pariaman 2026, Queen Mentari Milik Bupati Eka Putra Juara I Race 12
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Hukrim
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Daerah
  • Olahraga
  • Sosok
  • Loker

Copyright 2026 beritanda.net - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In