Beritanda.net – Cabang olahraga (cabor) Wushu Kabupaten Solok tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dengan torehan 26 medali, terdiri dari 8 emas, 10 perak, dan 8 perunggu, Wushu Kabupaten Solok sukses keluar sebagai juara umum.
Prestasi membanggakan tersebut diraih dalam pertandingan yang berlangsung pada 5–10 Oktober 2026 di Sport Hall Atas Ngarai, Kota Bukittinggi. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, serta pengurus dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Delapan medali emas Wushu Kabupaten Solok masing-masing dipersembahkan oleh M. Azri pada nomor Jian Shu putra dan Qiang Shu putra; Zulfadli pada nomor Dao Shu putra dan Gun Shu putra; Ahmad Fauzan R pada nomor Nan Dao putra dan Nan Gun putra; serta Fahrel Zaki A pada nomor Wingchun Bart Cam Dao dan M. Ghalib Alrasyd pada nomor Wingchun Mok Yang Jong.
Sementara itu, 10 medali perak diraih Shafira Ingrida pada nomor Wingchun Bart Cam Dao; Septia Ariyanda pada nomor Nan Dao putri; Aira Suganda pada nomor Dao Shu putri; Zulfadli pada nomor Chang Quan putra; M. Ghalib pada nomor Wingchun Bart Cam Dao; Ahmad Fauzan R pada nomor Nan Quan putra; Fahrel Zaki A pada nomor Wingchun Mok Yang Jong; Fauzia Khairani pada kelas sanda 48 kilogram; Syifa Amabel pada kelas sanda 45 kilogram; serta Mahesa Saputra pada kelas sanda 75 kilogram.
Adapun delapan medali perunggu disumbangkan M. Azri pada nomor Chang Quan putra; Sardeti pada nomor Jian Shu putri; Septia Ariyanda pada nomor Nan Quan putri; Aira Suganda pada nomor Gun Shu putri; Abill Ramadhan Hamdani pada kelas sanda 56 kilogram; Wilda Rahma Putri pada kelas sanda 56 kilogram; M. Zaki Fahrezi pada kelas sanda 58 kilogram; serta Divo Andewa pada kelas sanda 70 kilogram.
Wakil Bupati Solok, H. Candra, mengapresiasi pencapaian luar biasa para atlet Wushu Kabupaten Solok tersebut. Apresiasi itu disampaikannya seusai penyerahan medali kepada para atlet di Sport Hall Atas Ngarai, Bukittinggi, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Candra, keberhasilan meraih predikat juara umum merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan persiapan matang yang dilakukan para atlet bersama pelatih serta pengurus cabang olahraga.
Ia menilai, raihan 26 medali tersebut bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Solok sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga prestasi di daerah mampu melahirkan atlet-atlet berdaya saing.
“Prestasi ini menjadi bukti kerja keras atlet, pelatih, serta pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat provinsi. Raihan medali ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Solok dan diharapkan semakin memotivasi perkembangan olahraga prestasi di daerah,” ujarnya.
Didampingi Staf Ahli Deni Prihatni, Candra juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, pengurus, serta ofisial yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Solok di ajang Porprov XVI Sumbar 2026.
“Selamat kepada seluruh atlet Wushu Kabupaten Solok atas prestasi yang membanggakan ini. Terima kasih kepada para pelatih, pengurus, dan ofisial yang telah bekerja keras mendampingi atlet. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih pencapaian yang lebih tinggi,” tuturnya.
Keberhasilan Wushu Kabupaten Solok merebut gelar juara umum diharapkan menjadi pemacu semangat bagi cabang olahraga lainnya untuk terus meningkatkan prestasi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan semua pihak, Kabupaten Solok diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
(Irman Kuto)







