Beritanda.net – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyambangi masjid Arruhama’, Jalan M. Nasrun, Kelurahan Sungai Durian, dalam rangkaian Safari Ramadan ke Kota Payakumbuh, Rabu (25/2/2026).
Di hadapan jamaah, Mahyeldi menyebut, Safari Ramadan menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan nilai keimanan di tengah masyarakat. Karena itu, ia menekankan pentingnya membina generasi muda sejak dini agar tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan iman yang kokoh.
Dalam kegiatan itu, Gubernur juga berinteraksi langsung dengan para peserta Pesantren Ramadan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan seputar materi keagamaan yang disampaikan, dan memberikan hadiah bagi peserta yang mampu menjawab dengan baik.
“Kita perlu memberikan perhatian yang serius kepada generasi muda kita. Jumlah mereka banyak, dan kita sedang memasuki masa bonus demografi. Kalau mereka tidak dibimbing dengan iman dan pendidikan yang baik, maka mereka akan diwarnai oleh hal-hal yang tidak baik,” ujar Mahyeldi.
Menurutnya, generasi muda yang tidak dibekali nilai keimanan berpotensi mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang. Karena itu, Pemprov Sumbar memprogramkan kegiatan Pesantren Ramadan agar anak-anak terbiasa dengan kegiatan keagamaan dan pembinaan akhlak.
“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa datang. Kalau hari ini mereka tidak kita siapkan, maka ke depan kita bisa kekurangan pemimpin yang beriman dan berakhlak baik,” tambahnya.

Sementara itu Walikota Payakumbuh, Zulmaeta menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan sedekah.
“Di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, sudah sewajarnya kita berlomba-lomba mencari amal dan memperbanyak sedekah, karena pahala yang dijanjikan Allah dilipatgandakan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mewaspadai peredaran narkoba, serta menjaga kebersihan kampung dan lingkungan tempat tinggal.
“Jagalah anak-anak dan keluarga kita dari bahaya narkoba, serta mari bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan kampung masing-masing,” pesannya.
Pada kesempatan, Gubernur Sumbar menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp50 juta untuk masjid, 40 mushaf Al-Qur’an dari Biro Kesra Sumbar, bantuan kain sarung bagi lima orang fakir miskin, Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari, 40 mushaf Al-Qur’an dari Kanwil Kemenag Sumbar, Rp10 juta dari Jamkrida Sumbar, serta bantuan tunai Rp1,5 juta dari Dinas BMCKTR Sumbar.
Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Sumatera Barat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
(Mardikola Tri Rahmadi/*)






